Lorenzo: Rossi di Yamaha Saja
Selasa, 08/12/2009 16:20 WIB

AFP
Jakarta - Dengan kontrak yang akan berakhir 2010, Valentino Rossi santer dikabarkan akan hengkang dari Yamaha. Namun rekan setim sekaligus seteru terberatnya, Jorge Lorenzo, justru meminta The Doctor bertahan.
Rossi beberapa waktu lalu sempat mengultimatum Yamaha untuk memilih dirinya atau Lorenzo. Dengan kontrak yang habis pada penghujung 2010, kencang berhembus kabar rider Italia itu akan merapat ke Ducati.
Sang juara dunia beberapa hari berselang memang mengeluarkan bantahan dengan menyebut kalau ucapannya telah disalahartikan. Namun dengan tensi rivalitas yang tinggi di sepanjang musim 2009, perseteruan antara duo Yamaha itu seperti sudah menjadi rahasia umum.
Meski diprediksi masih akan saling berseteru di atas lintasan pada 2010 mendatang, Lorenzo ternyata tak mau berpisah dengan Rossi di musim-musim selanjutnya. Soalnya, dengan membela satu tim dia punya kesempatan untuk menunjukkan dirinya lebih baik dengan mengalahkan The Doctor dengan menggunakan motor yang sama.
"Tapi saya mungkin memilih Valentino bertahan di Yamaha karena saya bisa berusaha mengalahkannya di motor yang sama, jadi buat saya tak masalah dalam hubungan kami atau hal-hal sejenisnya," ungkap Lorenzo di MCN.
Banyak pihak yang juga menduga kalau musim 2010 akan menjadi kali terakhir Lorenzo dan Rossi berada di satu tim. Rossi diyakini bakal menggunakan pengaruhnya untuk mendepak Lorenzo di penghujung musim depan.
Saat ditanya wartawan soal peluang hal tersebut terjadi, pemuda Spanyol itu mengaku sama sekali tak khawatir.
"Valentino adalah pembalap (yang seperti karakter) dongeng dan semua hal yang dia lakukan sangat penting. Dan jika dia khawatir terhadap diri saya, sebagai seorang rekan, itu karena saya cepat dan bukan karena saya finis di belakang. Saya tak bisa mengendalikan apa yang dia pikirkan."
"Tujuan saya adalah mencoba memenangi kejuaraan dunia. Saya tak peduli kalau saya buka (pembalap) pemimpin di tim ini," pungkas Lorenzo.
( din / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Rossi beberapa waktu lalu sempat mengultimatum Yamaha untuk memilih dirinya atau Lorenzo. Dengan kontrak yang habis pada penghujung 2010, kencang berhembus kabar rider Italia itu akan merapat ke Ducati.
Sang juara dunia beberapa hari berselang memang mengeluarkan bantahan dengan menyebut kalau ucapannya telah disalahartikan. Namun dengan tensi rivalitas yang tinggi di sepanjang musim 2009, perseteruan antara duo Yamaha itu seperti sudah menjadi rahasia umum.
Meski diprediksi masih akan saling berseteru di atas lintasan pada 2010 mendatang, Lorenzo ternyata tak mau berpisah dengan Rossi di musim-musim selanjutnya. Soalnya, dengan membela satu tim dia punya kesempatan untuk menunjukkan dirinya lebih baik dengan mengalahkan The Doctor dengan menggunakan motor yang sama.
"Tapi saya mungkin memilih Valentino bertahan di Yamaha karena saya bisa berusaha mengalahkannya di motor yang sama, jadi buat saya tak masalah dalam hubungan kami atau hal-hal sejenisnya," ungkap Lorenzo di MCN.
Banyak pihak yang juga menduga kalau musim 2010 akan menjadi kali terakhir Lorenzo dan Rossi berada di satu tim. Rossi diyakini bakal menggunakan pengaruhnya untuk mendepak Lorenzo di penghujung musim depan.
Saat ditanya wartawan soal peluang hal tersebut terjadi, pemuda Spanyol itu mengaku sama sekali tak khawatir.
"Valentino adalah pembalap (yang seperti karakter) dongeng dan semua hal yang dia lakukan sangat penting. Dan jika dia khawatir terhadap diri saya, sebagai seorang rekan, itu karena saya cepat dan bukan karena saya finis di belakang. Saya tak bisa mengendalikan apa yang dia pikirkan."
"Tujuan saya adalah mencoba memenangi kejuaraan dunia. Saya tak peduli kalau saya buka (pembalap) pemimpin di tim ini," pungkas Lorenzo.
( din / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
522 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar






Sending your message







_4.gif)

