ATP World Tour Finals
'Ada yang Tahu Kenapa Murray Out?'
Jumat, 27/11/2009 13:28 WIB
Andy Murray (REUTERS/Dylan Martinez)
Terkait
London - Andy Murray tak bisa menutupi kekecewaannya gagal ke semifinal ATP World Tour Finals di kandangnya sendiri, padahal punya rekor sama dengan dua rivalnya. Ia sampai mengungkapkannya lewat twitter.
"Anyone know what's going on?" Demikian status singkat Murray dalam account twitter-nya, tak lama setelah ia dipastikan tersingkir dari ajang penutup tahun itu, meskipun dua kali menang dan satu kalah, sama seperti Juan Martin del Porto dan Roger Federer.
Murray lebih dulu mengakhiri penampilannya di Grup A dengan menundukkan Fernando Verdasco 6-4 6-7 7-6. Sampai situ, jika Federer berhasil mengalahkan Del Potro, maka mereka berdua yang akan maju ke semifinal.
Akan tetapi, Federer mengalami hari yang buruk dan dia tumbang di tangan Del Potro dengan skor 6-2 6-7 6-3. Pihak penyelenggara dan wartawan mulai bertanya-tanya siapa di antara ketiga petenis itu yang lolos, karena rekornya identik. Del Porto bahkan mengaku baru tahu dirinya lolos 25 menit setelah pertandingan.
Federer, Del Potro dan Murray sama-sama memetik dua kemenangan dan sebuah rasio menang/kalah set 5-4. Itu artinya, perhitungan akan didasarkan pada persentase game yang lebih baik di antara mereka.
Meski kalah dari Del Porto, Federer memuncaki grup dengan rekor 44-40 game, disusul Del Potro dengan 45-43. Murray, yang merupakan harapan publik tuan rumah London, "hanya" memiliki 44-43.
"Tentu saja, ini membingungkan," ujar Federer. "Ini berat buat Murray. Saya serius, saya bertanya pada Juan Martin di net, 'kamu lolos atau tidak?' Dia bilang, 'Saya rasa tidak.' Ya begitulah cerita yang saya punya. Tentu saja, kita harus ikut merasa menyesal untuk yang tidak berhasil."
"Sangat aneh," timpal Del Potro, seperti dikutip Reuters, Jumat (27/11/2009). "Saya senang masuk semifinal, tapi ini aneh. Saya mengambil kesempatan dan itulah yang Anda butuhkan saat menghadapi pemain terbaik di dunia." ( a2s / a2s )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Anyone know what's going on?" Demikian status singkat Murray dalam account twitter-nya, tak lama setelah ia dipastikan tersingkir dari ajang penutup tahun itu, meskipun dua kali menang dan satu kalah, sama seperti Juan Martin del Porto dan Roger Federer.
Murray lebih dulu mengakhiri penampilannya di Grup A dengan menundukkan Fernando Verdasco 6-4 6-7 7-6. Sampai situ, jika Federer berhasil mengalahkan Del Potro, maka mereka berdua yang akan maju ke semifinal.
Akan tetapi, Federer mengalami hari yang buruk dan dia tumbang di tangan Del Potro dengan skor 6-2 6-7 6-3. Pihak penyelenggara dan wartawan mulai bertanya-tanya siapa di antara ketiga petenis itu yang lolos, karena rekornya identik. Del Porto bahkan mengaku baru tahu dirinya lolos 25 menit setelah pertandingan.
Federer, Del Potro dan Murray sama-sama memetik dua kemenangan dan sebuah rasio menang/kalah set 5-4. Itu artinya, perhitungan akan didasarkan pada persentase game yang lebih baik di antara mereka.
Meski kalah dari Del Porto, Federer memuncaki grup dengan rekor 44-40 game, disusul Del Potro dengan 45-43. Murray, yang merupakan harapan publik tuan rumah London, "hanya" memiliki 44-43.
"Tentu saja, ini membingungkan," ujar Federer. "Ini berat buat Murray. Saya serius, saya bertanya pada Juan Martin di net, 'kamu lolos atau tidak?' Dia bilang, 'Saya rasa tidak.' Ya begitulah cerita yang saya punya. Tentu saja, kita harus ikut merasa menyesal untuk yang tidak berhasil."
"Sangat aneh," timpal Del Potro, seperti dikutip Reuters, Jumat (27/11/2009). "Saya senang masuk semifinal, tapi ini aneh. Saya mengambil kesempatan dan itulah yang Anda butuhkan saat menghadapi pemain terbaik di dunia." ( a2s / a2s )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 21:45 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 17:27 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
-
Jumat, 25/05/2012 17:01 WIB
Kalahkan Denmark, Korsel ke Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
-
Jumat, 25/05/2012 08:24 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
673 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message.jpg)








.gif)

