Jelang GP Brasil
Siapa 'Putra Mahkota'-mu, Hamilton?
Rabu, 14/10/2009 12:07 WIB

Lewis Hamilton (Reuters)
Jakarta - Lewis Hamilton memang sudah tidak punya peluang lagi untuk mempertahankan gelar juara. Tetapi pembalap McLaren itu bisa menentukan siapa "putra mahkota" penggantinya.
Kesempatan Hamilton untuk menjadi juara dunia sudah habis. Pembalap McLaren itu kini terkunci di peringkat keenam klasemen sementara dengan poin 43.
Dengan dua balapan tersisa Hamilton sudah tidak mungkin mengejar pemimpin klasemen sementara yakni Jenson Button yang memiliki poin 85. Ada pun Button kini tengah bersaing dengan Rubens Barrichello (poin 71) dan Sebastian Vettel (poin 69).
Meski begitu Hamilton tetap berusaha mengejar kemenangan di sisa musim ini. Pembalap asal Inggris itu menegaskan dirinya ingin menang demi menjaga kehormatan sebagai juara dunia.
Bagi Hamilton kemenangan memang bisa untuk menjaga nama baiknya. Tetapi bila Hamilton mampu meneruskan hasil positif, maka pembalap berusia 24 tahun tersebut bisa menjadi salah satu faktor penentu siapa penerus tahta-nya.
"Lewis pernah mengalahkan Jenson empat kali, sementara Rubens dan Sebastian masing-masing tiga kali," demikian tukas bos Mercedes Norbert Haug seperti dikutip dari The Sun.
Dalam enam balapan terakhir, penampilan Hamilton bisa dikatakan bagus. Ia empat kali naik podium, dua di antaranya juara, serta hanya dua kali kehilangan poin.
"Di enam balapan terakhir Lewis berhasil mendapat 34 poin. Sementara Rubens 27, Sebastian 22, dan Jenson 17 atau separuh dari poin yang didapat Lewis," lanjut Haug.
Berkaca dari penampilan tersebut, maka sang juara dunia musim lalu bisa "menentukan" siapa yang bakal menggantikan posisinya di tahta juara.
"Meski ada selisih 16 poin antara Jenson (Button) dan Sebastian (Vettel), namun kompetisi masih belum mendekati kata akhir," tuntas Haug.
Akankah Hamilton menobatkan "putra mahkota"-nya di GP Brasil akhir pekan ini?
( nar / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kesempatan Hamilton untuk menjadi juara dunia sudah habis. Pembalap McLaren itu kini terkunci di peringkat keenam klasemen sementara dengan poin 43.
Dengan dua balapan tersisa Hamilton sudah tidak mungkin mengejar pemimpin klasemen sementara yakni Jenson Button yang memiliki poin 85. Ada pun Button kini tengah bersaing dengan Rubens Barrichello (poin 71) dan Sebastian Vettel (poin 69).
Meski begitu Hamilton tetap berusaha mengejar kemenangan di sisa musim ini. Pembalap asal Inggris itu menegaskan dirinya ingin menang demi menjaga kehormatan sebagai juara dunia.
Bagi Hamilton kemenangan memang bisa untuk menjaga nama baiknya. Tetapi bila Hamilton mampu meneruskan hasil positif, maka pembalap berusia 24 tahun tersebut bisa menjadi salah satu faktor penentu siapa penerus tahta-nya.
"Lewis pernah mengalahkan Jenson empat kali, sementara Rubens dan Sebastian masing-masing tiga kali," demikian tukas bos Mercedes Norbert Haug seperti dikutip dari The Sun.
Dalam enam balapan terakhir, penampilan Hamilton bisa dikatakan bagus. Ia empat kali naik podium, dua di antaranya juara, serta hanya dua kali kehilangan poin.
"Di enam balapan terakhir Lewis berhasil mendapat 34 poin. Sementara Rubens 27, Sebastian 22, dan Jenson 17 atau separuh dari poin yang didapat Lewis," lanjut Haug.
Berkaca dari penampilan tersebut, maka sang juara dunia musim lalu bisa "menentukan" siapa yang bakal menggantikan posisinya di tahta juara.
"Meski ada selisih 16 poin antara Jenson (Button) dan Sebastian (Vettel), namun kompetisi masih belum mendekati kata akhir," tuntas Haug.
Akankah Hamilton menobatkan "putra mahkota"-nya di GP Brasil akhir pekan ini?
( nar / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
-
Rabu, 23/05/2012 15:43 WIB
Jelang GP Monako
Vettel Antusias Sambut Balapan 'Spesial' di Monako
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 20:17 WIB
Pemainnya Terluka Akibat Petasan, Pelatih Persiba Berang
- Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
545 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
219 Komentar








Sending your message






.gif)

