Jelang Barca vs Inter
Misi Menjungkalkan Juara Bertahan
Selasa, 24/11/2009 01:48 WIB

AFP
Barcelona - Barcelona tengah berada di tepi bahaya. Kalah melawan Inter Milan bisa membuat mereka tersingkir. Namun bagi Diego Milito, tak ada tujuan lain selain menjungkalkan El Barca di kandang mereka sendiri.
Barca kini ada di posisi tiga Grup F dengan poin lima, setara dengan Rubin Kazan yang satu posisi di atasnya--Rubin unggul head to head dari Barca. Dengan kondisi tersebut maka di matchday lima, Rabu (25/11/2009) dinihari WIB, Barca memiliki misi harus menang.
Jika Barca kalah dari Inter sementara Rubin Kazan menang dari Dinamo Kiev maka si juara bertahan dipastikan tersingkir dari Liga Champions. Kemenangan buat Barca di matchday lima pun belum menjamin Barca ada di babak knock-out mengingat ketatnya persaingan di grup ini.
Inter jelas tak mau peduli dengan kondisi sang calon lawan. Bagi Milito, mengalahkan Barca dan kemudian lolos dari fase grup jauh lebih penting. Apalagi kemenangan atas Dinamo Kiev di matchday sebelumnya telah memberikan mereka kepercayaan diri yang tinggi.
"Kami datang ke Barcelona di saat yang tepat. Kami berharap bisa menang dan akhirnya lolos," ujarnya di situs resmi klub.
"Kemenangan atas Dinamo Kiev memberikan kami ketenangan dan spirit untuk menghadapi pertandingan besok. Jika kami menang, dan bisa membantu kami lolos, maka hal itu akan menjadi pendongkrak moral kami," lanjutnya.
Pada laga pertama di San Siro, Inter dan Barca hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Milito menyebut, timnya sudah bermain bagus kala itu dan tak perlu banyak melakukan perubahan di laga kedua ini.
"Apakah kami harus berubah sejak pertandingan di Milan? Saya pikir tim kami bermain dengan baik di Meazza (San Siro), terutama di babak pertama."
"Kami harus ingat bahwa kami melawan juara dunia dan kami berhasil membuat mereka kesulitan," tukasnya.
( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Barca kini ada di posisi tiga Grup F dengan poin lima, setara dengan Rubin Kazan yang satu posisi di atasnya--Rubin unggul head to head dari Barca. Dengan kondisi tersebut maka di matchday lima, Rabu (25/11/2009) dinihari WIB, Barca memiliki misi harus menang.
Jika Barca kalah dari Inter sementara Rubin Kazan menang dari Dinamo Kiev maka si juara bertahan dipastikan tersingkir dari Liga Champions. Kemenangan buat Barca di matchday lima pun belum menjamin Barca ada di babak knock-out mengingat ketatnya persaingan di grup ini.
Inter jelas tak mau peduli dengan kondisi sang calon lawan. Bagi Milito, mengalahkan Barca dan kemudian lolos dari fase grup jauh lebih penting. Apalagi kemenangan atas Dinamo Kiev di matchday sebelumnya telah memberikan mereka kepercayaan diri yang tinggi.
"Kami datang ke Barcelona di saat yang tepat. Kami berharap bisa menang dan akhirnya lolos," ujarnya di situs resmi klub.
"Kemenangan atas Dinamo Kiev memberikan kami ketenangan dan spirit untuk menghadapi pertandingan besok. Jika kami menang, dan bisa membantu kami lolos, maka hal itu akan menjadi pendongkrak moral kami," lanjutnya.
Pada laga pertama di San Siro, Inter dan Barca hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Milito menyebut, timnya sudah bermain bagus kala itu dan tak perlu banyak melakukan perubahan di laga kedua ini.
"Apakah kami harus berubah sejak pertandingan di Milan? Saya pikir tim kami bermain dengan baik di Meazza (San Siro), terutama di babak pertama."
"Kami harus ingat bahwa kami melawan juara dunia dan kami berhasil membuat mereka kesulitan," tukasnya.
( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Senin, 21/05/2012 22:31 WIB
Mihajlovic Arsiteki Serbia
-
Senin, 21/05/2012 21:07 WIB
Anelka Keluhkan Shanghai Shenhua
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
522 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

