Salut Rossi untuk Lorenzo
Minggu, 25/10/2009 18:35 WIB

AFP
Sepang - Jorge Lorenzo memang gagal membendung Valentino Rossi ke tampuk juara dunia MotoGP 2009. Tapi Rossi sendiri mengirim ucapan salut untuk rival sekaligus rekan setimnya itu.
Di MotoGP Malaysia, Minggu (25/10/2009), Rossi memang cuma finis di posisi ketiga di belakang Casey Stoner dan Dani Pedrosa. Tetapi hasil itu sudah cukup mengantar pembalap 30 tahun itu jadi juara dunia.
Dengan nilai 286, koleksi poin Rossi sudah tidak mungkin terkejar oleh Lorenzo yang baru mengumpulkan 245 angka dengan cuma satu seri tersisa di Valencia dua pekan mendatang.
Kelihatannya saja mudah. Rossi sendiri mengakui bahwa keberhasilannya merebut juara dunia nomor tujuh di kelas primer (nomor sembilan di semua kelas) itu melalui perjuangan berat.
Lorenzo yang berstatus rekan setim di Yamaha telah menjelma menjadi rival tersengit Rossi. Walau akhirnya berhasil menjinakkan Lorenzo, Rossi tetap salut pada pemuda Spanyol itu.
"Sepanjang musim, saya mendapatkan banyak rival, khususnya Jorge, rekan setim saya. Dia terus menempel saya. Kami bertarung ketat dan menjadi rival sengit, jadi selamat buatnya," kata Rossi di Autosport.
Lorenzo memang layak mendapat salut Rossi. Berbekal teknik prima dan nyali besar, pemuda 22 tahun itu sanggup menyaingi Rossi yang jauh lebih senior.
Hanya saja, kecerobohan masih mewarnai kiprah apik Lorenzo. Empat kali juara dunia 250 cc dua kali itu tak merampungkan lomba. Yang terakhir, ia keluar trek di Australia di lap pertama.
Bila kecerobohan dan emosi yang belum terkendali itu bisa diperbaiki, barangkali Lorenzo akan dapat lebih baik dalam menyaingi Rossi.
( arp / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Di MotoGP Malaysia, Minggu (25/10/2009), Rossi memang cuma finis di posisi ketiga di belakang Casey Stoner dan Dani Pedrosa. Tetapi hasil itu sudah cukup mengantar pembalap 30 tahun itu jadi juara dunia.
Dengan nilai 286, koleksi poin Rossi sudah tidak mungkin terkejar oleh Lorenzo yang baru mengumpulkan 245 angka dengan cuma satu seri tersisa di Valencia dua pekan mendatang.
Kelihatannya saja mudah. Rossi sendiri mengakui bahwa keberhasilannya merebut juara dunia nomor tujuh di kelas primer (nomor sembilan di semua kelas) itu melalui perjuangan berat.
Lorenzo yang berstatus rekan setim di Yamaha telah menjelma menjadi rival tersengit Rossi. Walau akhirnya berhasil menjinakkan Lorenzo, Rossi tetap salut pada pemuda Spanyol itu.
"Sepanjang musim, saya mendapatkan banyak rival, khususnya Jorge, rekan setim saya. Dia terus menempel saya. Kami bertarung ketat dan menjadi rival sengit, jadi selamat buatnya," kata Rossi di Autosport.
Lorenzo memang layak mendapat salut Rossi. Berbekal teknik prima dan nyali besar, pemuda 22 tahun itu sanggup menyaingi Rossi yang jauh lebih senior.
Hanya saja, kecerobohan masih mewarnai kiprah apik Lorenzo. Empat kali juara dunia 250 cc dua kali itu tak merampungkan lomba. Yang terakhir, ia keluar trek di Australia di lap pertama.
Bila kecerobohan dan emosi yang belum terkendali itu bisa diperbaiki, barangkali Lorenzo akan dapat lebih baik dalam menyaingi Rossi.
( arp / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Prancis Terbuka Grand Slam terbesar
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 18:22 WIB
Messi Akan Pakai Sepatu Khusus di Final Copa del Rey
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
654 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message






_4.gif)

