'Lorenzo Tampak Angkuh, Rossi Apa Adanya'
Rabu, 27/01/2010 02:28 WIB

(AFP)
Jakarta - Jorge Lorenzo menampakkan diri sebagai seseorang yang angkuh, padahal dia sebenarnya seorang yang pendiam. Sementara Valentino Rossi bersikap apa adanya dan tidak dibuat-buat.
Itulah kesan dari duo rider FIAT Yamaha itu di mata James Toseland. Toseland dan Lorenzo sama-sama memasuki MotoGP di tahun 2008.
Di debutnya di MotoGP Qatar dua tahun silam, Toseland dan Lorenzo bersaing dengan ketat. Namun selama perjalanan di kompetisi balap roda dua ini, Lorenzo lebih bersinar dibanding pembalap asal Inggris itu.
Di mata Toseland, Lorenzo selalu menampakkan diri sebagai orang yang tinggi hati. "Saat Lorenzo tampil di televisi, saya terganggu dengan sikapnya yang sangat arogan dan angkuh. Saya tak suka orang yang seperti itu," tukas pembalap berusia 29 tahun itu seperti dilansir dari Crash.
Meski begitu, Toseland mengatakan bahwa Lorenzo sebenarnya bukanlah seorang yang seperti di televisi. "Namun ketika dia melepas helm, dia merupakan seroang yang pemalu, anak baik, dan juga seseorang yang pendiam," tukasnya.
"Itu sebabnya Lorenzo memiliki sifat setan dan malaikat. Yang jelas saya tidak bisa menerima sikap 'setan'-nya," lanjut pembalap yang kini berlaga di Superbike itu.
Bagaimana dengan Rossi? "Rossi memiliki karakter yang menyenangkan. Apa yang dia tunjukkan di televisi bukanlah sesuatu yang dibuat-buat," kata Toseland.
"Menurut saya MotoGP sangat beruntung memiliki pelaku dengan karakter seperti Valentino. Hal yang saya senangi adalah ketika dia berlaga, dia menampilkan karakter yang sama seperti dia sesungguhnya. Orang yang menyenangkan, apa adanya, dan santai," tutupnya.
( nar / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Itulah kesan dari duo rider FIAT Yamaha itu di mata James Toseland. Toseland dan Lorenzo sama-sama memasuki MotoGP di tahun 2008.
Di debutnya di MotoGP Qatar dua tahun silam, Toseland dan Lorenzo bersaing dengan ketat. Namun selama perjalanan di kompetisi balap roda dua ini, Lorenzo lebih bersinar dibanding pembalap asal Inggris itu.
Di mata Toseland, Lorenzo selalu menampakkan diri sebagai orang yang tinggi hati. "Saat Lorenzo tampil di televisi, saya terganggu dengan sikapnya yang sangat arogan dan angkuh. Saya tak suka orang yang seperti itu," tukas pembalap berusia 29 tahun itu seperti dilansir dari Crash.
Meski begitu, Toseland mengatakan bahwa Lorenzo sebenarnya bukanlah seorang yang seperti di televisi. "Namun ketika dia melepas helm, dia merupakan seroang yang pemalu, anak baik, dan juga seseorang yang pendiam," tukasnya.
"Itu sebabnya Lorenzo memiliki sifat setan dan malaikat. Yang jelas saya tidak bisa menerima sikap 'setan'-nya," lanjut pembalap yang kini berlaga di Superbike itu.
Bagaimana dengan Rossi? "Rossi memiliki karakter yang menyenangkan. Apa yang dia tunjukkan di televisi bukanlah sesuatu yang dibuat-buat," kata Toseland.
"Menurut saya MotoGP sangat beruntung memiliki pelaku dengan karakter seperti Valentino. Hal yang saya senangi adalah ketika dia berlaga, dia menampilkan karakter yang sama seperti dia sesungguhnya. Orang yang menyenangkan, apa adanya, dan santai," tutupnya.
( nar / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
523 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar






Sending your message







_4.gif)

