Pedrosa Rindukan 990cc
Selasa, 24/11/2009 03:00 WIB

Dani Pedrosa (AFP)
Jakarta - Dani Pedrosa ingin kembali ke masa lalu, masa di mana MotoGP masih menggunakan mesin berkapasitas 990cc. Pembalap asal Spanyol ini menilai motor yang digunakan saat ini terlalu ribet.
Pikiran Pedrosa tengah kembali ke masa lalu, tepatnya di tahun 2006. "Tahun 2006 merupakan debut saya di MotoGP dan terakhir kalinya kejuaraan ini menggunakan mesin dengan motor 990cc," ujar Pedrosa seperti diberitakan Visordown. "Motor tersebut sungguh berbeda dengan apa yang kami kendarai sekarang," imbuhnya.
Pembalap berusia 24 tahun itu menilai bahwa motor yang digunakan saat ini terlalu ribet dibandingkan tiga tahun silam. "Di motor yang kami gunakan saat ini, terlalu banyak perangkat elektronik yang membuat kita harus terus mengawasi panel-panel petunjuk yang ada," kata Pedrosa.
Rider berjuluk Spanish Smurf itu mengatakan bahwa dirinya berharap bila suatu waktu nanti MotoGP kembali menggunakan 990 cc. "Bila kami benar-benar kembali ke 990 cc, maka saya akan menyambut keputusan itu dengan hangat," tuntasnya.
Pendapat Pedrosa agak berbeda dengan pencapaiannya. Sejak debutnya di balapan MotoGP hingga saat ini, satu-satunya musim di mana Pedrosa mengakhirinya di luar tiga besar adalah di musim 2006, di mana ketika itu ia menggunakan motor 990 cc.
Tapi bisa jadi pencapaian tiga tahum silam itu juga disebabkan karena dia masih butuh adaptasi di musim pertamanya di balap motor kelas primer ini.
( nar / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pikiran Pedrosa tengah kembali ke masa lalu, tepatnya di tahun 2006. "Tahun 2006 merupakan debut saya di MotoGP dan terakhir kalinya kejuaraan ini menggunakan mesin dengan motor 990cc," ujar Pedrosa seperti diberitakan Visordown. "Motor tersebut sungguh berbeda dengan apa yang kami kendarai sekarang," imbuhnya.
Pembalap berusia 24 tahun itu menilai bahwa motor yang digunakan saat ini terlalu ribet dibandingkan tiga tahun silam. "Di motor yang kami gunakan saat ini, terlalu banyak perangkat elektronik yang membuat kita harus terus mengawasi panel-panel petunjuk yang ada," kata Pedrosa.
Rider berjuluk Spanish Smurf itu mengatakan bahwa dirinya berharap bila suatu waktu nanti MotoGP kembali menggunakan 990 cc. "Bila kami benar-benar kembali ke 990 cc, maka saya akan menyambut keputusan itu dengan hangat," tuntasnya.
Pendapat Pedrosa agak berbeda dengan pencapaiannya. Sejak debutnya di balapan MotoGP hingga saat ini, satu-satunya musim di mana Pedrosa mengakhirinya di luar tiga besar adalah di musim 2006, di mana ketika itu ia menggunakan motor 990 cc.
Tapi bisa jadi pencapaian tiga tahum silam itu juga disebabkan karena dia masih butuh adaptasi di musim pertamanya di balap motor kelas primer ini.
( nar / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
673 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







_4.gif)

