'Usia Tak Halangi Schumi Menang'
Rabu, 10/03/2010 03:53 WIB

Reuters
Abu Dhabi - Michael Schumacher akan jadi pembalap tertua di grid Formula 1 tahun 2010. Meski Schumi telah berusia 41 tahun, Emerson Fittipaldi yakin pembalap Jerman itu masih bisa menang.
Setelah pensiun pada akhir tahun 2006, Schumi memang akan kembali ke kokpit mobil F1 tahun ini. Pengoleksi tujuh titel dunia itu bakal membela panji-panji Mercedes GP.
Di usia 41 tahun, Schumi bukan cuma pembalap senior, tapi sudah layak disebut veteran. Bayangkan, lawan-lawan Schumi nanti adalah anak-anak berusia 20-an, seperti Lewis Hamilton (25 tahun) atau Sebastian Vettel (22).
"Jika dia termotivasi untuk menang, ya, saya yakin dia bisa," ujar Fittipaldi, mantan pembalap F1 asal Brasil, sebagaimana dikutip Sky Sports.
"Dia fit secara fisik. Saya tahu ada banyak pembalap yang lebih muda, tapi selama motivasinya hidup, tak ada keraguan, dia pasti kompetitif," sambung Fittipaldi lagi.
Fittipaldi membandingkan Schumi dengan dirinya sendiri. Sebagai gambaran, Fittipalid masih aktif di balapan hingga usia mendekati kepala lima. Selesai di F1, Fittipaldi banyak ikut balapan di Amerika.
"Saat saya membalap di Amerika usai F1, kemenangan terakhir saya diraih saat saya berusia 49 tahun. Dan di posisi kedua, ada Jacques Villeneuve yang berusia 21 tahun," kata Fittipaldi yang kini berusia 63 tahun.
Fittipaldi berpendapat, Schumi memilih tim yang tepat karena Mercedes merupakan kelanjutan tim Brawn GP yang tahun lalu tampil sebagai juara dunia konstruktor dan mengantar Jenson Button jadi juara dunia pembalap.
"Akan butuh dua atau tiga balapan buatnya untuk terbiasa membalap lagi di sirkuit. Ini tidak seperti tes saat Anda sendirian di sirkuit. Butuh dua atau tiga balapan dan dia akan menikmatinya," pungkasnya.
( arp / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Setelah pensiun pada akhir tahun 2006, Schumi memang akan kembali ke kokpit mobil F1 tahun ini. Pengoleksi tujuh titel dunia itu bakal membela panji-panji Mercedes GP.
Di usia 41 tahun, Schumi bukan cuma pembalap senior, tapi sudah layak disebut veteran. Bayangkan, lawan-lawan Schumi nanti adalah anak-anak berusia 20-an, seperti Lewis Hamilton (25 tahun) atau Sebastian Vettel (22).
"Jika dia termotivasi untuk menang, ya, saya yakin dia bisa," ujar Fittipaldi, mantan pembalap F1 asal Brasil, sebagaimana dikutip Sky Sports.
"Dia fit secara fisik. Saya tahu ada banyak pembalap yang lebih muda, tapi selama motivasinya hidup, tak ada keraguan, dia pasti kompetitif," sambung Fittipaldi lagi.
Fittipaldi membandingkan Schumi dengan dirinya sendiri. Sebagai gambaran, Fittipalid masih aktif di balapan hingga usia mendekati kepala lima. Selesai di F1, Fittipaldi banyak ikut balapan di Amerika.
"Saat saya membalap di Amerika usai F1, kemenangan terakhir saya diraih saat saya berusia 49 tahun. Dan di posisi kedua, ada Jacques Villeneuve yang berusia 21 tahun," kata Fittipaldi yang kini berusia 63 tahun.
Fittipaldi berpendapat, Schumi memilih tim yang tepat karena Mercedes merupakan kelanjutan tim Brawn GP yang tahun lalu tampil sebagai juara dunia konstruktor dan mengantar Jenson Button jadi juara dunia pembalap.
"Akan butuh dua atau tiga balapan buatnya untuk terbiasa membalap lagi di sirkuit. Ini tidak seperti tes saat Anda sendirian di sirkuit. Butuh dua atau tiga balapan dan dia akan menikmatinya," pungkasnya.
( arp / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 07:03 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

