Tolong Hukum 'Penyelam', FA
Rabu, 11/11/2009 10:52 WIB

Reuters
Birmingham - Insiden penalti yang diberikan untuk Liverpool hari Senin lalu masih menjadi bahasan. Kini, ada suara-suara yang menginginkan para "penyelam" seperti David Ngog dihukum FA.
Ngog dituding Birmingham City menjadi perampok kemenangan mereka. Pada menit 71 laga, penyerang The Reds ini terjatuh di kotak terlarang setelah dilanggar Lee Carsley. Dari tayangan ulang televisi menunjukkan bahwa Carsley membuat kontak yang sangat minim dengan Ngog.
Liverpool kemudian mendapatkan penalti dan Steven Gerrard yang menjadi algojonya sukses melakukan tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga akhir laga. Birmingham yang sebelumnya sudah unggul 2-1 pun harus puas hanya meraih satu poin.
Protes sudah dilancarkan oleh manajer Birmingham, Alex McLeish, dengan mengecam tindakan Ngog. "Itu merupakan hal yang memalukan dalam laga ini. Dia telah mengelabui wasit," demikian tukas McLeish.
Sementara Carsley justru berkomentar lebih keras lagi. "Saya sangat yakin tak menyentuhnya. Saya kemudian berkata pada wasit 'Beri saya kartu kuning atau kartu merah, itu akan membuat saya merasa lebih baik'."
"Saya yakin dia juga punya keluarga. Yah, bila saya jadi dia, saya akan pulang ke rumah dengan perasaan malu," semburnya, menyindir Ngog.
Komentar yang lebih adem akhirnya dikeluarkan oleh bek Birmingham, Scott Dann. Ia hanya mengatakan bahwa kejadian seperti itu harusnya tak boleh terulang lagi dengan FA lebih keras dalam bertindak.
"Satu-satunya cara untuk menghentikan hal seperti ini adalah menghukum mereka yang berbuat curang, dan itu wewenang FA untuk melakukannya," kata Dann di Daily Mail.
"Peraturan bisa diubah untuk membersihkan sepak bola dan itu perlu dilakukan. Yang berbuat curang harus dihukum berat. Semua orang yang melihat insiden itu tahu bahwa ia diving. Itu sangat jelas," tandasnya. ( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ngog dituding Birmingham City menjadi perampok kemenangan mereka. Pada menit 71 laga, penyerang The Reds ini terjatuh di kotak terlarang setelah dilanggar Lee Carsley. Dari tayangan ulang televisi menunjukkan bahwa Carsley membuat kontak yang sangat minim dengan Ngog.
Liverpool kemudian mendapatkan penalti dan Steven Gerrard yang menjadi algojonya sukses melakukan tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga akhir laga. Birmingham yang sebelumnya sudah unggul 2-1 pun harus puas hanya meraih satu poin.
Protes sudah dilancarkan oleh manajer Birmingham, Alex McLeish, dengan mengecam tindakan Ngog. "Itu merupakan hal yang memalukan dalam laga ini. Dia telah mengelabui wasit," demikian tukas McLeish.
Sementara Carsley justru berkomentar lebih keras lagi. "Saya sangat yakin tak menyentuhnya. Saya kemudian berkata pada wasit 'Beri saya kartu kuning atau kartu merah, itu akan membuat saya merasa lebih baik'."
"Saya yakin dia juga punya keluarga. Yah, bila saya jadi dia, saya akan pulang ke rumah dengan perasaan malu," semburnya, menyindir Ngog.
Komentar yang lebih adem akhirnya dikeluarkan oleh bek Birmingham, Scott Dann. Ia hanya mengatakan bahwa kejadian seperti itu harusnya tak boleh terulang lagi dengan FA lebih keras dalam bertindak.
"Satu-satunya cara untuk menghentikan hal seperti ini adalah menghukum mereka yang berbuat curang, dan itu wewenang FA untuk melakukannya," kata Dann di Daily Mail.
"Peraturan bisa diubah untuk membersihkan sepak bola dan itu perlu dilakukan. Yang berbuat curang harus dihukum berat. Semua orang yang melihat insiden itu tahu bahwa ia diving. Itu sangat jelas," tandasnya. ( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 16:28 WIB
Torres Tatap Musim Depan dengan Lebih Pede
-
Jumat, 25/05/2012 15:13 WIB
Spurs Kian Dekat Dapatkan Vertonghen
-
Jumat, 25/05/2012 10:40 WIB
Hazard: Keputusan Saya Tergantung Kesempatan Bermain
-
Jumat, 25/05/2012 08:05 WIB
'Muamba Bisa Kembali Bermain'
-
Jumat, 25/05/2012 05:36 WIB
Malouda Isyaratkan Bertahan di Chelsea
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 20:10 WIB
Fowler Tak Anggap EPL Masters Cuma Main-Main
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 21:49 WIB
Undian Prancis Terbuka diumumkan
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:30 WIB
Lima Alasan Mengapa Final Copa del Rey Layak Ditonton
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
665 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

