Aturan Baru Tidak Akan Diubah
Rabu, 17/03/2010 17:21 WIB

Bernie Ecclestone (Getty Images)
Jakarta - Datarnya balapan pembuka Formula 1 di Bahrain dituding sejumlah pihak akibat adanya beberapa aturan baru. Meskipun banyak dikritik, namun sepertinya aturan tersebut tidak akan serta merta diubah lagi.
Salah satu aturan yang dipertanyakan adalah larangan mengisi bahan bakar di tengah lomba. Efek bertambahnya bobot mobil karena full tank sejak awal, overtaking sulit dilakukan, apalagi di awal-awal lomba. Dengan pitstop cuma sebagai cara mengganti ban, maka instrumen untuk mengatur strategi berkurang.
Bos F1 Bernie Ecclestone menanggapi kritikan itu dengan kepala dingin dan mengaku aturan pitstop masih bisa diubah jika disetujui oleh setiap pihak setuju. Akan tetapi, perubahan tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.
"Beberapa kalangan mungkin heran mengapa tim-tim hanya memiliki opsi seputar ban. Mungkin jika kami memberinya bahan yang lembut mereka akan berhenti dua kali. Tapi saya tidak yakin mereka akan bersetuju dengan kewajiban stop dua kali yang diajukan Red Bull," ungkap Ecclestone yang dilansir dari Motorsport.
"Kita tidak bisa mengganti aturan-aturan itu. Ini akan memakan waktu lama dan terlalu sulit," tegas dia.
"F1 sekarang demokratis. Dan semua tim yang telah setuju dengan aturan-aturan ini, jadi mereka juga harus konsekuen dengan dengan itu," tutup pria 79 tahun ini.
( a2s / nar )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Salah satu aturan yang dipertanyakan adalah larangan mengisi bahan bakar di tengah lomba. Efek bertambahnya bobot mobil karena full tank sejak awal, overtaking sulit dilakukan, apalagi di awal-awal lomba. Dengan pitstop cuma sebagai cara mengganti ban, maka instrumen untuk mengatur strategi berkurang.
Bos F1 Bernie Ecclestone menanggapi kritikan itu dengan kepala dingin dan mengaku aturan pitstop masih bisa diubah jika disetujui oleh setiap pihak setuju. Akan tetapi, perubahan tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.
"Beberapa kalangan mungkin heran mengapa tim-tim hanya memiliki opsi seputar ban. Mungkin jika kami memberinya bahan yang lembut mereka akan berhenti dua kali. Tapi saya tidak yakin mereka akan bersetuju dengan kewajiban stop dua kali yang diajukan Red Bull," ungkap Ecclestone yang dilansir dari Motorsport.
"Kita tidak bisa mengganti aturan-aturan itu. Ini akan memakan waktu lama dan terlalu sulit," tegas dia.
"F1 sekarang demokratis. Dan semua tim yang telah setuju dengan aturan-aturan ini, jadi mereka juga harus konsekuen dengan dengan itu," tutup pria 79 tahun ini.
( a2s / nar )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 07:03 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message




.gif)

