Yamaha Masih Cari Penerus Doni Tata
Senin, 01/03/2010 00:46 WIB
(detiksport/Andi Sururi)
Medan - Musim ini Indonesia akan "diwakili" slogan Yamaha di kancah MotoGP, yang akan menempel di jersey dan motor tim Fiat Yamaha. Soal wakil sebenarnya di atas motor, penerus Doni Tata masih dicari.
Dua tahun lalu Indonesia sempat dibuat bangga oleh kehadiran seorang pembalap asal Sleman, Yogyakarta, yang berhasil menembus seri kejuaraan motor dunia. Walaupun hanya meraih satu poin dari 16 seri, namun Doni Tata yang digandeng Yamaha telah mencatat sejarah sebagai putra Nusantara yang pernah mengikuti grand pix motor (kelas 250 cc).
Tahun lalu Doni menghilang dari ajang tersebut tapi masih ditampilkan di ajang yang cukup berkelas, yakni World Supersport, yang digelar bersama World Superbike. Hasilnya, pemuda kelahiran 21 Januari 1991 itu mendulang delapan poin dari 12 balapan.
Sayangnya, musim ini Doni turun kelas lagi dan ditampilkan di ajang Asian Road Racing Championship (ARRC).
"Doni sudah mencoba, tapi kelihatannya masih berat," ungkap Direktur PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Dynosius Beti kepada wartawan di Grand Aston Medan, Minggu (28/2/2010).
"Sepertinya kita harus step by step dulu. Tak bisa langsung melompat ke level yang terlalu tinggi," sambungnya, di sela-sela acara kedatangan juara dunia MotoGP Valentino Rossi di ibukota Sumatera Utara tersebut.
Meskipun belum tampak lagi tanda-tanda ada penerus Doni Tata di seri grand prix, tapi Yamaha tetap menyatakan komitmennya pada upaya pembinaan pembalap di tanah air, antara lain dengan meneruskan program Indoprix, Motoprix, dan Yamaha Cup Race.
“Kita tentu terus berharap suatu saat nanti akan muncul bibit-bibit pembalap baru yang semakin bersaing untuk tampil di ajang dunia,” tukas Dynosius.
Slogan 'Semakin di Depan'
Sementara itu, tentang slogan "Semakin di Depan" yang menempel di bagian belakang motor YZR-M1 dan jersey Rossi dan Jorge Lorenzo, pihak YMKI menyebutkan bahwa hal tersebut akan membawa efek positif buat Indonesia, walaupun tidak ada pembalapnya yang bertarung di kejuaraan tersebut.
"Slogan ini terpampang sepanjang musim 2010. Orang akan mencari tahu dari internet, bahasa apa itu. Karena MotoGP ditonton ratusan juta orang, Indonesia bisa lebih dikenal lagi."
"Rossi dan Lorenzo juga merasa senang dengan slogan 'Semakin di Depan'. Mereka menjadikannya sebagai motivasi untuk menjadi juara dunia yang semakin di depan," lanjut Doynisius, seraya menerangkan bahwa penjualan sepeda motor Yamaha di Indonesia untuk tahun 2009 dinyatakan Yamaha pusat (di Jepang) sebagai yang tertinggi di dunia.
( a2s / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dua tahun lalu Indonesia sempat dibuat bangga oleh kehadiran seorang pembalap asal Sleman, Yogyakarta, yang berhasil menembus seri kejuaraan motor dunia. Walaupun hanya meraih satu poin dari 16 seri, namun Doni Tata yang digandeng Yamaha telah mencatat sejarah sebagai putra Nusantara yang pernah mengikuti grand pix motor (kelas 250 cc).
Tahun lalu Doni menghilang dari ajang tersebut tapi masih ditampilkan di ajang yang cukup berkelas, yakni World Supersport, yang digelar bersama World Superbike. Hasilnya, pemuda kelahiran 21 Januari 1991 itu mendulang delapan poin dari 12 balapan.
Sayangnya, musim ini Doni turun kelas lagi dan ditampilkan di ajang Asian Road Racing Championship (ARRC).
"Doni sudah mencoba, tapi kelihatannya masih berat," ungkap Direktur PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Dynosius Beti kepada wartawan di Grand Aston Medan, Minggu (28/2/2010).
"Sepertinya kita harus step by step dulu. Tak bisa langsung melompat ke level yang terlalu tinggi," sambungnya, di sela-sela acara kedatangan juara dunia MotoGP Valentino Rossi di ibukota Sumatera Utara tersebut.
Meskipun belum tampak lagi tanda-tanda ada penerus Doni Tata di seri grand prix, tapi Yamaha tetap menyatakan komitmennya pada upaya pembinaan pembalap di tanah air, antara lain dengan meneruskan program Indoprix, Motoprix, dan Yamaha Cup Race.
“Kita tentu terus berharap suatu saat nanti akan muncul bibit-bibit pembalap baru yang semakin bersaing untuk tampil di ajang dunia,” tukas Dynosius.
Slogan 'Semakin di Depan'
Sementara itu, tentang slogan "Semakin di Depan" yang menempel di bagian belakang motor YZR-M1 dan jersey Rossi dan Jorge Lorenzo, pihak YMKI menyebutkan bahwa hal tersebut akan membawa efek positif buat Indonesia, walaupun tidak ada pembalapnya yang bertarung di kejuaraan tersebut.
"Slogan ini terpampang sepanjang musim 2010. Orang akan mencari tahu dari internet, bahasa apa itu. Karena MotoGP ditonton ratusan juta orang, Indonesia bisa lebih dikenal lagi."
"Rossi dan Lorenzo juga merasa senang dengan slogan 'Semakin di Depan'. Mereka menjadikannya sebagai motivasi untuk menjadi juara dunia yang semakin di depan," lanjut Doynisius, seraya menerangkan bahwa penjualan sepeda motor Yamaha di Indonesia untuk tahun 2009 dinyatakan Yamaha pusat (di Jepang) sebagai yang tertinggi di dunia.
( a2s / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
585 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
471 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
261 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
221 Komentar






Sending your message







_4.gif)

