Syamsul Anwar Dikeroyok Petinju, Tiga Orang Diperiksa
Selasa, 20/10/2009 14:04 WIB
Jakarta - Nasih naas dialami promotor, komentator sekaligus pengamat tinju Syamsul Anwar. Dia dikeroyok tiga petinju yang tak puas karena gagal berangkat ke SEA Games.
"Nama korbannya Syamsul Anwar Harahap. Dia mengalami luka robek di bibir," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Chrysnanda Dwilaksana pada detikcom, Selasa (20/10/2009).
Pengeroyokan terhadap Syamsul terjadi pada Minggu (18/10/2009) sore lalu di Hotel Century, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi dengan disaksikan oleh beberapa orang yang berada di lokasi kejadian.
Peristiwa pemukulam tersebut ditengarai terjadi karena rasa tidak puas yang dirasakan ketiga petinju akibat mereka gagal lolos seleksi untuk diberangkatkan ke SEA Games 2009. Sementara Syamsul baru melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Pusat pada Senin (19/10/2009) kemarin.
"Korban dipepet ketiga pelaku di lantai dasar hotel. Mereka bermaksud menanyakan hasil keputusan pelatnas yang baru digelar di Semarang. Namun jawaban dari Syamsul tidak memuaskan pelaku".
"Mereka akhirnya menghujamkan tonjokan ke korban. Syamsul sempat melaporkan ke pihak manajemen dan manajeman berhasil mendamaikan. Namun beberapa saat kemudian memukul lagi dan berusaha memukul dengan meja kecil. Aksi berhasil dtangkis Syamsul. Ada yang menyaksikan yaitu beberapa petinju lain, pelatih serta anggota security," lanjut Chrysnanda.
Hingga kini tiga orang sudah diperiksa atas kasus tersebut dengan status sebagai saksi. Sementara saat coba dimintai keterangan, nomor telpon selular Syamsul tak bisa dihubungi. ( din / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Nama korbannya Syamsul Anwar Harahap. Dia mengalami luka robek di bibir," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Chrysnanda Dwilaksana pada detikcom, Selasa (20/10/2009).
Pengeroyokan terhadap Syamsul terjadi pada Minggu (18/10/2009) sore lalu di Hotel Century, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi dengan disaksikan oleh beberapa orang yang berada di lokasi kejadian.
Peristiwa pemukulam tersebut ditengarai terjadi karena rasa tidak puas yang dirasakan ketiga petinju akibat mereka gagal lolos seleksi untuk diberangkatkan ke SEA Games 2009. Sementara Syamsul baru melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Pusat pada Senin (19/10/2009) kemarin.
"Korban dipepet ketiga pelaku di lantai dasar hotel. Mereka bermaksud menanyakan hasil keputusan pelatnas yang baru digelar di Semarang. Namun jawaban dari Syamsul tidak memuaskan pelaku".
"Mereka akhirnya menghujamkan tonjokan ke korban. Syamsul sempat melaporkan ke pihak manajemen dan manajeman berhasil mendamaikan. Namun beberapa saat kemudian memukul lagi dan berusaha memukul dengan meja kecil. Aksi berhasil dtangkis Syamsul. Ada yang menyaksikan yaitu beberapa petinju lain, pelatih serta anggota security," lanjut Chrysnanda.
Hingga kini tiga orang sudah diperiksa atas kasus tersebut dengan status sebagai saksi. Sementara saat coba dimintai keterangan, nomor telpon selular Syamsul tak bisa dihubungi. ( din / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 01:39 WIB
PBSI: Persiapan Sudah Optimal tapi Lawan Lebih Bagus
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
524 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

