Liverpool Walk Alone
Rabu, 25/11/2009 11:17 WIB

Reuters
Terkait
Jakarta - Tak ada lagi "empat serangkai" tim Liga Primer di Liga Champions. Berbeda dengan tiga klub senegaranya, Liverpool sudah berjalan sendirian meninggalkan Liga Champions.
Selama dua musim terakhir, 'big four' Inggris yang diisi Arsenal, Chelsea, Liverpool dan Manchester United senantiasa jalan beriringan melewati fase grup, bahkan sampai dengan babak perempatfinal.
Di musim 2008-09, Liverpool-lah yang harus undur diri duluan di babak delapan besar usai ditekuk Chelsea. Setahun sebelumnya, justru Arsenal yang tak bisa mengikuti tiga rivalnya di Liga Primer menuju semifinal.
Pada musim 2006-07, si empat besar juga masih mulus bersama-sama melewati fase grup. Bedanya kali ini Arsenal sudah kalah di fase knock-out dan membuat Chelsea, Liverpool dan MU tinggal bertiga saja di perempatfinal.
Pada musim 2005-06, salah satu dari empat besar sudah kandas dini. 'Setan Merah' gagal melangkah melewati fase grup mengikuti tiga rivalnya di kompetisi domestik karena kalah bersaing dalam grup yang dihuni Villarreal, Benfica dan Lille.
Setelah empat tahun berselang, skenario nyaris serupa kembali terulang sekarang. Empat besar Liga Primer Inggris yang belakangan begitu dominan di Liga Champions tak lagi lengkap "personilnya" seiring dengan kandasnya Liverpool di fase grup.
Sebelumnya, Chelsea dan MU sudah lebih dulu memastikan tiket lolos di matchday empat. Sementara Arsenal juga dengan mulus memastikan satu tiket di matcdhay lima. Tak seperti semboyan The Reds --You'll Never Walk Alone-- kini mereka harus berjalan sendirian
Catatan Empat Besar Premiership di Liga Champions:
2009-10 Liverpool kandas di fase grup
2008-09 Liverpool kandas di babak perempatfinal
2007-08 Arsenal kandas di babak perempatfinal
2006-07 Arsenal kandas di babak knock-out
2005-06 MU kandas di fase grup
( krs / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Selama dua musim terakhir, 'big four' Inggris yang diisi Arsenal, Chelsea, Liverpool dan Manchester United senantiasa jalan beriringan melewati fase grup, bahkan sampai dengan babak perempatfinal.
Di musim 2008-09, Liverpool-lah yang harus undur diri duluan di babak delapan besar usai ditekuk Chelsea. Setahun sebelumnya, justru Arsenal yang tak bisa mengikuti tiga rivalnya di Liga Primer menuju semifinal.
Pada musim 2006-07, si empat besar juga masih mulus bersama-sama melewati fase grup. Bedanya kali ini Arsenal sudah kalah di fase knock-out dan membuat Chelsea, Liverpool dan MU tinggal bertiga saja di perempatfinal.
Pada musim 2005-06, salah satu dari empat besar sudah kandas dini. 'Setan Merah' gagal melangkah melewati fase grup mengikuti tiga rivalnya di kompetisi domestik karena kalah bersaing dalam grup yang dihuni Villarreal, Benfica dan Lille.
Setelah empat tahun berselang, skenario nyaris serupa kembali terulang sekarang. Empat besar Liga Primer Inggris yang belakangan begitu dominan di Liga Champions tak lagi lengkap "personilnya" seiring dengan kandasnya Liverpool di fase grup.
Sebelumnya, Chelsea dan MU sudah lebih dulu memastikan tiket lolos di matchday empat. Sementara Arsenal juga dengan mulus memastikan satu tiket di matcdhay lima. Tak seperti semboyan The Reds --You'll Never Walk Alone-- kini mereka harus berjalan sendirian
Catatan Empat Besar Premiership di Liga Champions:
2009-10 Liverpool kandas di fase grup
2008-09 Liverpool kandas di babak perempatfinal
2007-08 Arsenal kandas di babak perempatfinal
2006-07 Arsenal kandas di babak knock-out
2005-06 MU kandas di fase grup
( krs / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
673 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

