'Si Manusia Besi' Tak Ngotot Kejar Federer
Jumat, 12/03/2010 13:39 WIB

(Harry How/Getty Images)
Indian Wells - Novak Djokovic mencapai jenjang tertinggi dalam karirnya setelah naik ke urutan dua di daftar peringkat tenis dunia. Untuk menjadi yang terbaik, itu berarti ia hanya tinggal melengserkan Roger Federer.
Dalam ranking terakhir yang dirilis ATP bulan lalu, Djokovic naik satu peringkat, antara lain berkat tambahan poin dari suksesnya menjuarai turnamen Dubai, yang merupakan titel ke-17 dalam karirnya.
Menjelang keikutsertaannya di Indian Wells pekan depan, ia mengatakan dirinya masih lebih ingin tampil konsisten ketimbang buru-buru melewati Federer di puncak daftar peringkat. Saat ini ia terpaut 3.040 poin dari bintang Swiss tersebut.
"Saya mencoba untuk tidak memikirkan itu terlalu banyak," tutur petenis Serbia itu dikutip Reuters.
"Saya sangat sukses dalam tiga tahun terakhir, bermain sama baiknya dari tahun ke tahun dengan pemain-pemain top ini. Federer dan (Rafael) Nadal sangat dominan dalam lima tahun terakhir, dan kita harus memberi kredit pada mereka."
"Terutama Roger yang sempat mengalami perubahan hidup dalam lima setengah tahun ini. Dia menjadi bapak dan suami dan dia masih bermain di level tinggi. Kami semua sedang berupaya untuk tampil baik dan bekerja keras, sabar dan menunggu setiap kesempatan."
Selain Federer dan Nadal, Djokovic juga memberi perhatian pada beberapa pemain lain yang berbahaya di antaranya Juan Martin del Potro, Jo-Wilfried Tsonga, Andy Murray dan Nikolay Davydenko.
Djokovic diberi julukan 'Ironman' alias 'Si Manusia Besi' pada ATP Tour tahun lalu setelah melakoni 97 pertandingan, terbanyak di antara pemain-pemain lain. Meskipun jadwal maratonnya membutuhkan kesiapan fisik yang luar biasa, dia bahkan tidak merencana memangkas turnamen yang akan diikutinya musim ini.
"Saya punya filosofi, semakin sering Anda main, itu artinya kamu berhasil dan semakin berhasil. Kalau saya bisa mendapatkan pertandingan sebanyak tahun lalu, ini luar biasa," tukas pria 22 tahun itu.
( a2s / nar )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dalam ranking terakhir yang dirilis ATP bulan lalu, Djokovic naik satu peringkat, antara lain berkat tambahan poin dari suksesnya menjuarai turnamen Dubai, yang merupakan titel ke-17 dalam karirnya.
Menjelang keikutsertaannya di Indian Wells pekan depan, ia mengatakan dirinya masih lebih ingin tampil konsisten ketimbang buru-buru melewati Federer di puncak daftar peringkat. Saat ini ia terpaut 3.040 poin dari bintang Swiss tersebut.
"Saya mencoba untuk tidak memikirkan itu terlalu banyak," tutur petenis Serbia itu dikutip Reuters.
"Saya sangat sukses dalam tiga tahun terakhir, bermain sama baiknya dari tahun ke tahun dengan pemain-pemain top ini. Federer dan (Rafael) Nadal sangat dominan dalam lima tahun terakhir, dan kita harus memberi kredit pada mereka."
"Terutama Roger yang sempat mengalami perubahan hidup dalam lima setengah tahun ini. Dia menjadi bapak dan suami dan dia masih bermain di level tinggi. Kami semua sedang berupaya untuk tampil baik dan bekerja keras, sabar dan menunggu setiap kesempatan."
Selain Federer dan Nadal, Djokovic juga memberi perhatian pada beberapa pemain lain yang berbahaya di antaranya Juan Martin del Potro, Jo-Wilfried Tsonga, Andy Murray dan Nikolay Davydenko.
Djokovic diberi julukan 'Ironman' alias 'Si Manusia Besi' pada ATP Tour tahun lalu setelah melakoni 97 pertandingan, terbanyak di antara pemain-pemain lain. Meskipun jadwal maratonnya membutuhkan kesiapan fisik yang luar biasa, dia bahkan tidak merencana memangkas turnamen yang akan diikutinya musim ini.
"Saya punya filosofi, semakin sering Anda main, itu artinya kamu berhasil dan semakin berhasil. Kalau saya bisa mendapatkan pertandingan sebanyak tahun lalu, ini luar biasa," tukas pria 22 tahun itu.
( a2s / nar )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
-
Jumat, 25/05/2012 22:34 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
-
Jumat, 25/05/2012 21:45 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 17:27 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
-
Jumat, 25/05/2012 17:01 WIB
Kalahkan Denmark, Korsel ke Final Piala Thomas
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

