FIA Banding Putusan Bebas Briatore
Selasa, 12/01/2010 03:34 WIB

ist.
Paris - Meski sudah dinyatakan bebas oleh pengadilan tribunal, Flavio Briatore belum bisa sepenuhnya lega. Soalnya FIA kini berencana melakukan banding atas putusan tersebut.
Briatore, yang disanksi larangan terjun di F1 seumur hidup karena dinyatakan bersalah mengantur balapan di GP Singapura 2008, diputuskan bebas oleh pengadilan tribunal bulan lalu. Hal tersebut membuat mantan tim principal Renault itu bisa secepatnya kembali bekiprah di balapan jet darat.
Namun FIA, yang merasa sangat dirugikan dan dicederai nilai-nilai sportivitasnya, tak puas dengan putusan pengadilan Tribunal de Grande Instance tersebut. Setelah Presiden FIA, Jean Todt, menggelar pembahasan dengan perwakilan organisasi tersebut, akhirnya diputuskan kalau mereka akan mengajukan banding atas vonis bebas Briatore.
"Presiden FIA teah berkonsultasi dengan Senat dan tim pengacara terkait keputusan Tribunal de Grande Instance. Kami sepakat untuk mengajukan banding," demikian pernyataan resmi FIA seperti dikutip dari Autosport.
Meski sudah dinyatakan bebas oleh pengadilan banding, namun FIA menegaskan kalau Briatore tetap tak bisa terjun di dunia F1. Otoritas otomotif dunia itu merasa kalau keputusan yang mereka buat saat menghukum Briatore 21 September 2009 lalu masih bersifat mengikat.
Tak lama setelah permohonan bandingnya diterima, Briatore sempat menyatakan tak mau buru-buru kembali ke balapan F1. Apa yang diutarakan tersebut bisa jadi akan menjadi kenyataan jika permohonan banding FIA atas putusan bebas Briatore diterima.
( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Briatore, yang disanksi larangan terjun di F1 seumur hidup karena dinyatakan bersalah mengantur balapan di GP Singapura 2008, diputuskan bebas oleh pengadilan tribunal bulan lalu. Hal tersebut membuat mantan tim principal Renault itu bisa secepatnya kembali bekiprah di balapan jet darat.
Namun FIA, yang merasa sangat dirugikan dan dicederai nilai-nilai sportivitasnya, tak puas dengan putusan pengadilan Tribunal de Grande Instance tersebut. Setelah Presiden FIA, Jean Todt, menggelar pembahasan dengan perwakilan organisasi tersebut, akhirnya diputuskan kalau mereka akan mengajukan banding atas vonis bebas Briatore.
"Presiden FIA teah berkonsultasi dengan Senat dan tim pengacara terkait keputusan Tribunal de Grande Instance. Kami sepakat untuk mengajukan banding," demikian pernyataan resmi FIA seperti dikutip dari Autosport.
Meski sudah dinyatakan bebas oleh pengadilan banding, namun FIA menegaskan kalau Briatore tetap tak bisa terjun di dunia F1. Otoritas otomotif dunia itu merasa kalau keputusan yang mereka buat saat menghukum Briatore 21 September 2009 lalu masih bersifat mengikat.
Tak lama setelah permohonan bandingnya diterima, Briatore sempat menyatakan tak mau buru-buru kembali ke balapan F1. Apa yang diutarakan tersebut bisa jadi akan menjadi kenyataan jika permohonan banding FIA atas putusan bebas Briatore diterima.
( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
523 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

