Jelang Barca vs Inter
Masih Ada Cinta Buat Eto'o
Senin, 23/11/2009 08:15 WIB

Reuters
Barcelona - Kenangan indah sudah diukir Samuel Eto'o selama lima musim di Barcelona. Kini setelah hijrah ke tanah Italia pun Joan Laporta mengaku masih mencintai mantan pemainnya itu.
Tiga gelar juara La Liga dan dua titel Liga Champions serta 130 gol dari 200 penampilan adalah persembahan terbaik Eto'o untuk publik Nou Camp. Musim panas ini pun kemesraan pria Kamerun itu dan Barca berakhir sudah. Eto'o berganti kostum jadi Inter Milan dan mulai membangun kehidupan baru di sana.
Meski baru dilatih Josep Guardiola semusim, tapi Eto'o dikabarkan sering bermasalah dengan Josep Guardiola karena tingkah lakunya yang kadang bikin geram pelatihnya tersebut. Berkali-kali striker keling itu diisukan akan hijrah ke klub raksasa Eropa lainnya.
Namun beda cerita bila dengan Laporta di mana Eto'o dan presiden klub Catalan itu punya hubungan spesial. Karena Laporta-lah yang mendatangkan Eto'o di musim panas 2004 dari Real Mallorca. Tak ayal kepindahannya pada bursa transfer lalu pun masih menyisakan sedikit penyesalan walaupun Laporta harus bersikap profesional karena mereka kini bukanlah dua partner yang saling mengisi satu sama lain.
"Tentu saja bagiku, hubungan dan rasa cintaku kepada Samuel Eto'o tetaplah ada. Tapi Anda tahu terkadang dalam sepakbola ada sebuah keadaan di mana Anda harus mengambil keputusan yang secara pribadi dirasa sangat berat. Namun Anda harus mengambilnya secara profesional," tutur Laporta dalam sebuah wawancara dengan Goal.
"Dan inilah yang terjadi (Eto'o pindah ke Inter Milan). Tapi aku akan mengingat Samuel sebagai teman dan seperti inilah caraku untuk mengenangnya," lanjut pria yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.
Kini keduanya akan kembali dipertemukan dalam sebuah momen yang dibilang sangat krusial yaitu di matchday V Grup F Liga Champions, Selasa (24/11/2009), saat Barca menjamu Inter. Baik Barca maupun Inter butuh hasil maksimal guna mengamankan tiket ke babak knock out.
Setelah Zlatan Ibrahimovic melakukan reuni di Giuseppe Meazza pada pertemuan pertama yang berakhir 0-0. Saatnya Eto'o yang menemui kembali Barcelonitas - sebutan fans Barca- yang dulu perna memujanya. Apa komentar Laporta mengenai hal itu?
"Aku sangat senang melihat Samuel Eto'o kembali di Nou Camp karena ia sangat mengenal Barcelona dan kota Barcelona adalah rumahnya. Kami akan menerimanya dengan tangan terbuka karena ia sudah jadi salah satu pemain terhebat dalam sejarah Barcelona."
"Ia adalah striker yang bagus dan mungkin yang terbaik yang pernah kami punya dalam sejarah klub ini. Aku sangat menghargainya," pungkas pria 47 tahun itu ( mrp / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tiga gelar juara La Liga dan dua titel Liga Champions serta 130 gol dari 200 penampilan adalah persembahan terbaik Eto'o untuk publik Nou Camp. Musim panas ini pun kemesraan pria Kamerun itu dan Barca berakhir sudah. Eto'o berganti kostum jadi Inter Milan dan mulai membangun kehidupan baru di sana.
Meski baru dilatih Josep Guardiola semusim, tapi Eto'o dikabarkan sering bermasalah dengan Josep Guardiola karena tingkah lakunya yang kadang bikin geram pelatihnya tersebut. Berkali-kali striker keling itu diisukan akan hijrah ke klub raksasa Eropa lainnya.
Namun beda cerita bila dengan Laporta di mana Eto'o dan presiden klub Catalan itu punya hubungan spesial. Karena Laporta-lah yang mendatangkan Eto'o di musim panas 2004 dari Real Mallorca. Tak ayal kepindahannya pada bursa transfer lalu pun masih menyisakan sedikit penyesalan walaupun Laporta harus bersikap profesional karena mereka kini bukanlah dua partner yang saling mengisi satu sama lain.
"Tentu saja bagiku, hubungan dan rasa cintaku kepada Samuel Eto'o tetaplah ada. Tapi Anda tahu terkadang dalam sepakbola ada sebuah keadaan di mana Anda harus mengambil keputusan yang secara pribadi dirasa sangat berat. Namun Anda harus mengambilnya secara profesional," tutur Laporta dalam sebuah wawancara dengan Goal.
"Dan inilah yang terjadi (Eto'o pindah ke Inter Milan). Tapi aku akan mengingat Samuel sebagai teman dan seperti inilah caraku untuk mengenangnya," lanjut pria yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.
Kini keduanya akan kembali dipertemukan dalam sebuah momen yang dibilang sangat krusial yaitu di matchday V Grup F Liga Champions, Selasa (24/11/2009), saat Barca menjamu Inter. Baik Barca maupun Inter butuh hasil maksimal guna mengamankan tiket ke babak knock out.
Setelah Zlatan Ibrahimovic melakukan reuni di Giuseppe Meazza pada pertemuan pertama yang berakhir 0-0. Saatnya Eto'o yang menemui kembali Barcelonitas - sebutan fans Barca- yang dulu perna memujanya. Apa komentar Laporta mengenai hal itu?
"Aku sangat senang melihat Samuel Eto'o kembali di Nou Camp karena ia sangat mengenal Barcelona dan kota Barcelona adalah rumahnya. Kami akan menerimanya dengan tangan terbuka karena ia sudah jadi salah satu pemain terhebat dalam sejarah Barcelona."
"Ia adalah striker yang bagus dan mungkin yang terbaik yang pernah kami punya dalam sejarah klub ini. Aku sangat menghargainya," pungkas pria 47 tahun itu ( mrp / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
673 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

