Loeb Akui Hirvonen Lawan Terberat

Reky Herling Kalumata - detiksport
Rabu, 21/10/2009 19:04 WIB

AFP

London - Sebastien Loeb merasa cara membalapnya tetap sama seperti sebelum-sebelumnya. Namun pembalap Citroen ini mengakui bahwa Mikko Hirvonen telah memberikan perlawanan yang ketat.

Tahun ini untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun Loeb tak memimpin klasemen memasuki seri terakhir. Pereli Prancis ini mengawali musim ini dengan baik setelah memenangi lima seri berturut-turut.

Namun, Loeb tergeser dari puncak pimpinan klasemen pereli di Reli Polandia. Sejak itu Hirvonen yang menguasai klasemen hingga memasuki seri terakhir ini dengan keunggulan satu poin dari Loeb.

"Saya tak merasa gaya mengemudi saya berubah dalam beberapa tahun ini. Ketika saya memenangi gelar 2004 dan 2005. Saya tidak melaju pelan dari yang saya lakukan tahun lalu," ujar Loeb seperti dilansir Reuters.

Loeb terakhir kalah dalam persaingan gelar dengan Petter Solberg di musim 2003. Setelah itu Loeb melakukan pertarungan panjang dengan Marcus Gronholm hingga pereli Finlandia ini memutuskan mundur 2007.

Kini Loeb yang telah menjadi juara lima kali WRC, mengakui bahwa Hirvonen adalah rival terberatnya. "Dia tidak melakukan kesalahan," ungkapnya seperti dilansir Auto Sport.

"Dia sangat-sangat cepat. Di pertengahan musim tidaklah mudah dan saya merasa frustasi dengan itu. Meski ada usaha terbaik dari saya, saya tidak dapat mengontrol kejuaraan ini. Saya tergantung pada Mikko," ujarnya.

"Ini bukan posisi yang saya inginkan, namun jalannya seperti ini. Sekarang kami harus melihat apa yang terjadi di Wales. Tentu saja ingin akan sangat menarik bagi setiap orang," tukas Loeb yang bersiap menghadapi seri terakhir di Inggris akhir pekan ini . ( key / din )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru