Ganasnya Pac-Man
Minggu, 15/11/2009 12:56 WIB

Reuters
Terkait
Las Vegas - Miguel Cotto mengakhiri pertarungan dengan wajah sembab dan pelipis kiri berdarah. Namun, ia terbilang tangguh lantaran bisa bertahan 12 ronde menghadapi ganasnya Manny Pacquiao.
Di MGM Grand Garden Arena, Minggu (15/11/2009) siang WIB, laga langsung seru sejak ronde pertama dimulai. Kecepatan Pacquiao ditanggapi dengan pukulan-pukulan beruntun Cotto. Satu pukulan mendarat tepat di perut Pacquiao, tepat sesaat sebelum ronde pertama berakhir.
Pertarungan-pertarungan jarak dekat kembali terjadi di ronde kedua. Cotto yang berbadan lebih besar mampu bertahan dari pukulan-pukulan Pacquiao. Sebaliknya di akhir ronde kedua, ia berhasil membuat Pacquiao tersudut di pojok ring, namun tak sampai membuat petinju asal Filiphina itu jatuh.
Suasana di MGM Grand Garden Arena semakin ramai memasuki ronde ketiga. Penonton terbakar oleh aroma pertarungan yang semakin seru, ketika kedua petinju masih saling berbalas hantaman. Satu pukulan Pacquiao berhasil masuk ke kuping kanan Cotto.
Pacquiao masih terus mempertahankan kecepatannya di ronde keempat. Satu pukulannya berhasil membuat Cotto jatuh berlutut, namun petinju berkebangsaan Puerto Riko itu masih bisa bangkit.
Meski berbadan lebih kecil, Pacquiao enggan mengarahkan pukulan-pukulan ke badan Cotto. Beberapa pukulannya tampak jelas mengincar kepala sang lawan. Ketika ronde kelima menyisakan waktu 30 detik, Pacquiao melancarkan pukulan jarak jauh, dan pertahanannya terbuka. Namun Cotto tak berhasil memanfaatkan kesempatan itu.
Pada ronde keenam, Pacquiao sempat membuat Cotto kehilangan keseimbangan di sisi ring lewat pukulan jarak jauh. Cotto tak sempat jatuh. Keduanya keburu dipisahkan wasit, dan bel tanda berakhirnya ronde pun berbunyi.
Aksi agresif Pacquiao dengan kecepatannya berlanjut di ronde ketujuh. Sementara Cotto yang tampak kesulitan meladeni kecepatan lawannya, lebih banyak bertahan, sambil sesekali mencuri kesempatan untuk memukul.
Satu pukulan tangan kirinya berhasil menghantam wajah Pacquiao, tetapi tak sampai membuat Pac-Man terjatuh. Pacquiao masih melanjutkan serangan-serangan cepatnya di ronde kedelapan.
Cotto yang terus diserang dalam beberapa ronde terakhir, kembali memilih untuk bertanding sambil melangkah mundur, menunggu serangan dari Pacquiao. Sekali lagi ia dibuat tersudut oleh Pacquiao dan diselamatkan lagi oleh bel.
Tiga pukulan kombinasi Pacquiao membuka ronde kesembilan. Dihujani pukulan demikian, Cotto kembali tersudut di sisi ring dan kembali tampil defensif. Dengan 87 detik tersisa menuju akhir ronde, Cotto kehilangan keseimbangan dan nyaris jatuh.
Tak ada lagi ampun untuk Cotto. Di tiga ronde tersisa, Pacquiao semakin menjadi-jadi. Wasit Kenny Bayless pun menghentikan pertandingan. Pacquiao dinyatakan menang TKO ketika pertarungan masih menyisakan waktu 2 menit.
Pacquiao dinyatakan menang TKO. Ia pun langsung tertunduk berdoa di pojok ring, satu kemenangan lagi berhasil ia raih. Cotto dengan pelipis kiri mengucurkan darah, menghampirinya dan memberi selamat.
Setelahnya, Pacquiao naik ke sudut ring dan memberikan salam kepada pendukungnya, mengucapkan terima kasih. ( roz / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Di MGM Grand Garden Arena, Minggu (15/11/2009) siang WIB, laga langsung seru sejak ronde pertama dimulai. Kecepatan Pacquiao ditanggapi dengan pukulan-pukulan beruntun Cotto. Satu pukulan mendarat tepat di perut Pacquiao, tepat sesaat sebelum ronde pertama berakhir.
Pertarungan-pertarungan jarak dekat kembali terjadi di ronde kedua. Cotto yang berbadan lebih besar mampu bertahan dari pukulan-pukulan Pacquiao. Sebaliknya di akhir ronde kedua, ia berhasil membuat Pacquiao tersudut di pojok ring, namun tak sampai membuat petinju asal Filiphina itu jatuh.
Suasana di MGM Grand Garden Arena semakin ramai memasuki ronde ketiga. Penonton terbakar oleh aroma pertarungan yang semakin seru, ketika kedua petinju masih saling berbalas hantaman. Satu pukulan Pacquiao berhasil masuk ke kuping kanan Cotto.
Pacquiao masih terus mempertahankan kecepatannya di ronde keempat. Satu pukulannya berhasil membuat Cotto jatuh berlutut, namun petinju berkebangsaan Puerto Riko itu masih bisa bangkit.
Meski berbadan lebih kecil, Pacquiao enggan mengarahkan pukulan-pukulan ke badan Cotto. Beberapa pukulannya tampak jelas mengincar kepala sang lawan. Ketika ronde kelima menyisakan waktu 30 detik, Pacquiao melancarkan pukulan jarak jauh, dan pertahanannya terbuka. Namun Cotto tak berhasil memanfaatkan kesempatan itu.
Pada ronde keenam, Pacquiao sempat membuat Cotto kehilangan keseimbangan di sisi ring lewat pukulan jarak jauh. Cotto tak sempat jatuh. Keduanya keburu dipisahkan wasit, dan bel tanda berakhirnya ronde pun berbunyi.
Aksi agresif Pacquiao dengan kecepatannya berlanjut di ronde ketujuh. Sementara Cotto yang tampak kesulitan meladeni kecepatan lawannya, lebih banyak bertahan, sambil sesekali mencuri kesempatan untuk memukul.
Satu pukulan tangan kirinya berhasil menghantam wajah Pacquiao, tetapi tak sampai membuat Pac-Man terjatuh. Pacquiao masih melanjutkan serangan-serangan cepatnya di ronde kedelapan.
Cotto yang terus diserang dalam beberapa ronde terakhir, kembali memilih untuk bertanding sambil melangkah mundur, menunggu serangan dari Pacquiao. Sekali lagi ia dibuat tersudut oleh Pacquiao dan diselamatkan lagi oleh bel.
Tiga pukulan kombinasi Pacquiao membuka ronde kesembilan. Dihujani pukulan demikian, Cotto kembali tersudut di sisi ring dan kembali tampil defensif. Dengan 87 detik tersisa menuju akhir ronde, Cotto kehilangan keseimbangan dan nyaris jatuh.
Tak ada lagi ampun untuk Cotto. Di tiga ronde tersisa, Pacquiao semakin menjadi-jadi. Wasit Kenny Bayless pun menghentikan pertandingan. Pacquiao dinyatakan menang TKO ketika pertarungan masih menyisakan waktu 2 menit.
Pacquiao dinyatakan menang TKO. Ia pun langsung tertunduk berdoa di pojok ring, satu kemenangan lagi berhasil ia raih. Cotto dengan pelipis kiri mengucurkan darah, menghampirinya dan memberi selamat.
Setelahnya, Pacquiao naik ke sudut ring dan memberikan salam kepada pendukungnya, mengucapkan terima kasih. ( roz / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 20:10 WIB
Fowler Tak Anggap EPL Masters Cuma Main-Main
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 21:49 WIB
Undian Prancis Terbuka diumumkan
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
669 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

