Tawaran Toyota buat Kimi Kurang Oke
Selasa, 20/10/2009 04:05 WIB

Reuters
Sao Paulo - Kimi Raikkonen belum menentukan akan berlabuh ke mana di musim F1 2010. Toyota mencoba menggaet juara dunia 2007 itu, tapi tawaran pabrikan Jepang dinilai kurang oke.
Ferrari sudah tidak akan memakai jasa Raikkonen tahun depan. The Prancing Horse memutuskan untuk menggaet Fernando Alonso untuk menemani Felipe Massa sebagai duetnya.
Raikkonen sempat dikabarkan akan bergabung ke tim lamanya, McLaren, tapi warta itu masih berlevel rumor. Peminat lainnya adalah Toyota yang belum pasti mempertahankan duet Timo Glock dan Jarno Trulli.
"Kami tidak ingin bermain-main. Kami menawarkan apa yang bisa kami berikan dan tawaran yang kami pikir sebagai tawaran serius di pasaran," kata Presiden Motorsport Toyota John Howett dikutip Reuters.
"Saya pikir, kami bisa bekerja dengan baik bersama dia dan memberi dia sebuah mobil yang cepat," tukas Howett.
Tapi tampaknya tawaran Toyota belum mampu membuat Raikkonen menoleh. Pembalap yang baru saja menginjak usia 30 tahun itu ingin bergabung dengan tim yang memiliki kans jadi juara dunia; hal yang agak sulit diberikan Toyota yang belum pernah memenangi satu GP pun sejak masuk F1 tahun 2002.
Walau begitu, Howett tetap optimistis dengan peluang timnya menggaet pembalap Finlandia itu. Pasalnya, Toyota pernah sukses menjalin kerjasama dengan pembalap-pembalap Skandinavia di ajang reli.
"Kami punya hubungan yang amat baik dengan para pembalap Skandinavia di reli dan mereka sangat menikmati keadaan dan bekerja dengan amat baik. Jadi kami sudah terbiasa menghadapi mereka," kata Howett.
Meski mendekati Raikkonen, Toyota tetap membuka kans bagi Glock atau Trulli. Selain itu, penampilan apik pembalap pengganti Kamui Kobayashi di GP Brasil juga turut membuatnya masuk bursa.
( arp / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ferrari sudah tidak akan memakai jasa Raikkonen tahun depan. The Prancing Horse memutuskan untuk menggaet Fernando Alonso untuk menemani Felipe Massa sebagai duetnya.
Raikkonen sempat dikabarkan akan bergabung ke tim lamanya, McLaren, tapi warta itu masih berlevel rumor. Peminat lainnya adalah Toyota yang belum pasti mempertahankan duet Timo Glock dan Jarno Trulli.
"Kami tidak ingin bermain-main. Kami menawarkan apa yang bisa kami berikan dan tawaran yang kami pikir sebagai tawaran serius di pasaran," kata Presiden Motorsport Toyota John Howett dikutip Reuters.
"Saya pikir, kami bisa bekerja dengan baik bersama dia dan memberi dia sebuah mobil yang cepat," tukas Howett.
Tapi tampaknya tawaran Toyota belum mampu membuat Raikkonen menoleh. Pembalap yang baru saja menginjak usia 30 tahun itu ingin bergabung dengan tim yang memiliki kans jadi juara dunia; hal yang agak sulit diberikan Toyota yang belum pernah memenangi satu GP pun sejak masuk F1 tahun 2002.
Walau begitu, Howett tetap optimistis dengan peluang timnya menggaet pembalap Finlandia itu. Pasalnya, Toyota pernah sukses menjalin kerjasama dengan pembalap-pembalap Skandinavia di ajang reli.
"Kami punya hubungan yang amat baik dengan para pembalap Skandinavia di reli dan mereka sangat menikmati keadaan dan bekerja dengan amat baik. Jadi kami sudah terbiasa menghadapi mereka," kata Howett.
Meski mendekati Raikkonen, Toyota tetap membuka kans bagi Glock atau Trulli. Selain itu, penampilan apik pembalap pengganti Kamui Kobayashi di GP Brasil juga turut membuatnya masuk bursa.
( arp / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 01:39 WIB
PBSI: Persiapan Sudah Optimal tapi Lawan Lebih Bagus
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
524 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message






.gif)

