Pra Piala Asia U-19
Indonesia Masuk Kotak
Minggu, 15/11/2009 00:01 WIB

ist
Bandung - Tim Indonesia U-19 gagal untuk lolos ke putaran final Pra Piala Asia. Kondisi itu tercipta setelah Garuda Muda hanya meraup satu angka hasil skor imbang 'kacamata' melawan Australia.
Tambahan satu angka ini membuat Indonesia berada di posisi empat klasemen Grup F dengan poin empat dari empat laga yang telah digelar. Sedangkan Australia yang merupakan juara bertahan U-19 Asean, bertengger di peringkat dua dengan 10 angka. Dengan hanya menyisakan satu laga, praktis Indonesia sudah tidak dapat mengejar poin dua tim teratas tersebut.
Meski begitu dalam pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (14/10/2009) malam WIB, Indonesia membuktikan dirinya tidak gentar dengan Australia. Tuan rumah berani tampil terbuka seakan tidak peduli dengan reputasi lawan.
Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Sedangkan Australia yang unggul dalam postur tubuh, lebih banyak memperagakan permainan bola-bola atas.
Namun setelah kedua tim terlibat adegan saling serang, tidak ada gol yang tercipta sampai babak kedua berakhir. Meski gagal mendulang angka penuh, Indonesia patut mendapatkan kredit tersendiri karena berani bermain dari kaki ke kaki apalagi jika mengingat lawan yang dihadapi sekaliber Australia.
( din / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tambahan satu angka ini membuat Indonesia berada di posisi empat klasemen Grup F dengan poin empat dari empat laga yang telah digelar. Sedangkan Australia yang merupakan juara bertahan U-19 Asean, bertengger di peringkat dua dengan 10 angka. Dengan hanya menyisakan satu laga, praktis Indonesia sudah tidak dapat mengejar poin dua tim teratas tersebut.
Meski begitu dalam pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (14/10/2009) malam WIB, Indonesia membuktikan dirinya tidak gentar dengan Australia. Tuan rumah berani tampil terbuka seakan tidak peduli dengan reputasi lawan.
Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Sedangkan Australia yang unggul dalam postur tubuh, lebih banyak memperagakan permainan bola-bola atas.
Namun setelah kedua tim terlibat adegan saling serang, tidak ada gol yang tercipta sampai babak kedua berakhir. Meski gagal mendulang angka penuh, Indonesia patut mendapatkan kredit tersendiri karena berani bermain dari kaki ke kaki apalagi jika mengingat lawan yang dihadapi sekaliber Australia.
( din / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 22:41 WIB
Persiapan Mepet, Indonesia Selection Tetap Semangat Tantang Inter
-
Jumat, 25/05/2012 21:17 WIB
Hamann, Blomqvist, Merson Masih Ditunggu di Jakarta
-
Jumat, 25/05/2012 20:10 WIB
Fowler Tak Anggap EPL Masters Cuma Main-Main
-
Jumat, 25/05/2012 19:55 WIB
Yeyen Tumena dkk Siap Ladeni Tino Asprilla cs
-
Jumat, 25/05/2012 18:40 WIB
David May Janji Hibur Fans Indonesia
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 20:10 WIB
Fowler Tak Anggap EPL Masters Cuma Main-Main
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 21:49 WIB
Undian Prancis Terbuka diumumkan
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
669 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

