India 'Cari' India
Jumat, 18/12/2009 07:05 WIB

Force India (AFP)
New Delhi - Sebagai tim asal India, sungguh disayangkan tak satu pun pembalap lokal sebagai driver Force India. Protes yang datang akhirnya bikin team principal Vijay Mallya pun bergegas mencarinya.
Bulan lalu, Mallya, memastikan kalau Force India akan turun di ajang Formula 1 musim depan dengan line up sama seperti musim lalu. Duet Adrian Sutil dan Vitantoni Liuzi akan dipakai jasanya kembali.
Catatan sedikit untuk Liuzi adalah pembalap pengganti Giancarlo Fisichella yang pindah ke Ferrari, Sebelumnya status Liuzzi adalah test driver.
Namun dipakainya para 'orang asing' itu ternyata tak disambut gembira betul oleh para fans lokal di negaranya Mahatma Gandhi itu. Mereka pun menyuarkan agar Mallya mencari pembalap muda India agar gengsi sebagai perwakilan negeri di Asia Selatan itu lebih terasa dan tentunya mengharumkan nama negara.
Maka Mallya pun merencanakan membuat seleksi lewat kejuaraan gokart untuk para anak muda yang menggilai dunia balap di sana. Mallya mungkin terinspirasi dari para pembalap dunia macam Michael Schumacer, Felipe Massa dan dua juara dunia di dua tahun terakhir, Lewis Hamilton dan Jenson Button, yang mengawali karirnya dari gokart.
"Tim ini diisi non India sekarang namun aku akan mulai mencari orang India. Walaupun kenyataan lebih banyak tim balap India dari pada pembalap India. Aku akan mulai mencari pembalap muda India, menginvestasikan dana dalam pencarian dan pelatihan bakat muda yang bertalenta," janji Mallya di ESPN.
"Kami akan memulai program pencarian talena lokal melalui sirkuit gokart dalam waktu tiga-empat bulan ke depan," pungkasnya.
Nihil poin pada musim pertamanya di ajang Formula 1 tahun lalu, Force India mencetak hasil sensasional ketika Fisichella mencapai podium runner up di GP Eropa. Di seri berikutnya di Italia giliran Sutil membukukan poin pertamanya untuk Force India saat finish di urutan keempat. Liuzzi yang tampil di lima seri terakhir, capaian terbaiknya adalah finish di peringkat 11 di Jepang.
( mrp / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Bulan lalu, Mallya, memastikan kalau Force India akan turun di ajang Formula 1 musim depan dengan line up sama seperti musim lalu. Duet Adrian Sutil dan Vitantoni Liuzi akan dipakai jasanya kembali.
Catatan sedikit untuk Liuzi adalah pembalap pengganti Giancarlo Fisichella yang pindah ke Ferrari, Sebelumnya status Liuzzi adalah test driver.
Namun dipakainya para 'orang asing' itu ternyata tak disambut gembira betul oleh para fans lokal di negaranya Mahatma Gandhi itu. Mereka pun menyuarkan agar Mallya mencari pembalap muda India agar gengsi sebagai perwakilan negeri di Asia Selatan itu lebih terasa dan tentunya mengharumkan nama negara.
Maka Mallya pun merencanakan membuat seleksi lewat kejuaraan gokart untuk para anak muda yang menggilai dunia balap di sana. Mallya mungkin terinspirasi dari para pembalap dunia macam Michael Schumacer, Felipe Massa dan dua juara dunia di dua tahun terakhir, Lewis Hamilton dan Jenson Button, yang mengawali karirnya dari gokart.
"Tim ini diisi non India sekarang namun aku akan mulai mencari orang India. Walaupun kenyataan lebih banyak tim balap India dari pada pembalap India. Aku akan mulai mencari pembalap muda India, menginvestasikan dana dalam pencarian dan pelatihan bakat muda yang bertalenta," janji Mallya di ESPN.
"Kami akan memulai program pencarian talena lokal melalui sirkuit gokart dalam waktu tiga-empat bulan ke depan," pungkasnya.
Nihil poin pada musim pertamanya di ajang Formula 1 tahun lalu, Force India mencetak hasil sensasional ketika Fisichella mencapai podium runner up di GP Eropa. Di seri berikutnya di Italia giliran Sutil membukukan poin pertamanya untuk Force India saat finish di urutan keempat. Liuzzi yang tampil di lima seri terakhir, capaian terbaiknya adalah finish di peringkat 11 di Jepang.
( mrp / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
523 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message






.gif)

