Ferrari Kembali ke Lampu Pit
Kamis, 11/03/2010 07:20 WIB

Getty/Mark Thompson
Sakhir - Meski punya pengalaman buruk dengan lampu aba-aba pit stop, Ferrari tampaknya tak kapok memakai teknologi itu. Lampu aba-aba pit akan kembali dipakai tahun ini.
Lampu aba-aba pernah ditinggalkan Ferrari usai insiden yang melibatkan Felipe Massa di GP Singapura tahun 2008. Sejak saat itu, The Prancing Horse memakai cara tradisional, yakni lollipop.
Tahun ini, Ferrari kembali memakai alat elektronik itu untuk memberi aba-aba kepada pembalap saat melakoni pit stop. Tujuannya gara proses pit stop lebih lekas.
"Tim telah mengembangkan sistem lampu aba-aba baru yang lebih canggih dan lebih aman dibanding sebelumnya," demikian pernyataan Ferrari seperti yang dikutip F1 Fanatic.
"Karenanya, ada opsi tambahan untuk mengantar pembalap kembali ke balapan," imbuh Ferrari.
Di GP Singapura 2008, malfungsi di lampu aba-aba membuat Massa yang tengah mengisi bahan bakar melaju sebelum waktunya. Dengan selang masih terpasang, Massa berusaha keluar dari pit.
Massa baru berhenti di ujung pit lane dan harus didorong ke belakang untuk melepaskan selang tersebut. Kegagalan Massa jadi juara di Singapura ikut memengaruhi perburuan juara dunia tahun itu.
Selain kembali memakai lampu aba-aba di pit, Ferrari (dan Renault) juga bakal memakai kunci khusus untuk membuka ban agar proses penggantian si kulit hitam bundar lebih lekas.
Tahun ini, proses pit stop hanya ditujukan untuk mengganti ban karena ada larangan mengisi bahan bakar. Proses pit stop ini diperkirakan hanya akan makan waktu 2-3 detik.
( arp / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Lampu aba-aba pernah ditinggalkan Ferrari usai insiden yang melibatkan Felipe Massa di GP Singapura tahun 2008. Sejak saat itu, The Prancing Horse memakai cara tradisional, yakni lollipop.
Tahun ini, Ferrari kembali memakai alat elektronik itu untuk memberi aba-aba kepada pembalap saat melakoni pit stop. Tujuannya gara proses pit stop lebih lekas.
"Tim telah mengembangkan sistem lampu aba-aba baru yang lebih canggih dan lebih aman dibanding sebelumnya," demikian pernyataan Ferrari seperti yang dikutip F1 Fanatic.
"Karenanya, ada opsi tambahan untuk mengantar pembalap kembali ke balapan," imbuh Ferrari.
Di GP Singapura 2008, malfungsi di lampu aba-aba membuat Massa yang tengah mengisi bahan bakar melaju sebelum waktunya. Dengan selang masih terpasang, Massa berusaha keluar dari pit.
Massa baru berhenti di ujung pit lane dan harus didorong ke belakang untuk melepaskan selang tersebut. Kegagalan Massa jadi juara di Singapura ikut memengaruhi perburuan juara dunia tahun itu.
Selain kembali memakai lampu aba-aba di pit, Ferrari (dan Renault) juga bakal memakai kunci khusus untuk membuka ban agar proses penggantian si kulit hitam bundar lebih lekas.
Tahun ini, proses pit stop hanya ditujukan untuk mengganti ban karena ada larangan mengisi bahan bakar. Proses pit stop ini diperkirakan hanya akan makan waktu 2-3 detik.
( arp / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
595 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
261 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
221 Komentar








Sending your message






.gif)

