Nyaman di Yamaha, Rossi Juga Pikirkan Ducati
Rabu, 17/03/2010 18:00 WIB

Getty Images
Jakarta - Kontrak Valentino Rossi dengan Yamaha habis di akhir musim 2010. Mengaku berniat aktif di MotoGP setidaknya tiga tahun lagi, Rossi juga belum menentukan calon tim di masa depan. Ke Ducati? Mungkin saja.
Sebelumnya Rossi sudah membuka kemungkingkan tidak memperpanjang kontrak dengan Yamaha. Alasannya, di tim itu sudah ada Jorge Lorenzo dan Rossi tak yakin "dua harimau di satu gunung" akan berdampak baik.
Nama Ducati lantas mencuat dispekulasikan akan dia pilih sebagai tim baru nanti. The Doctor pun mengaku kalau kerjasama Rossi-Ducati akan bikin fansnya gembira luar biasa, tapi dia menegaskan enggan memilih tim hanya didasari aspek emosional saja.
Lantas akan ke mana Rossi berlabuh? Well, si Italiano mengaku pertimbangan utamanya menentukan tim nanti adalah rasa nyaman. Artinya, peluang dia tetap di Yamaha pun sebenarnya sama besarnya dengan kans dia gabung Ducati.
"Untuk melakukan perubahan, pertama-tama yang harus Anda pikirkan adalah pergi ke sebuah tempat di mana Anda bisa merasa lebih enak, dan buatku sulit memikirkan tempat di mana aku merasa nyaman kecuali di Yamaha," aku mantan pembalap Honda itu di Motosprint.
"Sebagai contoh, akan menyenangkan bergabung dengan Ducati karena tim itu adalah tim Italia dan fans pasti senang, tapi pada akhirnya Anda tak boleh memutuskan hanya berdasar sisi emosionil saja. Anda harus berpikir bahwa Anda akan bekerja di sana. Jadi kita lihat saja nanti," lanjut Rossi.
Satu hal yang pasti, Rossi mengaku masih betah beraksi di ajang MotoGP. Kepastian itu pun sekaligus kembali meredam spekulasi dirinya akan banting setir ke F1, atau ajang lainnya, seusai kontrak habis.
"Aku pikir aku masih bisa membalap dengan maksimal untuk tiga tahun. Balap motor adalah hal yang paling aku suka dalam hidup," tegas Rossi.
( krs / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sebelumnya Rossi sudah membuka kemungkingkan tidak memperpanjang kontrak dengan Yamaha. Alasannya, di tim itu sudah ada Jorge Lorenzo dan Rossi tak yakin "dua harimau di satu gunung" akan berdampak baik.
Nama Ducati lantas mencuat dispekulasikan akan dia pilih sebagai tim baru nanti. The Doctor pun mengaku kalau kerjasama Rossi-Ducati akan bikin fansnya gembira luar biasa, tapi dia menegaskan enggan memilih tim hanya didasari aspek emosional saja.
Lantas akan ke mana Rossi berlabuh? Well, si Italiano mengaku pertimbangan utamanya menentukan tim nanti adalah rasa nyaman. Artinya, peluang dia tetap di Yamaha pun sebenarnya sama besarnya dengan kans dia gabung Ducati.
"Untuk melakukan perubahan, pertama-tama yang harus Anda pikirkan adalah pergi ke sebuah tempat di mana Anda bisa merasa lebih enak, dan buatku sulit memikirkan tempat di mana aku merasa nyaman kecuali di Yamaha," aku mantan pembalap Honda itu di Motosprint.
"Sebagai contoh, akan menyenangkan bergabung dengan Ducati karena tim itu adalah tim Italia dan fans pasti senang, tapi pada akhirnya Anda tak boleh memutuskan hanya berdasar sisi emosionil saja. Anda harus berpikir bahwa Anda akan bekerja di sana. Jadi kita lihat saja nanti," lanjut Rossi.
Satu hal yang pasti, Rossi mengaku masih betah beraksi di ajang MotoGP. Kepastian itu pun sekaligus kembali meredam spekulasi dirinya akan banting setir ke F1, atau ajang lainnya, seusai kontrak habis.
"Aku pikir aku masih bisa membalap dengan maksimal untuk tiga tahun. Balap motor adalah hal yang paling aku suka dalam hidup," tegas Rossi.
( krs / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







_4.gif)

