Yuso Bangkit dari Kematian
Minggu, 07/03/2010 00:35 WIB

Sleman - Dengan kemenangan atas Jakarta BNI, Bantul Yuso Gunadarma (BYG) bak "bangkit dari kematian". Bagaimana tidak kalau BYG harus beberapa kali dalam posisi tertinggal sebelum mampu membalikkan keadaan.
Lewat drama lima set, BYG mengatasi Jakarta BNI dalam lanjutan kompetisi Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 yang digelar di GOR Pangukan, Sleman, Sabtu (6/3/2010).
Dalam laga ini Yuso sempat dua kali ketinggalan, masing-masing 1-0 dan 2-1. Di set penentu, Ramzil Huda dkk. pun sempat tertinggal 6-10 sebelum akhirnya membukukan kemenangan 15-12.
"Kami main bersemangat seperti layaknya mau mati," kata manajer BYG Putut Marhaento dalam jumpa pers pasca pertandingan.
"Set pertama kami tidak pada form terbaik. Set kedua membaik. Set ketiga kami sangat buruk terutama dalam passing bawah sehingga ketinggalan 4-8. Set empat kami hampir mati. Set kelima kami grogi, baru bangkit setelah ketinggalan 6-10," ulas Putut.
Ini merupakan kali kedua BYG harus tampil dalam lima set. Ada pun di laga sebelumnya di Solo pekan lalu, tim asal "Kota Geplak" ini takluk dari Palembang Bank Sumsel juga dengan skor serupa.
"Untuk setiap laga, kami selalu mempersiapkan buat tampil lima set. Jadi ketika kehilangan satu atau dua set kami tak terlalu nervouz," kata Putut.
Meski begitu, BYG berharap dalam laga-laga berikutnya mereka bisa menang dengan nyaman. Untuk itulah sejumlah hal yang menjadi kelemahan mereka sejauh ini segera diperbaiki, salah satunya adalah soal mental.
"Kesalahan-kesalahan mendasar harus diperbaiki, termasuk aspek psikologis juga. Di set pertama, pemain "takut" dengan Loudry. Saya ingatkan, Loudry memang hebat. Tapi dia sudah mulai tua. Ini sudah bukan saatnya bagi dia main. Ini saatnya kalian (pemain BYG)," tutup Putut.
( nar / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Lewat drama lima set, BYG mengatasi Jakarta BNI dalam lanjutan kompetisi Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 yang digelar di GOR Pangukan, Sleman, Sabtu (6/3/2010).
Dalam laga ini Yuso sempat dua kali ketinggalan, masing-masing 1-0 dan 2-1. Di set penentu, Ramzil Huda dkk. pun sempat tertinggal 6-10 sebelum akhirnya membukukan kemenangan 15-12.
"Kami main bersemangat seperti layaknya mau mati," kata manajer BYG Putut Marhaento dalam jumpa pers pasca pertandingan.
"Set pertama kami tidak pada form terbaik. Set kedua membaik. Set ketiga kami sangat buruk terutama dalam passing bawah sehingga ketinggalan 4-8. Set empat kami hampir mati. Set kelima kami grogi, baru bangkit setelah ketinggalan 6-10," ulas Putut.
Ini merupakan kali kedua BYG harus tampil dalam lima set. Ada pun di laga sebelumnya di Solo pekan lalu, tim asal "Kota Geplak" ini takluk dari Palembang Bank Sumsel juga dengan skor serupa.
"Untuk setiap laga, kami selalu mempersiapkan buat tampil lima set. Jadi ketika kehilangan satu atau dua set kami tak terlalu nervouz," kata Putut.
Meski begitu, BYG berharap dalam laga-laga berikutnya mereka bisa menang dengan nyaman. Untuk itulah sejumlah hal yang menjadi kelemahan mereka sejauh ini segera diperbaiki, salah satunya adalah soal mental.
"Kesalahan-kesalahan mendasar harus diperbaiki, termasuk aspek psikologis juga. Di set pertama, pemain "takut" dengan Loudry. Saya ingatkan, Loudry memang hebat. Tapi dia sudah mulai tua. Ini sudah bukan saatnya bagi dia main. Ini saatnya kalian (pemain BYG)," tutup Putut.
( nar / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
-
Jumat, 25/05/2012 03:53 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
-
Rabu, 23/05/2012 19:14 WIB
KOI Butuh Dana Rp 980 juta untuk ABG 2012
-
Selasa, 22/05/2012 21:53 WIB
Rifat Sungkar Janji Tampil Optimal di Yunani
-
Selasa, 22/05/2012 21:47 WIB
Tim Sepak Takraw Indonesia Terganggu Infeksi Cacing
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

