Sungkurkan Cotto, Pacquiao Juara WBO
Minggu, 15/11/2009 12:41 WIB

Reuters
Las Vegas - Manny Pacquiao terlalu tangguh untuk Miguel Cotto. Tampil agresif dan cepat sepanjang pertarungan, Pac-Man akhirnya berhak atas gelar juara tinju dunia kelas welter WBO.
Pada pertandingan yang dihelat di MGM Grand Garden Arena, Minggu (15/11/2009) siang WIB, laga langsung seru sejak ronde pertama dimulai. Baik Pacquiao atau pun Cotto sama-sama agresif dengan salin berbalas hantaman.
Namun demikian, ketangguhan Cotto yang berbadan lebih besar mulai menurun sejak ronde keempat. Pacquiao dengan kecepatan yang konstan dan pukulan-pukulan kombinasi yang mematikan membuat Cotto beberapa kali tersudut.
Pada akhirnya Cotto memilih untuk bertanding lebih defensif. Ia berkali-kali menjaga jarak dengan menunggu Pacquiao menyerang. Tetapi, ini tak menghentikan Pacquiao. Ia masih terus mengejar Cotto sehingga petinju asal Puerto Riko mungkin haru berterima kasih kepada bel bnerkali-kali.
Pada ronde ke-12, pukulan kombinasi Pacquiao kembali membuat Cotto kembali terpojok di sisi ring. Ketika Cotto nyaris jatuh wasit Kenny Bayless pun menghentikan pertandingan. Pacquiao dinyatakan menang TKO ketika pertarungan masih menyisakan waktu 2 menit.
Sebelum menaklukkan Cotto, Pac-Man sudah menundukkan dua nama besar, yakni Oscar de La Hoya dan Ricky Hatton. Catatan lain, kemenangan atas Cotto ini membuatnya masuk buku rekor. Pacquiao adalah petinju pertama yang jadi juara di tujuh kelas berbeda. ( roz / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pada pertandingan yang dihelat di MGM Grand Garden Arena, Minggu (15/11/2009) siang WIB, laga langsung seru sejak ronde pertama dimulai. Baik Pacquiao atau pun Cotto sama-sama agresif dengan salin berbalas hantaman.
Namun demikian, ketangguhan Cotto yang berbadan lebih besar mulai menurun sejak ronde keempat. Pacquiao dengan kecepatan yang konstan dan pukulan-pukulan kombinasi yang mematikan membuat Cotto beberapa kali tersudut.
Pada akhirnya Cotto memilih untuk bertanding lebih defensif. Ia berkali-kali menjaga jarak dengan menunggu Pacquiao menyerang. Tetapi, ini tak menghentikan Pacquiao. Ia masih terus mengejar Cotto sehingga petinju asal Puerto Riko mungkin haru berterima kasih kepada bel bnerkali-kali.
Pada ronde ke-12, pukulan kombinasi Pacquiao kembali membuat Cotto kembali terpojok di sisi ring. Ketika Cotto nyaris jatuh wasit Kenny Bayless pun menghentikan pertandingan. Pacquiao dinyatakan menang TKO ketika pertarungan masih menyisakan waktu 2 menit.
Sebelum menaklukkan Cotto, Pac-Man sudah menundukkan dua nama besar, yakni Oscar de La Hoya dan Ricky Hatton. Catatan lain, kemenangan atas Cotto ini membuatnya masuk buku rekor. Pacquiao adalah petinju pertama yang jadi juara di tujuh kelas berbeda. ( roz / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 20:10 WIB
Fowler Tak Anggap EPL Masters Cuma Main-Main
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 21:49 WIB
Undian Prancis Terbuka diumumkan
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
669 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

