Milan Kian Nyaman dengan Racikan Leonardo
Senin, 09/11/2009 00:28 WIB

Reuters
Terkait
Roma - AC Milan mengawali musim ini dengan terseok-seok. Kini dengan strategi baru dari Leonardo, Rossoneri seakan lahir menjadi tim baru dengan penampilan yang berbeda.
Perginya Kaka, Carlo Ancelotti dan Paolo Maldini sempat membuat performa Milan menjadi menurun. Selain akrab dengan hasil yang relatif kurang bagus, Milan pun bermasalah dengan yang namanya pencetak gol. Leonardo yang baru menjalani debutnya sebagai pelatih mengalami sorotan tajam dan terancam pemecatan.
Namun, semuanya berubah dalam waktu sebulan kebelakangan ini. Perlahan tapi pasti penampilan Milan membaik dan Leonardo pun mulai menemukan patron terbaik untuk timnya, yaitu 4-3-3. Pato dan Ronaldinho dijadikan senjata utama dalam tridente baru tersebut mendampingi Filippo Inzaghi, Marco Boriello atau Klaas Jan Huntelaar.
Hasilnya? Di Seri A Milan kembali ke habitat aslinya di papan atas berkat empat kemenangan dan satu seri di lima laga terakhirnya dan posisi tiga menjadi ganjaran Milan dengan koleksi 22 angka. Sementara, di Liga Champions, juara tujuh kali kompetisi elit Eropa itu bertengger di puncak klasemen Grup C bersama Real Madrid dengan tujuh angka untuk keduanya.
"Leonardo memainkan sistem baru untuk kami dan kami semua sangat menikmati bermain dengan sistem itu. Di babak pertama kami bermain sangat baik, dan di babak kedua menjadi lebih sulit buat kami" ungkap Ronaldinho kepada Sky usai laga melawan Lazio yang berakhir 2-1 untuk timnya.
Dalam laga itu, Ronaldinho mengarsiteki gol kedua Milan yang dicetak Pato. Itu menjadi bukti kalau Ronaldinho mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya usai dikritik akibat sering tampil buruk sejak pindah dari Barcelona musim lalu.
Pekan lalu pun, dua gol Boriello yang memenangkan laga melawan Parma adalah hasil kreasi mantan pemain terbaik dunia 2004 dan 2005 itu. Dan Ronaldinho bisa membuktikan kepada Milanisti kalau era Kaka di San Siro sudah berakhir dan kini adalah waktunya untuk unjuk gigi.
"Selama karirku, aku tidak pernah berpikir hanya untuk mencetak gol, tapi perlahan aku menjadi pemain yang memberi umpan kepada rekan-rekanku. Tentang musimku dan timnas Brasil? Aku hanya berpikir tentang Milan dan membuat fans senang," pungkas pemain usia 29 tahun itu. ( mrp / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Perginya Kaka, Carlo Ancelotti dan Paolo Maldini sempat membuat performa Milan menjadi menurun. Selain akrab dengan hasil yang relatif kurang bagus, Milan pun bermasalah dengan yang namanya pencetak gol. Leonardo yang baru menjalani debutnya sebagai pelatih mengalami sorotan tajam dan terancam pemecatan.
Namun, semuanya berubah dalam waktu sebulan kebelakangan ini. Perlahan tapi pasti penampilan Milan membaik dan Leonardo pun mulai menemukan patron terbaik untuk timnya, yaitu 4-3-3. Pato dan Ronaldinho dijadikan senjata utama dalam tridente baru tersebut mendampingi Filippo Inzaghi, Marco Boriello atau Klaas Jan Huntelaar.
Hasilnya? Di Seri A Milan kembali ke habitat aslinya di papan atas berkat empat kemenangan dan satu seri di lima laga terakhirnya dan posisi tiga menjadi ganjaran Milan dengan koleksi 22 angka. Sementara, di Liga Champions, juara tujuh kali kompetisi elit Eropa itu bertengger di puncak klasemen Grup C bersama Real Madrid dengan tujuh angka untuk keduanya.
"Leonardo memainkan sistem baru untuk kami dan kami semua sangat menikmati bermain dengan sistem itu. Di babak pertama kami bermain sangat baik, dan di babak kedua menjadi lebih sulit buat kami" ungkap Ronaldinho kepada Sky usai laga melawan Lazio yang berakhir 2-1 untuk timnya.
Dalam laga itu, Ronaldinho mengarsiteki gol kedua Milan yang dicetak Pato. Itu menjadi bukti kalau Ronaldinho mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya usai dikritik akibat sering tampil buruk sejak pindah dari Barcelona musim lalu.
Pekan lalu pun, dua gol Boriello yang memenangkan laga melawan Parma adalah hasil kreasi mantan pemain terbaik dunia 2004 dan 2005 itu. Dan Ronaldinho bisa membuktikan kepada Milanisti kalau era Kaka di San Siro sudah berakhir dan kini adalah waktunya untuk unjuk gigi.
"Selama karirku, aku tidak pernah berpikir hanya untuk mencetak gol, tapi perlahan aku menjadi pemain yang memberi umpan kepada rekan-rekanku. Tentang musimku dan timnas Brasil? Aku hanya berpikir tentang Milan dan membuat fans senang," pungkas pemain usia 29 tahun itu. ( mrp / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 12:41 WIB
Conte Minta Juve Benahi Skuad untuk Bersaing di Eropa
-
Jumat, 25/05/2012 10:07 WIB
Conte Bangga Juve Perpanjang Kontraknya
-
Jumat, 25/05/2012 03:10 WIB
Tur Indonesia Jadi Ajang Seleksi Pemain Muda Inter
-
Jumat, 25/05/2012 02:35 WIB
Juventus Perpanjang Kontrak Conte sampai 2015
-
Kamis, 24/05/2012 12:05 WIB
Untuk Hadapi Liga Champions, Juve Akan Banyak Belanja
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 20:10 WIB
Fowler Tak Anggap EPL Masters Cuma Main-Main
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 21:49 WIB
Undian Prancis Terbuka diumumkan
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Prancis Terbuka Grand Slam terbesar
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
657 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

