Kekalahan Kian Pacu Nadal
Kamis, 26/11/2009 12:03 WIB

AFP/Carl de Souza
Terkait
London - Langkah Rafael Nadal di ATP World Tour Finals berakhir setelah menelan dua kekalahan. Alih-alih merasa down, kekalahan itu malah memacu Nadal untuk bekerja lebih keras.
Nadal menderita kekalahan kedua secara beruntun di tangan Nikolay Davydenko sehingga dipastikan tersisih. Sebelumnya, petenis nomor dua dunia itu dipecundangi Robin Soderling.
Di saat para pemain top dunia seperti Roger Federer atau Novak Djokovic siap untuk rehat pasca turnamen tutup tahun ini, tidak demikian dengan Nadal yang merasa masa istirahatnya sudah cukup.
"Saya sudah cukup mendapatkan istirahat tahun ini. Dalam pendapat saya, terlalu banyak malah," senyum Nadal menyinggung tentang rehat delapan pekan yang ia jalani akibat cedera. Demikian dikutip Reuters.
"Saya siap untuk berlatih keras. Saya punya motivasi untuk memperlihatkan penampilan terbaik. Saat Anda punya tujuan seperti itu dan punya motivasinya, tak masalah apakah Anda lelah atau tidak. Jadi, saya siap untuk berlatih dan mulai bermain di tahun 2010," urainya.
Nadal berupaya melupakan kegagalannya, termasuk kegagalan merebut peringkat satu dunia dari tangan Roger Federer. Lagi pula, pekan depan ia masih punya satu agenda, yakni memperkuat Spanyol menghadapi Republik Ceko di final Piala Davis.
"Saya tidak datang ke sini untuk jadi peringkat satu. Itu bukan tujuan saya karena saya merasa tidak cukup bagus untuk jadi nomor satu," tukas petenis Spanyol berusia 22 tahun itu.
"Jika saja saya memenangi turnamen ini, maka saya akan menatap final Piala Davis dengan kepercayaan diri lebih. Tentu saja saya memilih datang ke sana saat di puncak, tapi saya bekerja keras untuk kembali percaya diri," janji Nadal.
( arp / a2s )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Nadal menderita kekalahan kedua secara beruntun di tangan Nikolay Davydenko sehingga dipastikan tersisih. Sebelumnya, petenis nomor dua dunia itu dipecundangi Robin Soderling.
Di saat para pemain top dunia seperti Roger Federer atau Novak Djokovic siap untuk rehat pasca turnamen tutup tahun ini, tidak demikian dengan Nadal yang merasa masa istirahatnya sudah cukup.
"Saya sudah cukup mendapatkan istirahat tahun ini. Dalam pendapat saya, terlalu banyak malah," senyum Nadal menyinggung tentang rehat delapan pekan yang ia jalani akibat cedera. Demikian dikutip Reuters.
"Saya siap untuk berlatih keras. Saya punya motivasi untuk memperlihatkan penampilan terbaik. Saat Anda punya tujuan seperti itu dan punya motivasinya, tak masalah apakah Anda lelah atau tidak. Jadi, saya siap untuk berlatih dan mulai bermain di tahun 2010," urainya.
Nadal berupaya melupakan kegagalannya, termasuk kegagalan merebut peringkat satu dunia dari tangan Roger Federer. Lagi pula, pekan depan ia masih punya satu agenda, yakni memperkuat Spanyol menghadapi Republik Ceko di final Piala Davis.
"Saya tidak datang ke sini untuk jadi peringkat satu. Itu bukan tujuan saya karena saya merasa tidak cukup bagus untuk jadi nomor satu," tukas petenis Spanyol berusia 22 tahun itu.
"Jika saja saya memenangi turnamen ini, maka saya akan menatap final Piala Davis dengan kepercayaan diri lebih. Tentu saja saya memilih datang ke sana saat di puncak, tapi saya bekerja keras untuk kembali percaya diri," janji Nadal.
( arp / a2s )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 21:45 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 17:27 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
-
Jumat, 25/05/2012 17:01 WIB
Kalahkan Denmark, Korsel ke Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
-
Jumat, 25/05/2012 08:24 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
673 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

