Mangkir Tes Doping, Wickmayer Diskors

Andi Abdullah Sururi - detiksport
Jumat, 06/11/2009 12:24 WIB

Wickmayer (detiksport/Andi Sururi)

Brussells - Unggulan ketiga Yanina Wickmayer mendapat "kejutan" di saat dirinya tengah berpartisipasi di Commonwealth Bank Tournament of Tennis 2009 di Bali. Ia dihukum oleh otoritas Belgia terkait prosedur doping.

Sanksi skorsing satu tahun diputuskan badan anti-doping Belgia hari Kamis (6/11/2009) malam waktu setempat lantaran Wickmayer dianggap mangkir dari tes doping sebanyak tiga kali dalam kurun waktu 18 bulan.

Menurut juru bicara pengadilan Belgia Koen Uman, hukuman tersebut sudah langsung diberlakukan, yang berarti Wickmayer tidak boleh melanjutkan penampilannya di Nusa Dua, Bali. Namun semifinalis AS Terbuka 2009 itu boleh mengajukan banding.

Dalam situs pribadinya Wickmayer telah membuat pembelaan dan akan mengambil hak banding ke pengadilan arbitrasi olahraga. Saat berita ini diturunkan ia akan menggelar jumpa pers di BICC The Westin, Nusa Dua, pukul 14.00 WITA, untuk memberi klarifikasi atas kejadian ini.

Dilansir AP, bulan lalu Wickmayer mengatakan dia memiliki masalah dengan password komputernya terkait sistem dari Badan Anti-doping Dunia. Dia juga mengatakan, email-nya di rumah tidak bisa di-sign off selama bepergian mengikuti berbagai turnamen WTA. Dia bersikeras tak pernah melewatkan tes doping dan sampel-sampelnya selalu negatif.

Di Bali Wickmayer berhasil memenangi pertandingan pertamanya di Grup C melawan Kimiko Date-Krumm, dan berpeluang lolos ke semifinal. Hari ini, Jumat (7/11), ia dijadwalkan berduel melawan Anabel Medina Garrigues,

( a2s / din )

Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru