Briatore Akan Tuntut Dua Piquet
Rabu, 06/01/2010 23:02 WIB

Reuters
Roma - Bebasnya Flavio Briatore dari sanksi larangan berkecimpung di F1 membuatnya berniat untuk menghantam balik pihak-pihak yang pernah menjatuhkannya. Ayah-anak Piquet contohnya.
Akibat dianggap mendalangi kasus Crashgate di GP Singapura 2008, Briatore harus menerima skorsing larangan berkiprah di F1 seumur hidup. Pada Selasa (5/1/2010), hukuman itu dicabut oleh pengadilan banding di Prancis.
Terbongkarnya skandal Crashgate sendiri disinyalir dimulai dari Nelson Piquet Jr, yang menjadi aktor dengan menabrakkan mobilnya ke tembok Sirkuit Marina Bay untuk memberi jalan bagi Fernando Alonso jadi juara.
Piquet Jr diperkirakan menjadi pihak pertama yang membuka skandal itu ke FIA. Makanya, ketika Briatore sudah lepas dari sanksi, Piquet Jr dan ayahnya, Nelson Piquet Sr, langsung dibidik.
Dilansir Autosport, Briatore yang ditanyai oleh La Gazzetta dello Sport apakah akan mengambil tindakan kepada Piquet Sr dan Piquet Jr, menjawab, "Hal itu sangat mungkin. Hal buruk yang telah terjadi pada saya tidak bisa dilupakan dalam sehari."
Briatore juga menuduh bahwa sanksi berat yang harus ia pikul adalah hasil dari perselisihan pribadi antara dirinya dengan Presiden FIA saat itu, Max Mosley.
"Itu adalah balas dendam dari Mosley yang mengelola FIA dan Dewan Motorsport Dunia (WMSC) seperti miliknya pribadi," kata Briatore.
"Dia meyakinkan saya, bilang kalau mereka bisa mengerti bahwa saya tak terlibat dalam kasus itu. Lalu datanglah sanksi itu. Itu mencela karir saya yang sudah berusia 18 tahun di F1," sergah pria Italia itu.
( arp / fjp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Akibat dianggap mendalangi kasus Crashgate di GP Singapura 2008, Briatore harus menerima skorsing larangan berkiprah di F1 seumur hidup. Pada Selasa (5/1/2010), hukuman itu dicabut oleh pengadilan banding di Prancis.
Terbongkarnya skandal Crashgate sendiri disinyalir dimulai dari Nelson Piquet Jr, yang menjadi aktor dengan menabrakkan mobilnya ke tembok Sirkuit Marina Bay untuk memberi jalan bagi Fernando Alonso jadi juara.
Piquet Jr diperkirakan menjadi pihak pertama yang membuka skandal itu ke FIA. Makanya, ketika Briatore sudah lepas dari sanksi, Piquet Jr dan ayahnya, Nelson Piquet Sr, langsung dibidik.
Dilansir Autosport, Briatore yang ditanyai oleh La Gazzetta dello Sport apakah akan mengambil tindakan kepada Piquet Sr dan Piquet Jr, menjawab, "Hal itu sangat mungkin. Hal buruk yang telah terjadi pada saya tidak bisa dilupakan dalam sehari."
Briatore juga menuduh bahwa sanksi berat yang harus ia pikul adalah hasil dari perselisihan pribadi antara dirinya dengan Presiden FIA saat itu, Max Mosley.
"Itu adalah balas dendam dari Mosley yang mengelola FIA dan Dewan Motorsport Dunia (WMSC) seperti miliknya pribadi," kata Briatore.
"Dia meyakinkan saya, bilang kalau mereka bisa mengerti bahwa saya tak terlibat dalam kasus itu. Lalu datanglah sanksi itu. Itu mencela karir saya yang sudah berusia 18 tahun di F1," sergah pria Italia itu.
( arp / fjp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
523 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message






.gif)

