Indian Wells
Sharapova Angkat Koper
Senin, 15/03/2010 11:01 WIB

Getty/Kevork Djansezian
Indian Wells - Maria Sharapova harus berkemas lebih cepat dari yang ia harapkan di turnamen Indian Wells. Unggulan kesepuluh itu dipecundangi oleh petenis China, Zheng Jie.
Memainkan babak ketiga di atas lapangan keras Indian Wells Tennis Garden, Senin (15/3/2010) pagi WIB, Sharapova harus mengakui keunggulan Zheng, 3-6, 6-2, 3-6.
Tiga kali servis Sharapova patah di set terakhir dan Zheng, semifinalis Australia Terbuka, melaju ke babak keempat untuk bersua Alicia Molik yang sebelumnya mengandaskan Elena Baltacha.
"Ini adalah pertandingan yang berat. Sebuah pertarungan yang bagus di set terakhir. Saya tertinggal 2-3 dan menang 6-3," girang Zheng yang diunggulkan di tempat ke-18 seperti yang dikutip Reuters.
"Dia bermain bagus, tapi saya mengarahkan servis ke badannya karena dia punya lengan panjang. Kalau servis saya melebar, dia akan mudah memenangi pukulan. Servis saya selalu ditujukan ke badan," sambung Zheng.
Sharapova sendiri mengakui bahwa kekalahannya adalah karena permainannya tidak konsisten. Kegagalan ini membuat petenis Rusia itu gagal mengulangi kiprahnya menjadi juara di Indian Wells tahun 2006.
"Saya sangat tidak konsisten. Dia (Zheng) seperti mesin bola, dia banyak memukul dengan pukulan yang dalam dan keras. Seharusnya saya bermain lebih baik menghadapi servisnya, karena itu adalah salah satu kelemahannya," sesal perempuan 22 tahun itu.
Bila Sharapova angkat koper, tidak demikian halnya dengan Elena Dementieva. Unggulan keempat asal Rusia itu mudah saja melewati Kirsten Flipkens 6-4, 6-2. Juga Agnieszka Radwanska yang memecundangi Gisela Dulko 6-1, 6-0.
( arp / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Memainkan babak ketiga di atas lapangan keras Indian Wells Tennis Garden, Senin (15/3/2010) pagi WIB, Sharapova harus mengakui keunggulan Zheng, 3-6, 6-2, 3-6.
Tiga kali servis Sharapova patah di set terakhir dan Zheng, semifinalis Australia Terbuka, melaju ke babak keempat untuk bersua Alicia Molik yang sebelumnya mengandaskan Elena Baltacha.
"Ini adalah pertandingan yang berat. Sebuah pertarungan yang bagus di set terakhir. Saya tertinggal 2-3 dan menang 6-3," girang Zheng yang diunggulkan di tempat ke-18 seperti yang dikutip Reuters.
"Dia bermain bagus, tapi saya mengarahkan servis ke badannya karena dia punya lengan panjang. Kalau servis saya melebar, dia akan mudah memenangi pukulan. Servis saya selalu ditujukan ke badan," sambung Zheng.
Sharapova sendiri mengakui bahwa kekalahannya adalah karena permainannya tidak konsisten. Kegagalan ini membuat petenis Rusia itu gagal mengulangi kiprahnya menjadi juara di Indian Wells tahun 2006.
"Saya sangat tidak konsisten. Dia (Zheng) seperti mesin bola, dia banyak memukul dengan pukulan yang dalam dan keras. Seharusnya saya bermain lebih baik menghadapi servisnya, karena itu adalah salah satu kelemahannya," sesal perempuan 22 tahun itu.
Bila Sharapova angkat koper, tidak demikian halnya dengan Elena Dementieva. Unggulan keempat asal Rusia itu mudah saja melewati Kirsten Flipkens 6-4, 6-2. Juga Agnieszka Radwanska yang memecundangi Gisela Dulko 6-1, 6-0.
( arp / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
-
Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
-
Jumat, 25/05/2012 22:34 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
-
Jumat, 25/05/2012 21:45 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 17:27 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

