Pacman Masih Harapkan Pretty Boy
Kamis, 21/01/2010 08:04 WIB

AFP
Las Vegas - Duel sengit yang sangat dinantikan antara Manny Pacquaio versus Floyd Mayweather telah dibatalkan. Namun Pacman masih berharap bisa berada satu ring dengan Mayweather.
Kepastian akan batalnya pertarungan akbar antara kedua petinju pound for pound terbaik saat ini didapat setelah kegagalan kedua pihak dalam mencapai kesepakatan soal metode pemeriksaan doping.
Kubu Pretty Boy mengusulkan untuk memakai metode olimpiade sementara kubu Pacman merasa cukup dengan menggunakan metode seperti yang dipakai atlet basket atau sepakbola profesional. Mediasi yang sempat dibicarakan dalam upayanya untuk tetap menggelar laga ini pun juga menemui jalan buntu.
Meski demikian, hal tersebut tidak mempengaruhi Pacman yang masih percaya bahwa duel antara dirinya dengan Mayweather pasti akan digelar suatu hari nanti.
"Saya percaya, duel itu (melawan Mayweather) akan terjadi di waktu mendatang. Itu pasti terjadi," yakin petinju yang bernama lengkap Emmanuel Drapidan Pacquiao itu seperti diberitakan Reuters.
"Saya masih berharap pertandingan akan terus diupayakan, mungkin pada musim panas nanti. Akan sangat bagus jika pertandingan jadi dilaksanakan."
Pelatih Pacman, Freddie Roach, juga mengamini harapan anak asuhnya itu. Roach optimis duel melawan Mayweather masih bisa diatur.
"Menurut saya, itu akan terjadi. Saya pikir, itu mungkin. Mungkin Mayweather melakukan ini untuk mendapatkan sorotan media, saya tidak tahu," sambung Roach.
Sebagai pengganti duel melawan Mayweather, Pacquaio akan mempertaruhkan 13 sabuk juaranya dengan menghadapi petinju Ghana, Joshuan Clottey pada 13 Maret di Dallas.
( din / key )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kepastian akan batalnya pertarungan akbar antara kedua petinju pound for pound terbaik saat ini didapat setelah kegagalan kedua pihak dalam mencapai kesepakatan soal metode pemeriksaan doping.
Kubu Pretty Boy mengusulkan untuk memakai metode olimpiade sementara kubu Pacman merasa cukup dengan menggunakan metode seperti yang dipakai atlet basket atau sepakbola profesional. Mediasi yang sempat dibicarakan dalam upayanya untuk tetap menggelar laga ini pun juga menemui jalan buntu.
Meski demikian, hal tersebut tidak mempengaruhi Pacman yang masih percaya bahwa duel antara dirinya dengan Mayweather pasti akan digelar suatu hari nanti.
"Saya percaya, duel itu (melawan Mayweather) akan terjadi di waktu mendatang. Itu pasti terjadi," yakin petinju yang bernama lengkap Emmanuel Drapidan Pacquiao itu seperti diberitakan Reuters.
"Saya masih berharap pertandingan akan terus diupayakan, mungkin pada musim panas nanti. Akan sangat bagus jika pertandingan jadi dilaksanakan."
Pelatih Pacman, Freddie Roach, juga mengamini harapan anak asuhnya itu. Roach optimis duel melawan Mayweather masih bisa diatur.
"Menurut saya, itu akan terjadi. Saya pikir, itu mungkin. Mungkin Mayweather melakukan ini untuk mendapatkan sorotan media, saya tidak tahu," sambung Roach.
Sebagai pengganti duel melawan Mayweather, Pacquaio akan mempertaruhkan 13 sabuk juaranya dengan menghadapi petinju Ghana, Joshuan Clottey pada 13 Maret di Dallas.
( din / key )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
523 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message






.gif)

