Nadal-Murray Saling Berbalas Simpati
Selasa, 26/01/2010 21:16 WIB

(Reuters)
Terkait
Melbourne - Bukan Andy Murray, tapi cedera yang membuat Rafael Nadal harus tersingkir. Meski begitu Nadal tetap memuji Murray. Simpati balas diberikan Murray kepada petenis nomor dua dunia itu.
Nadal harus mundur di babak perempatfinal kontra Murray, Selasa (26/1/2010) siang WIB. Cedera lutut di tengah set ketiga, membuat juara bertahan Australia Terbuka itu terpaksa menarik diri.
Memang, Murray tak secara langsung yang menyingkirkan Nadal. Namun begitu petenis Spanyol itu tetap memberikan pujiannya kepada sang lawan.
"Untuk Andy, menurut saya dia pantas untuk meraih gelar Grand Slam pertamanya. Dia sudah dekat untuk gelar itu," kata Nadal seperti dilansir dari Associated Press.
Dalam laga tersebut, Murray memang tampil lebih baik dibanding Nadal. "Ini kesempatan bagus bagi Andy. Pertama, dia tampil sangat baik. Kedua, dia sudah di semifinal. Tinggal dua pertandingan lagi untuk menjadi juara," lanjut Nadal.
Murray membalas dengan memberikan simpatinya kepada petenis nomor dua dunia itu. "Saya mengetahui Nadal sejak saya berusia 13-14 tahun dan selalu mengaguminya," kata petenis Britania Raya itu seperti dikutip dari Telegraph.
"Nadal adalah pemain favorit saya, karena dia selalu tampil dengan penuh energi. Saya merasakan patah hati ketika dia harus tersingkir di sini," pungkas Murray. ( nar / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Nadal harus mundur di babak perempatfinal kontra Murray, Selasa (26/1/2010) siang WIB. Cedera lutut di tengah set ketiga, membuat juara bertahan Australia Terbuka itu terpaksa menarik diri.
Memang, Murray tak secara langsung yang menyingkirkan Nadal. Namun begitu petenis Spanyol itu tetap memberikan pujiannya kepada sang lawan.
"Untuk Andy, menurut saya dia pantas untuk meraih gelar Grand Slam pertamanya. Dia sudah dekat untuk gelar itu," kata Nadal seperti dilansir dari Associated Press.
Dalam laga tersebut, Murray memang tampil lebih baik dibanding Nadal. "Ini kesempatan bagus bagi Andy. Pertama, dia tampil sangat baik. Kedua, dia sudah di semifinal. Tinggal dua pertandingan lagi untuk menjadi juara," lanjut Nadal.
Murray membalas dengan memberikan simpatinya kepada petenis nomor dua dunia itu. "Saya mengetahui Nadal sejak saya berusia 13-14 tahun dan selalu mengaguminya," kata petenis Britania Raya itu seperti dikutip dari Telegraph.
"Nadal adalah pemain favorit saya, karena dia selalu tampil dengan penuh energi. Saya merasakan patah hati ketika dia harus tersingkir di sini," pungkas Murray. ( nar / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
-
Kamis, 24/05/2012 21:32 WIB
Buruk, Mental Pemain Indonesia di Saat Kritis
-
Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
-
Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
-
Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
523 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

