Demi Grand Slam, Murray Bakal Pilih-pilih
Selasa, 02/02/2010 10:39 WIB

Reuters
Terkait
Melbourne - Berada di jajaran atas daftar petenis dunia, Andy Murray belum pernah memenangi Grand Slam. Demi mendapat trofi paling bergengsi tersebut, petenis Skotlandia itu bakal pilih-pilih turnamen di 2010 ini.
Murray saat ini duduk di tangga tiga tenis dunia. Tapi dari lima petenis di daftar teratas ranking ATP, dialah satu-satunya yang belum pernah merasakan jadi juara di turnamen Grand Slam.
Sudah dua kali Murray lolos ke final turnamen paling bergengsi tersebut yakni di AS Terbuka 2008 dan Australia Terbuka 2010. Malang buatnya, di dua pertemuan tersebut dia tunduk atas lawan yang sama: Roger Federer.
Rangkaian kegagalan tersebut membuat Murray punya strategi khusus untuk mencoba memenangi Prancis Terbuka, Wimbledon dan AS Terbuka yang tersisa di tahun ini. Petenis 22 tahun itu tak mau jor-joran ikut banyak turnamen.
"Saya ingin memastikan kalau saya tak bermain terlalu banyak di awal tahun karena musim lapangan tanah liat hingga Wimbledon sangat sibuk," ungkap Murray seperti diberitakan Guardian.
Setelah gagal jadi juara di Australia Terbuka, beberapa kejuaraan yang menunggu Murray di antaranya adalah Marseille (15 februari), Dubai (22 Februari), Indian Wells (8 Maret) dan Miami (22 Maret).
"Monte Carlo (12 April) tak akan masuk jadwal saya jika segalanya berjalan lancar di Miami. Saya ingin memastikan kalau saya punya waktu istirahat beberapa pekan sebelum turun di sebuah turnamen. Tahun lalu saya cuma punya empat hingga lima hari," pungkas petenis dengan rekor pertandingan 225–77 itu.
( din / a2s )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Murray saat ini duduk di tangga tiga tenis dunia. Tapi dari lima petenis di daftar teratas ranking ATP, dialah satu-satunya yang belum pernah merasakan jadi juara di turnamen Grand Slam.
Sudah dua kali Murray lolos ke final turnamen paling bergengsi tersebut yakni di AS Terbuka 2008 dan Australia Terbuka 2010. Malang buatnya, di dua pertemuan tersebut dia tunduk atas lawan yang sama: Roger Federer.
Rangkaian kegagalan tersebut membuat Murray punya strategi khusus untuk mencoba memenangi Prancis Terbuka, Wimbledon dan AS Terbuka yang tersisa di tahun ini. Petenis 22 tahun itu tak mau jor-joran ikut banyak turnamen.
"Saya ingin memastikan kalau saya tak bermain terlalu banyak di awal tahun karena musim lapangan tanah liat hingga Wimbledon sangat sibuk," ungkap Murray seperti diberitakan Guardian.
Setelah gagal jadi juara di Australia Terbuka, beberapa kejuaraan yang menunggu Murray di antaranya adalah Marseille (15 februari), Dubai (22 Februari), Indian Wells (8 Maret) dan Miami (22 Maret).
"Monte Carlo (12 April) tak akan masuk jadwal saya jika segalanya berjalan lancar di Miami. Saya ingin memastikan kalau saya punya waktu istirahat beberapa pekan sebelum turun di sebuah turnamen. Tahun lalu saya cuma punya empat hingga lima hari," pungkas petenis dengan rekor pertandingan 225–77 itu.
( din / a2s )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 22:27 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
-
Kamis, 24/05/2012 21:32 WIB
Buruk, Mental Pemain Indonesia di Saat Kritis
-
Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
-
Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
-
Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 21:04 WIB
China Jumpa Korsel di Final Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
523 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
257 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
238 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
220 Komentar








Sending your message






.gif)

