Lotus Tak Harus Pakai Pembalap Malaysia
Minggu, 15/11/2009 02:01 WIB

Reuters
Kuala Lumpur - Sebagai tim Malaysia, banyak pihak di Negeri Jiran yang ingin ada pembalap dalam negeri yang mengemudikan mobil Lotus. Tapi, Lotus tak merasa harus memakai pembalap lokal.
Demikian diungkapkan oleh prinsipal tim Lotus Tony Fernandes. Fernandes yang juga CEO Air Asia menegaskan bahwa pembalap Malaysia baru bisa masuk bila mereka benar-benar siap turun di F1.
"Hal itu (pembalap Malaysia) bagi saya tidak relevan saat ini karena ini bukanlah proyek satu tahun," kata Fernandes kepada Autosport. "Yang penting adalah tim Malaysia, bukan pembalap Malaysia."
Pembalap Malaysia Fairuz Fauzy sempat digadang-gadang bakal mengisi salah satu kursi di Lotus. Namun tampaknya runner-up Formula Renault 3.5 musim ini tersebut hanya akan diberi peran sebagai pembalap tes.
"Faktanya, masyarakat dapat mendukung tim. Jika Anda lihat Ferrari, mereka adalah tim Italia dan semua orang Italia mendukung mereka tak peduli mobilnya dikemudikan oleh (Kimi) Raikkonen yang orang Finlandia atau Fernando Alonso yang dari Spanyol," kata Fernandes.
"Ferrari sudah tidak memiliki juara dunia asal Italia dalam waktu yang sangat lama, tapi mereka tetaplah tim Italia," urai Fernandes lagi.
Pernyataan Fernandes ini bagai memperkuat kalimat dari Direktur Teknik Mike Gascoyne yang menyebut bahwa timnya menginginkan dua pembalap berpengalaman dan menolak pembalap yang membayar (pay driver).
( arp / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Demikian diungkapkan oleh prinsipal tim Lotus Tony Fernandes. Fernandes yang juga CEO Air Asia menegaskan bahwa pembalap Malaysia baru bisa masuk bila mereka benar-benar siap turun di F1.
"Hal itu (pembalap Malaysia) bagi saya tidak relevan saat ini karena ini bukanlah proyek satu tahun," kata Fernandes kepada Autosport. "Yang penting adalah tim Malaysia, bukan pembalap Malaysia."
Pembalap Malaysia Fairuz Fauzy sempat digadang-gadang bakal mengisi salah satu kursi di Lotus. Namun tampaknya runner-up Formula Renault 3.5 musim ini tersebut hanya akan diberi peran sebagai pembalap tes.
"Faktanya, masyarakat dapat mendukung tim. Jika Anda lihat Ferrari, mereka adalah tim Italia dan semua orang Italia mendukung mereka tak peduli mobilnya dikemudikan oleh (Kimi) Raikkonen yang orang Finlandia atau Fernando Alonso yang dari Spanyol," kata Fernandes.
"Ferrari sudah tidak memiliki juara dunia asal Italia dalam waktu yang sangat lama, tapi mereka tetaplah tim Italia," urai Fernandes lagi.
Pernyataan Fernandes ini bagai memperkuat kalimat dari Direktur Teknik Mike Gascoyne yang menyebut bahwa timnya menginginkan dua pembalap berpengalaman dan menolak pembalap yang membayar (pay driver).
( arp / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
522 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message






.gif)

