Jakarta Sananta dan Problem 'Mata Air'

Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Senin, 08/03/2010 01:26 WIB

Sleman - Selain masih harus melakukan koreksi dan pembenahan terhadap aspek teknis, Jakarta Sananta juga dihadapkan pada problem “mata air” yang dialami pemain asing mereka Darko Milosevic. Apa itu?

Jakarta Sananta menorehkan kemenangan pertamanya di Sampoerna Hijau Proliga 2010. Tuan rumah Bantul Yuso Gunadarma mereka taklukkan, Minggu (7/3/2010) petang WIB.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami. Namun kami tidak terbuai. Masih ada sejumlah problem yang harus kami atasi. Soal passing dan stamina menjadi bahan evaluasi kami selanjutnya,” tukas asisten pelatih Ade Kelana Nur dalam jumpa pers selepas pertandingan.

Problem lain adalah “mata air” yang dialami Darko. Masalah ini merujuk pada sangat mudahnya Darko berkeringat karena cuaca panas di Indonesia.

Dalam laga melawan BYG, beberapa kali Sananta meminta petugas untuk mengepel lapangan akibat basah terkena keringat Darko. Kejadian ini cukup sering terjadi di set ketiga, sehingga membuat penonton yang sebagian besar merupakan suporter BYG mencibir hal tersebut.

Apakah Sananta akan menyediakan seragam dari bahan khusus bagi Darko? Ternyata tidak. “Sebagai solusinya, kami selalu membawa seragam dalam jumlah lebih banyak untuk Darko,” tukas Ade.

Selain itu Ade menambahkan bahwa timnya dan dua pemain asingnya, Darko dan Diego Stefanenko, masih harus bekerja untuk menemukan kecocokan. “Dengan pemain asing kami terus berkomunikasi. Permainan di sini yang cepat beda dengan kompetisi di luar negeri yang mereka ikuti sebelumnya yang cenderung lambat. Baik kami maupun mereka harus menyesuaikan.”

( nar / fjp )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru