Arema Terbebas Dari Hukuman Tanpa Penonton
Senin, 25/01/2010 22:40 WIB

Jakarta - Arema Indonesia boleh bernapas lega sebab hukuman bertanding tanpa penonton sudah dicabut PSSI. Gantinya Arema hanya mendapatkan teguran saja
Kasus ini berawal dari melubernya penonton saat derby Malang kontra Persema (10/1/2010) di Stadion Kanjuruhan. Lalu komdis pun menjatuhkan hukuman berupa pertandingan tertutup kontra PSM Makassar (27/1/2010) serta denda Rp 50 juta
Merasa keberatan dengan keputusan itu, Arema pun mengajukan banding ke PSSI dan melalui Peninjauan Kembali (PK) yang diambil oleh Nurdin Halid dan anggota EXCO, diputuskan kalau hukuman tanpa penonton dicabut namun denda tetap diberlakukan.
"Dari pasal 149 ayat 1 Kode Disiplin PSSI dan keterangan Arema, Persema (tim tamu) tidak merasa tertekan saat laga derby Malang itu. Meski ketika itu penonton luber ke lapangan," tegas Ketua Komisi Legal PSSI, Muhammad Zein, usai rapat EXCO, Senin (25/1) malam WIB.
Dan usai keputusan itu 'Singo Edan' pun menyambut gembira dan langsung mencetak 35 ribu tiket untuk pertandingan lusa nanti.
"Kekhawatiran panpel akan merugi Rp 900 juta jika laga digelar tanpa penonton kini sudah hilang. Dan kami siap untuk membayar denda Rp 50 juta seperti yang diputuskan Komdis," ucap Ketua Panpel Arema, Abdul Haris, kepada wartawan di kantor PSSI, Senayan.
Rapat Exco itu juga menghasilkan keputusan berupa adanya Komite TPF Kasus Suap Wasit yang diketahui oleh Ashar Suryobroto, wakil Benhard Limbong, sekretaris Mafirion serta dua anggota dari pihak keamanan. Lalu juga ada tim investigasi kasuk kerusuhan Bonek.
Dan ada satu komite kerjasama Indonesia dan Australia dalam pengembangan urusan sepakbola yang dikepalai Muhammad Zein. Serta memutuskan Ketua BTN Rahim Sukasah menjadi Ketua Badan Pengembangan Usia Muda (BPUM).
( key / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kasus ini berawal dari melubernya penonton saat derby Malang kontra Persema (10/1/2010) di Stadion Kanjuruhan. Lalu komdis pun menjatuhkan hukuman berupa pertandingan tertutup kontra PSM Makassar (27/1/2010) serta denda Rp 50 juta
Merasa keberatan dengan keputusan itu, Arema pun mengajukan banding ke PSSI dan melalui Peninjauan Kembali (PK) yang diambil oleh Nurdin Halid dan anggota EXCO, diputuskan kalau hukuman tanpa penonton dicabut namun denda tetap diberlakukan.
"Dari pasal 149 ayat 1 Kode Disiplin PSSI dan keterangan Arema, Persema (tim tamu) tidak merasa tertekan saat laga derby Malang itu. Meski ketika itu penonton luber ke lapangan," tegas Ketua Komisi Legal PSSI, Muhammad Zein, usai rapat EXCO, Senin (25/1) malam WIB.
Dan usai keputusan itu 'Singo Edan' pun menyambut gembira dan langsung mencetak 35 ribu tiket untuk pertandingan lusa nanti.
"Kekhawatiran panpel akan merugi Rp 900 juta jika laga digelar tanpa penonton kini sudah hilang. Dan kami siap untuk membayar denda Rp 50 juta seperti yang diputuskan Komdis," ucap Ketua Panpel Arema, Abdul Haris, kepada wartawan di kantor PSSI, Senayan.
Rapat Exco itu juga menghasilkan keputusan berupa adanya Komite TPF Kasus Suap Wasit yang diketahui oleh Ashar Suryobroto, wakil Benhard Limbong, sekretaris Mafirion serta dua anggota dari pihak keamanan. Lalu juga ada tim investigasi kasuk kerusuhan Bonek.
Dan ada satu komite kerjasama Indonesia dan Australia dalam pengembangan urusan sepakbola yang dikepalai Muhammad Zein. Serta memutuskan Ketua BTN Rahim Sukasah menjadi Ketua Badan Pengembangan Usia Muda (BPUM).
( key / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Pemainnya Luka Kena Petasan, Persiba Minta Persisam Dihukum
-
Jumat, 25/05/2012 23:19 WIB
Idolakan Barca, Wanggai Takkan Kejar Jersey Pemain Inter
-
Jumat, 25/05/2012 22:41 WIB
Persiapan Mepet, Indonesia Selection Tetap Semangat Tantang Inter
-
Jumat, 25/05/2012 21:17 WIB
Hamann, Blomqvist, Merson Masih Ditunggu di Jakarta
-
Jumat, 25/05/2012 20:10 WIB
Fowler Tak Anggap EPL Masters Cuma Main-Main
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
694 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

