Berencana Main Set Panjang, Murray?
Minggu, 31/01/2010 05:13 WIB

Reuters
Melbourne - Roger Federer sempat takluk melalui permainan lima set. Sementara itu Andy Murray punya catatan bagus dalam permainan set panjang. Jadi, apakah Murray akan "menggiring" Fedex ke set panjang?
Murray akan menghadapi Federer di laga puncak Australia Terbuka, Minggu (31/1/2010).
Catatan antara kedua petenis sungguh bertolak belakang. Federer adalah kolektor 15 gelar Grand Slam. Sementara itu Murray masih berjuang untuk mencari titel pertamanya untuk turnamen tenis kasta tertinggi ini.
Menghadapi sang "raja", Murray tak ciut nyali. Bahkan petenis berusia 22 tahun itu menjamin bahwa dirinya tidak akan turun mental bila nanti harus ketinggalan dahulu dari Federer.
"Sudah jelas bahwa akan sangat nyaman bila bisa memulai laga dengan baik. Namun andai kita gagal melakukan start yang baik, menurut saya itu bukan akhir dunia," kata Murray seperti dilansir dari BBC.
Ia terinspirasi pada kekalahan Federer dari Juan Martin del Potro di final AS Terbuka tahun lalu. Ketika itu Del Potro menang lewat pertarungan lima set. Sebelumnya petenis asal Argentina itu sempat tertinggal dari Fedex.
"Di laga lima set semua bisa terjadi," ujar Murray.
Petenis berperingkat empat dunia itu memiliki catatan bagus saat bermain di set yang panjang, di Australia Terbuka kali ini. Itu terjadi ketika ia menghadapi Marin Cilic di semifinal di mana laga harus berlangsung selama empat set.
"Semua bisa berubah dalam beberapa poin saja, seperti pertarungan saya melawan Marin Cilic. Yang jelas bila start tak sesuai harapan, itu bukan akhir dunia," tuntasnya.
( nar / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Murray akan menghadapi Federer di laga puncak Australia Terbuka, Minggu (31/1/2010).
Catatan antara kedua petenis sungguh bertolak belakang. Federer adalah kolektor 15 gelar Grand Slam. Sementara itu Murray masih berjuang untuk mencari titel pertamanya untuk turnamen tenis kasta tertinggi ini.
Menghadapi sang "raja", Murray tak ciut nyali. Bahkan petenis berusia 22 tahun itu menjamin bahwa dirinya tidak akan turun mental bila nanti harus ketinggalan dahulu dari Federer.
"Sudah jelas bahwa akan sangat nyaman bila bisa memulai laga dengan baik. Namun andai kita gagal melakukan start yang baik, menurut saya itu bukan akhir dunia," kata Murray seperti dilansir dari BBC.
Ia terinspirasi pada kekalahan Federer dari Juan Martin del Potro di final AS Terbuka tahun lalu. Ketika itu Del Potro menang lewat pertarungan lima set. Sebelumnya petenis asal Argentina itu sempat tertinggal dari Fedex.
"Di laga lima set semua bisa terjadi," ujar Murray.
Petenis berperingkat empat dunia itu memiliki catatan bagus saat bermain di set yang panjang, di Australia Terbuka kali ini. Itu terjadi ketika ia menghadapi Marin Cilic di semifinal di mana laga harus berlangsung selama empat set.
"Semua bisa berubah dalam beberapa poin saja, seperti pertarungan saya melawan Marin Cilic. Yang jelas bila start tak sesuai harapan, itu bukan akhir dunia," tuntasnya.
( nar / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
-
Kamis, 24/05/2012 21:32 WIB
Buruk, Mental Pemain Indonesia di Saat Kritis
-
Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
-
Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
-
Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
523 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message






.gif)

