BMW Kembali ke Peter Sauber
Sabtu, 28/11/2009 00:17 WIB

Reuters
Munich - BMW gagal menjual tim F1-nya pada Qadbak Investment Ltd. Sebagai pengganti, pabrikan Jerman itu "memulangkan" kembali pada pemilik lamanya, Peter Sauber.
BMW sudah memutuskan mundur dari gelaran F1 sejak pertengahan tahun lalu. Kabar yang kemudian beredar adalah bahwa tim yang bermarkas di Hinwil (Swis) dan Munich (Jerman) itu bakal melepas kepemilikannya pada Qadbak Investment Ltd.
Namun kesepakatan tersebut ternyata batal terlaksana. Dan seperti diberitakan Autosport, BMW akhirnya menjual tim yang sudah dibeli sejak empat tahun itu ke pemilik lamanya, yang tak lain adalah Peter Sauber.
"Kami sangat gembira dengan situasi ini. Ini memenuhi apa yang dibutuhkan tim untuk meraih sukses di masa depan," ungkap Dr Klaus Draeger, salah seorang anggota Dewan Manajemen BMW AG.
Peter Sauber membetuk Sauber Formula One Team pada tahun 1993 dengan menggunakan mesin Mercedes. Mereka kemudian sempat beralih ke McLaren, Ford dan mesin Ferrari, sebelum pabrikan BMW resmi membelinya di tahun 2005.
Dalam kurun empat tahun mengusung nama BMW Sauber, raihan terbaik mereka adalah duduk di posisi dua klasemen pada musim kompetisi 2007. Tercatat cuma satu kemenangan berhasil diraih BMW Sauber, satu pole position, dua fastest lap serta 16 kali menjejak podium.
"Saya sungguh lega karena kami bisa menemukan solusi. Ini berarti kami akan tetap bisa mempertahankan Hinwil sebagai markas. Saya yakin tim baru ini akan punya masa depan bagus di F1, yang perubahan (regulasinya) akan mengguntungkan tim-tim private," ungkap Sauber.
Kesepakatan dengan Sauber juga berakibat pada pemotongan jumlah karyawan dari yang sebelumnya 388 orang menjadi hanya sekitar 250 pekerja. Hingga saat ini keikutsertaan tim tersebut di F1 2010 masih belum bisa dipastikan.
( din / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
BMW sudah memutuskan mundur dari gelaran F1 sejak pertengahan tahun lalu. Kabar yang kemudian beredar adalah bahwa tim yang bermarkas di Hinwil (Swis) dan Munich (Jerman) itu bakal melepas kepemilikannya pada Qadbak Investment Ltd.
Namun kesepakatan tersebut ternyata batal terlaksana. Dan seperti diberitakan Autosport, BMW akhirnya menjual tim yang sudah dibeli sejak empat tahun itu ke pemilik lamanya, yang tak lain adalah Peter Sauber.
"Kami sangat gembira dengan situasi ini. Ini memenuhi apa yang dibutuhkan tim untuk meraih sukses di masa depan," ungkap Dr Klaus Draeger, salah seorang anggota Dewan Manajemen BMW AG.
Peter Sauber membetuk Sauber Formula One Team pada tahun 1993 dengan menggunakan mesin Mercedes. Mereka kemudian sempat beralih ke McLaren, Ford dan mesin Ferrari, sebelum pabrikan BMW resmi membelinya di tahun 2005.
Dalam kurun empat tahun mengusung nama BMW Sauber, raihan terbaik mereka adalah duduk di posisi dua klasemen pada musim kompetisi 2007. Tercatat cuma satu kemenangan berhasil diraih BMW Sauber, satu pole position, dua fastest lap serta 16 kali menjejak podium.
"Saya sungguh lega karena kami bisa menemukan solusi. Ini berarti kami akan tetap bisa mempertahankan Hinwil sebagai markas. Saya yakin tim baru ini akan punya masa depan bagus di F1, yang perubahan (regulasinya) akan mengguntungkan tim-tim private," ungkap Sauber.
Kesepakatan dengan Sauber juga berakibat pada pemotongan jumlah karyawan dari yang sebelumnya 388 orang menjadi hanya sekitar 250 pekerja. Hingga saat ini keikutsertaan tim tersebut di F1 2010 masih belum bisa dipastikan.
( din / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
673 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

