Hatton Segera Kembali
Kamis, 14/01/2010 02:20 WIB

AFP/Tony Spencer
Manchester - Setelah dipermalukan Manny Pacquiao Mei tahun lalu, Ricky Hatton vakum dari kegiatan adu jotos di ring tinju. Namun itu takkan lama karena Hatton tahun ini berencana kembali.
Tak ada yang menyangka Hatton akan begitu mudah disungkurkan Pacquiao. Dalam pertarungan memperebutkan gelar juara dunia kelas welter ringan itu, Hatton secara mengejutkan kalah KO di ronde kedua.
Rupanya, kekalahan memalukan itu sangat melecut Hatton. Petinju asal Manchester itu menepis rumor bahwa ia akan menggantung sarung tinju karena tidak ingin menyudahi karir dengan kekalahan.
"Sebagai petinju, Anda pasti tak mau kan pertarungan terakhir Anda berakhir seperti itu?" ujar Hatton setengah bertanya seperti yang dilansir YahooSports.
"Saya ingin mengakhirinya di puncak dan saya tahu, saya sebenarnya bisa lebih baik dalam kamp latihan sebelumnya. Itulah alasan mengapa ingin memberi kesempatan kedua," imbuh Hatton.
Hatton sempat berencana menghadapi Vyacheslav Senchenko pada November tahun lalu, namun laga itu batal. Kali ini, petinju 31 tahun itu berencana untuk kembali pada sekitar pertengahan tahun.
Belum ada tanggal definitif kapan Hatton akan kembali mengadu tinju atau siapa lawan yang akan dihadapinya. Yang pasti, Hatton masih akan bertarung di kelas welter ringan dan mengingkan lawan yang tangguh.
"Saya mengincar juara IBF Juan Urango yang pernah bertanding dengan saya dan pernah saya kalahkan. Lawan saya harus di ranking 10 besar, atau mungkin juara dunia," tegas Hatton.
Kekalahan memalukan dari Pacquiao adalah kekalahan kedua Hatton sepanjang karirnya di mana yang pertama ia derita dari Floyd Mayweather Jr, akhir 2007. Hatton secara total punya rekor 45-2 (32 KO).
( arp / fjp )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tak ada yang menyangka Hatton akan begitu mudah disungkurkan Pacquiao. Dalam pertarungan memperebutkan gelar juara dunia kelas welter ringan itu, Hatton secara mengejutkan kalah KO di ronde kedua.
Rupanya, kekalahan memalukan itu sangat melecut Hatton. Petinju asal Manchester itu menepis rumor bahwa ia akan menggantung sarung tinju karena tidak ingin menyudahi karir dengan kekalahan.
"Sebagai petinju, Anda pasti tak mau kan pertarungan terakhir Anda berakhir seperti itu?" ujar Hatton setengah bertanya seperti yang dilansir YahooSports.
"Saya ingin mengakhirinya di puncak dan saya tahu, saya sebenarnya bisa lebih baik dalam kamp latihan sebelumnya. Itulah alasan mengapa ingin memberi kesempatan kedua," imbuh Hatton.
Hatton sempat berencana menghadapi Vyacheslav Senchenko pada November tahun lalu, namun laga itu batal. Kali ini, petinju 31 tahun itu berencana untuk kembali pada sekitar pertengahan tahun.
Belum ada tanggal definitif kapan Hatton akan kembali mengadu tinju atau siapa lawan yang akan dihadapinya. Yang pasti, Hatton masih akan bertarung di kelas welter ringan dan mengingkan lawan yang tangguh.
"Saya mengincar juara IBF Juan Urango yang pernah bertanding dengan saya dan pernah saya kalahkan. Lawan saya harus di ranking 10 besar, atau mungkin juara dunia," tegas Hatton.
Kekalahan memalukan dari Pacquiao adalah kekalahan kedua Hatton sepanjang karirnya di mana yang pertama ia derita dari Floyd Mayweather Jr, akhir 2007. Hatton secara total punya rekor 45-2 (32 KO).
( arp / fjp )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
523 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

