Di Ring Raih Kemenangan, Lanjut ke Pelaminan
Rabu, 18/11/2009 15:00 WIB

AFP
Tokyo - Koki Kameda bertekad menganvaskan Daisuke Naito yang pernah mengalahkan saudaranya, Daiki Kameda. Koki pun berjanji menikahi kekasihnya sedari kecil jika berhasil menang. Cerita fiksi? Bukan lho.
Jalinan kisah tadi memang seperti skenario fiksi belaka. Kenyataannya, Koki Kameda memang akan bertarung menghadapi Naito pada 29 November depan dengan sabuk gelar juara kelas terbang WBC sebagai taruhannya.
Duel tersebut menyedot perhatian publik karena kedua petinju pernah terlibat insiden buruk di masa silam. Dua tahun lalu, Naito ditantang Daiki Kameda yang adalah adik kandung dari Koki Kameda.
Saat itu, ring seperti berubah jadi arena pertarungan kelas rendahan karena sejumlah kecurangan yang dilakakukan Daiki. Naito yang kini berusia 35 tahun dan saat itu sudah terbilang petinju senior bahkan sempat dibanting ke ring oleh Daiki. Persis seperti arena gulat.
Koki yang ada di ringside Daiki bahkan ikut sumbang saran kecurangan. Si pemuda yang kini berusia 23 tahun itu menyarankan agar sang adik menyikut mata Naito saja. Akibat rangkaian insiden ini, Naito lantas dinyatakan menang sementara Daiki dan Koki masing-masing mendapat ganjaran.
Beranjak ke masa kini setelah dua tahun berselang, Naito kembali ditantang petinju dari trah Kameda. Kali ini Koki yang maju dan sudah sesumbar siap menang KO di ronde ketiga.
Koki yang dua tahun lalu niscaya dicap sebagai sosok antagonis kali ini boleh jadi akan menuai simpati tersendiri. Alasannya, si petinju yang identik dengan gaya garang itu sudah mengisyaratkan naik jenjang pernikahan jika bisa menang.
"Jangan bicara itu ah! Iya, aku akan menetap jika menang dan mungkin akan menikah. Pertanyaan selanjutnya," seru Koki malu-malu seperti dikutip Reuters.
Akankah Koki yang mantan juara kelas terbang mini WBA dan kini menyandang rekor pertandingan sempurna dengan 21 kemenangan (14 KO) itu berhasil menang dan kemudian segera mengikat janji sehidup semati dengan sang dambaan hati?
( krs / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Jalinan kisah tadi memang seperti skenario fiksi belaka. Kenyataannya, Koki Kameda memang akan bertarung menghadapi Naito pada 29 November depan dengan sabuk gelar juara kelas terbang WBC sebagai taruhannya.
Duel tersebut menyedot perhatian publik karena kedua petinju pernah terlibat insiden buruk di masa silam. Dua tahun lalu, Naito ditantang Daiki Kameda yang adalah adik kandung dari Koki Kameda.
Saat itu, ring seperti berubah jadi arena pertarungan kelas rendahan karena sejumlah kecurangan yang dilakakukan Daiki. Naito yang kini berusia 35 tahun dan saat itu sudah terbilang petinju senior bahkan sempat dibanting ke ring oleh Daiki. Persis seperti arena gulat.
Koki yang ada di ringside Daiki bahkan ikut sumbang saran kecurangan. Si pemuda yang kini berusia 23 tahun itu menyarankan agar sang adik menyikut mata Naito saja. Akibat rangkaian insiden ini, Naito lantas dinyatakan menang sementara Daiki dan Koki masing-masing mendapat ganjaran.
Beranjak ke masa kini setelah dua tahun berselang, Naito kembali ditantang petinju dari trah Kameda. Kali ini Koki yang maju dan sudah sesumbar siap menang KO di ronde ketiga.
Koki yang dua tahun lalu niscaya dicap sebagai sosok antagonis kali ini boleh jadi akan menuai simpati tersendiri. Alasannya, si petinju yang identik dengan gaya garang itu sudah mengisyaratkan naik jenjang pernikahan jika bisa menang.
"Jangan bicara itu ah! Iya, aku akan menetap jika menang dan mungkin akan menikah. Pertanyaan selanjutnya," seru Koki malu-malu seperti dikutip Reuters.
Akankah Koki yang mantan juara kelas terbang mini WBA dan kini menyandang rekor pertandingan sempurna dengan 21 kemenangan (14 KO) itu berhasil menang dan kemudian segera mengikat janji sehidup semati dengan sang dambaan hati?
( krs / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 20:10 WIB
Fowler Tak Anggap EPL Masters Cuma Main-Main
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 21:49 WIB
Undian Prancis Terbuka diumumkan
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
669 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

