Prancis Terbuka Super Series
Masih Berpeluang di Empat Nomor
Sabtu, 31/10/2009 05:24 WIB

Markis/Hendra (AFP)
Paris - Kekalahan Adriyanti Firdasari membuat wakil Indonesia di nomor tunggal putri Prancis Terbuka habis tak bersisa. Tapi, peluang masih terbuka di empat nomor lainnya.
Menjalani pertandingan perempatfinal melawan pemain Belanda Yao Jie di Stade Pierre de Coubertin, Sabtu (31/10/2009) dinihari WIB, Firda dipaksa mengakui keunggulan lawan 21-18, 19-21, 15-21.
Firda menjadi satu dari dua wakil Indonesia yang langkahnya terhenti di delapan besar. Yang lainnya adalah ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano yang dijegal Mathias Boe/Carsten Mogensen 18-21, 21-12, 15-21.
Kekalahan Ahsan/Bona membuat Indonesia menggantungkan asa di ganda putra kepada Markis Kido/Hendra Setiawan. Pasangan unggulan satu itu dengan mulus melaju ke semifinal.
Di perempatfinal, Markis/Hendra tak menemui perlawanan berarti dari duet Malaysia Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari. Dalam waktu 22 menit, Markis/Hendra menang 21-11 21-17 dan akan bersua Sun Junjie/Tao Jiaming.
Taufik Hidayat yang menghadapi pemain masa depan China, Chen Long, unggul 22-20, 21-15. Di empat besar, unggulan empat itu ditantang unggulan dua, Peter Hoeg Gade asal Denmark.
Kans terbesar untuk merengkuh juara datang dari nomor ganda campuran. Duet Nova Widianto/Lilyana Natsir dan Hendra A Gunawan/Vita Marissa telah lolos ke semifinal dan keduanya berpeluang menciptakan All Indonesia Final.
Berkebalikan dengan di ganda putri, di mana Nitya Krishinda/Greysia Polii akan dikeroyok tiga ganda China di semifinal. Setelah menundukkan Lena Frier Kristiansen/Kamilla Rytter Juhl 21-19, 18-21, 22-20 , Nitya/Greysia bakal menghadapi Ma Jin/Wang Xiaoli di empat besar.
( arp / arp )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Menjalani pertandingan perempatfinal melawan pemain Belanda Yao Jie di Stade Pierre de Coubertin, Sabtu (31/10/2009) dinihari WIB, Firda dipaksa mengakui keunggulan lawan 21-18, 19-21, 15-21.
Firda menjadi satu dari dua wakil Indonesia yang langkahnya terhenti di delapan besar. Yang lainnya adalah ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano yang dijegal Mathias Boe/Carsten Mogensen 18-21, 21-12, 15-21.
Kekalahan Ahsan/Bona membuat Indonesia menggantungkan asa di ganda putra kepada Markis Kido/Hendra Setiawan. Pasangan unggulan satu itu dengan mulus melaju ke semifinal.
Di perempatfinal, Markis/Hendra tak menemui perlawanan berarti dari duet Malaysia Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari. Dalam waktu 22 menit, Markis/Hendra menang 21-11 21-17 dan akan bersua Sun Junjie/Tao Jiaming.
Taufik Hidayat yang menghadapi pemain masa depan China, Chen Long, unggul 22-20, 21-15. Di empat besar, unggulan empat itu ditantang unggulan dua, Peter Hoeg Gade asal Denmark.
Kans terbesar untuk merengkuh juara datang dari nomor ganda campuran. Duet Nova Widianto/Lilyana Natsir dan Hendra A Gunawan/Vita Marissa telah lolos ke semifinal dan keduanya berpeluang menciptakan All Indonesia Final.
Berkebalikan dengan di ganda putri, di mana Nitya Krishinda/Greysia Polii akan dikeroyok tiga ganda China di semifinal. Setelah menundukkan Lena Frier Kristiansen/Kamilla Rytter Juhl 21-19, 18-21, 22-20 , Nitya/Greysia bakal menghadapi Ma Jin/Wang Xiaoli di empat besar.
( arp / arp )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
-
Kamis, 24/05/2012 21:32 WIB
Buruk, Mental Pemain Indonesia di Saat Kritis
-
Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
-
Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
-
Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 01:39 WIB
PBSI: Persiapan Sudah Optimal tapi Lawan Lebih Bagus
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
524 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message






.gif)

