Slovenia Lolos, PM Jadi Pembersih Sepatu
Kamis, 19/11/2009 09:54 WIB

AFP
Terkait
Maribor - Euforia melanda Slovenia usai timnas sepakbola negara itu lolos ke Piala Dunia 2010. Saking bahagianya, sang perdana menteri bahkan sampai "alih profesi" jadi pembersih sepatu.
Bulan lalu Perdana Menteri Slovenia Borut Pahur berkaul akan membersihkan sepatu Samir Handanovic cs jika Slovenia berhasil memastikan satu tempat di Afrika Selatan tahun depan. Pada prosesnya, Pahur benar-benar harus menunaikan janjinya tersebut.
Setelah di pertemuan pertama di kandang Rusia kalah 1-2, Slovenia membalas dengan kemenangan 1-0 saat menjamu 'Beruang Merah', Kamis (19/11/2009) dinihari WIB. Artinya, Slovenia lolos ke Piala Dunia karena unggul dalam aturan gol tandang.
"Aku baru saja membersihkan sepatu para pemain, tapi aku mengaku memang tidak melakukannya dengan menyeluruh," aku Pahor di TV Slovenia yang dikutip Reuters.
Apa yang dilakukan si perdana menteri hanyalah secuplik luapan kegembiraan negara tersebut. Kota Maribor --kota terbesar kedua Slovenia, sekaligus tempat dilangsungkannya pertandingan-- langsung ramai oleh suara-suara klakson mobil usai pertandingan. Hal sama didapati di Ljublana, ibukota negara tersebut.
"Juara, juara, juara," seru Presiden Danilo Turk di depan hadapan sekitar lima ribu kerumunan orang di luar stadion Maribor.
Negara yang baru merdeka pada tahun 1991 dan kini berpopulasi sekitar dua juta orang itu sudah pasti akan terus tenggelam dalam kegembiraan sampai larut malam dan bahkan boleh jadi sampai pagi menjelang.
"Aku minta para guru, profesor, bos perusahaan untuk tidak marah jika para murid dan pekerja mereka akan telat masuk sekolah dan kerja besok," ceplos komentator TV Sasa Jerkovic.
Ini adalah kali kedua Slovenia menembus putaran final Piala Dunia semenjak merdeka. Sebelum ini, negara pecahan Yugoslavia itu sudah berlaga di Piala Dunia 2002 kendati saat itu langsung kandas di babak pertama.
( krs / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Bulan lalu Perdana Menteri Slovenia Borut Pahur berkaul akan membersihkan sepatu Samir Handanovic cs jika Slovenia berhasil memastikan satu tempat di Afrika Selatan tahun depan. Pada prosesnya, Pahur benar-benar harus menunaikan janjinya tersebut.
Setelah di pertemuan pertama di kandang Rusia kalah 1-2, Slovenia membalas dengan kemenangan 1-0 saat menjamu 'Beruang Merah', Kamis (19/11/2009) dinihari WIB. Artinya, Slovenia lolos ke Piala Dunia karena unggul dalam aturan gol tandang.
"Aku baru saja membersihkan sepatu para pemain, tapi aku mengaku memang tidak melakukannya dengan menyeluruh," aku Pahor di TV Slovenia yang dikutip Reuters.
Apa yang dilakukan si perdana menteri hanyalah secuplik luapan kegembiraan negara tersebut. Kota Maribor --kota terbesar kedua Slovenia, sekaligus tempat dilangsungkannya pertandingan-- langsung ramai oleh suara-suara klakson mobil usai pertandingan. Hal sama didapati di Ljublana, ibukota negara tersebut.
"Juara, juara, juara," seru Presiden Danilo Turk di depan hadapan sekitar lima ribu kerumunan orang di luar stadion Maribor.
Negara yang baru merdeka pada tahun 1991 dan kini berpopulasi sekitar dua juta orang itu sudah pasti akan terus tenggelam dalam kegembiraan sampai larut malam dan bahkan boleh jadi sampai pagi menjelang.
"Aku minta para guru, profesor, bos perusahaan untuk tidak marah jika para murid dan pekerja mereka akan telat masuk sekolah dan kerja besok," ceplos komentator TV Sasa Jerkovic.
Ini adalah kali kedua Slovenia menembus putaran final Piala Dunia semenjak merdeka. Sebelum ini, negara pecahan Yugoslavia itu sudah berlaga di Piala Dunia 2002 kendati saat itu langsung kandas di babak pertama.
( krs / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 20:10 WIB
Fowler Tak Anggap EPL Masters Cuma Main-Main
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 21:49 WIB
Undian Prancis Terbuka diumumkan
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
672 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

