Balotelli Bikin Mou Kecewa Berat
Senin, 09/11/2009 06:46 WIB

AFP/Giuseppe Cacace
Terkait
Milan - Mario Balotelli sekali lagi gagal menunaikan tugas yang diberikan oleh Jose Mourinho. Kali ini apa yang diperlihatkan 'Super Mario' itu sudah bikin Mourinho kecewa berat. Kenapa?
Dalam laga melawan AS Roma yang dihelat di Giuseppe Meazza, Senin (9/11/2009) dinihari WIB, Inter tertinggal 0-1 terlebih dulu di babak pertama lewat gol Mirko Vucinic. Lantas Mourinho pun memasukkan Balotelli serta Wesley Sneijder untuk mempertajam daya serang Inter.
Hal itu berhasil dengan gol Samuel Eto'o yang menyamakan kedudukan saat babak kedua berjalan dua menit. Bertubi-tubi serangan Inter dilancarkan ke gawang Roma, skor pun tetap 1-1 hingga 90 menit laga usai.
Balotelli sendiri dapat sorotan lebih dari Mourinho menanggapi hasil imbang yang didapat timnya. Pria Portugal itu kecewa melihat penampilan Balotelli yang diharapkan bisa berbuat sesuatu untuk membawa timnya menang, mengingat tiga poin wajib diraih Nerazzurri guna menjauhkan diri dari kejaran para pesaingnya di Seri A.
"Balotelli sangat buruk sekali kali ini, nyaris tidak ada yang bisa dia lakukan. Ia tidak bergerak, tidak bekerja dan tidak menolong timnya ketiga Dejan Stankovic sedang cedera dan Wesley Sneijder yang terlihat sangat lelah. Mario hanya bermain 45 menit pada Rabu lalu, dia baru 19 tahun dan mestinya bisa berbuat lebih," keluh Mourinho usai laga kepada Football Italia.
"Aku tidak dapat melakukan lebih lagi untuknya. Aku butuh bantuan dan aku telah mencoba berbagai strategi berbeda, lebih dekat dengannya dan lebih santun, sedikit galak dan agresif. Jadi sekarang aku menunggu respon darinya," sambungnya.
Dari ucapan Mourinho di atas, nada kecewa jelas tampak. Balotelli sendiri sudah dianggap sebagaiThe Rising Star dan dengan umur yang belum genap 20 tahun emosinya terkadang masih labil.
Kini Mourinho yang seperti sudah habis akal untuk menangani Balotelli pun meminta bantuan pihak lain untuk membuat Balotelli benar-benar jadi pemain yang dapat diandalkannya dan menjadi lebih dewasa.
"Ini adalah Mario. Ia turun ke lapangan dan kita tidak pernah tahu apa yang dapat diberikannya untuk tim, bisa banyak atau malah tidak sama sekali. Aku minta tolong kepada media untuk tetap melihat strategiku lebih detil dan bersama kita bisa menolongnya."
"Dia berbicara dan mendengarkan pelatihnya, tapi terkadang aku tidak tahu apakah ia benar-benar sepaham denganku. Ia telah berkembang, tapi dengan talenta yang dimilikinya ia diharuskan memberikan lebih mulai dari sekarang," tuntas Lo Speciale One. ( mrp / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dalam laga melawan AS Roma yang dihelat di Giuseppe Meazza, Senin (9/11/2009) dinihari WIB, Inter tertinggal 0-1 terlebih dulu di babak pertama lewat gol Mirko Vucinic. Lantas Mourinho pun memasukkan Balotelli serta Wesley Sneijder untuk mempertajam daya serang Inter.
Hal itu berhasil dengan gol Samuel Eto'o yang menyamakan kedudukan saat babak kedua berjalan dua menit. Bertubi-tubi serangan Inter dilancarkan ke gawang Roma, skor pun tetap 1-1 hingga 90 menit laga usai.
Balotelli sendiri dapat sorotan lebih dari Mourinho menanggapi hasil imbang yang didapat timnya. Pria Portugal itu kecewa melihat penampilan Balotelli yang diharapkan bisa berbuat sesuatu untuk membawa timnya menang, mengingat tiga poin wajib diraih Nerazzurri guna menjauhkan diri dari kejaran para pesaingnya di Seri A.
"Balotelli sangat buruk sekali kali ini, nyaris tidak ada yang bisa dia lakukan. Ia tidak bergerak, tidak bekerja dan tidak menolong timnya ketiga Dejan Stankovic sedang cedera dan Wesley Sneijder yang terlihat sangat lelah. Mario hanya bermain 45 menit pada Rabu lalu, dia baru 19 tahun dan mestinya bisa berbuat lebih," keluh Mourinho usai laga kepada Football Italia.
"Aku tidak dapat melakukan lebih lagi untuknya. Aku butuh bantuan dan aku telah mencoba berbagai strategi berbeda, lebih dekat dengannya dan lebih santun, sedikit galak dan agresif. Jadi sekarang aku menunggu respon darinya," sambungnya.
Dari ucapan Mourinho di atas, nada kecewa jelas tampak. Balotelli sendiri sudah dianggap sebagaiThe Rising Star dan dengan umur yang belum genap 20 tahun emosinya terkadang masih labil.
Kini Mourinho yang seperti sudah habis akal untuk menangani Balotelli pun meminta bantuan pihak lain untuk membuat Balotelli benar-benar jadi pemain yang dapat diandalkannya dan menjadi lebih dewasa.
"Ini adalah Mario. Ia turun ke lapangan dan kita tidak pernah tahu apa yang dapat diberikannya untuk tim, bisa banyak atau malah tidak sama sekali. Aku minta tolong kepada media untuk tetap melihat strategiku lebih detil dan bersama kita bisa menolongnya."
"Dia berbicara dan mendengarkan pelatihnya, tapi terkadang aku tidak tahu apakah ia benar-benar sepaham denganku. Ia telah berkembang, tapi dengan talenta yang dimilikinya ia diharuskan memberikan lebih mulai dari sekarang," tuntas Lo Speciale One. ( mrp / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 02:35 WIB
Juventus Perpanjang Kontrak Conte sampai 2015
-
Kamis, 24/05/2012 12:05 WIB
Untuk Hadapi Liga Champions, Juve Akan Banyak Belanja
-
Kamis, 24/05/2012 00:03 WIB
Antonini Ingin Pensiun di Milan
-
Rabu, 23/05/2012 21:59 WIB
Del Piero Disamakan dengan Schumacher & Lauda
-
Rabu, 23/05/2012 19:13 WIB
Stramaccioni Bicara Kegagalan Inter di 2011/2012
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 01:39 WIB
PBSI: Persiapan Sudah Optimal tapi Lawan Lebih Bagus
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
522 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message






.gif)

