Jakarta Electric PLN Masih Berproses
Sabtu, 06/03/2010 22:48 WIB
Sleman - Juara bertahan putri, Jakarta Electric PLN, masih belum bersedia membicarakan soal kans mempertahankan gelar. Pasalnya saat ini susunan "tim juara" mereka masih belum terbentuk.
Musim ini, wajah tim Jakarta Electric PLN sedikit berubah. Tak ada lagi kapten Yulianingsih, serta dua legiun asing Surasawadee Booyuen dan Jin Bing Kun, yang musim lalu berperan atas hadirnya gelar juara.
Tanpa ketiganya, Electric meraih dua kemenangan dan sekali kalah dari seluruh laga yang mereka lakoni di kompetisi Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 sejauh ini. Kekalahan diderita ketika menghadapi Gresik Petrokimia di Solo pekan lalu. Setelahnya, anak asuh Victor Laiyan meraih dua kemenangan masing-masing atas Jakarta TNI AU dan yang teraktual atas Jakarta Popsivo Polwan.
"Sekarang kami masih berproses. Perlu kerjasama untuk menutupi kekurangan. Kami juga sadar bahwa tim lain akan memberikan perlawanan ketat setiap menghadapi kami," kata Laiyan dalam jumpa pers pasca laga melawan Popsivo, Sabtu (6/3/2010) petang WIB.
Ketiadaan Yulianingsih membuat Jakarta Electric masih punya PR untuk memperkokoh pertahanan. "Kami ngotot menyerang, namun sedikit lalai dalam bertahan," tukas kapten tim Susanti Marthalia.
"Yulianingsih memiliki pengalaman dan dia senior di sini. Kini tugas itu harus diemban oleh yang muda, misal Maya P.W dan Indah Gunarti," tambah Susanti.
Satu hal yang disyukuri PLN adalah pemain asing mereka yakni Jutharat dan H Ampron yang bisa beradaptasi dengan cepat. "Chemistry sudah didapatkan dengan Ampron dan Jutharat," demikian Susanti.
Komposisi "tim juara" memang masih belum jadi. Itu sebabnya Electric belum mau bicara soal target mempertahankan gelar musim lalu.
"Tugas kami adalah mendapatkan kekompakan dan menutupi kesalahan-kesalahan. Bila kami tidak bisa mengatur ritme, putaran kedua kami sudah habis. Jadi sekarang target kami mengamankan empat besar dulu," ujar Laiyan.
( nar / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Musim ini, wajah tim Jakarta Electric PLN sedikit berubah. Tak ada lagi kapten Yulianingsih, serta dua legiun asing Surasawadee Booyuen dan Jin Bing Kun, yang musim lalu berperan atas hadirnya gelar juara.
Tanpa ketiganya, Electric meraih dua kemenangan dan sekali kalah dari seluruh laga yang mereka lakoni di kompetisi Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 sejauh ini. Kekalahan diderita ketika menghadapi Gresik Petrokimia di Solo pekan lalu. Setelahnya, anak asuh Victor Laiyan meraih dua kemenangan masing-masing atas Jakarta TNI AU dan yang teraktual atas Jakarta Popsivo Polwan.
"Sekarang kami masih berproses. Perlu kerjasama untuk menutupi kekurangan. Kami juga sadar bahwa tim lain akan memberikan perlawanan ketat setiap menghadapi kami," kata Laiyan dalam jumpa pers pasca laga melawan Popsivo, Sabtu (6/3/2010) petang WIB.
Ketiadaan Yulianingsih membuat Jakarta Electric masih punya PR untuk memperkokoh pertahanan. "Kami ngotot menyerang, namun sedikit lalai dalam bertahan," tukas kapten tim Susanti Marthalia.
"Yulianingsih memiliki pengalaman dan dia senior di sini. Kini tugas itu harus diemban oleh yang muda, misal Maya P.W dan Indah Gunarti," tambah Susanti.
Satu hal yang disyukuri PLN adalah pemain asing mereka yakni Jutharat dan H Ampron yang bisa beradaptasi dengan cepat. "Chemistry sudah didapatkan dengan Ampron dan Jutharat," demikian Susanti.
Komposisi "tim juara" memang masih belum jadi. Itu sebabnya Electric belum mau bicara soal target mempertahankan gelar musim lalu.
"Tugas kami adalah mendapatkan kekompakan dan menutupi kesalahan-kesalahan. Bila kami tidak bisa mengatur ritme, putaran kedua kami sudah habis. Jadi sekarang target kami mengamankan empat besar dulu," ujar Laiyan.
( nar / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 19:14 WIB
KOI Butuh Dana Rp 980 juta untuk ABG 2012
-
Selasa, 22/05/2012 21:53 WIB
Rifat Sungkar Janji Tampil Optimal di Yunani
-
Selasa, 22/05/2012 21:47 WIB
Tim Sepak Takraw Indonesia Terganggu Infeksi Cacing
-
Senin, 21/05/2012 17:47 WIB
Indonesia Baru Loloskan 17 Atlet di Olimpiade 2012
-
Senin, 21/05/2012 16:11 WIB
KOI Belum Pikirkan Bonus di Paralympic Games 2012
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
589 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
261 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
221 Komentar








Sending your message






.gif)

