Lopez Sakit Hati pada US F1
Kamis, 18/03/2010 07:08 WIB

Reuters
Buenos Aires - Jose Maria Lopez harus mengubur dalam-dalam mimpinya untuk berlomba di Formula 1 tahun ini karena US F1 tidak siap. Pembalap Argentina itu pun meluapkan rasa sakit hatinya.
Bulan Januari silam, Lopez diikat oleh US F1 yang saat itu sudah dipastikan akan jadi kontestan F1 tahun 2010. Tak dinyana, kans berlaga Lopez musnah karena US F1 mundur pada awal Maret.
"Sulit untuk mengatakan apa yang salah dengan kami. Saya pikir kami menaruh kepercayaan terlalu besar kepada apa yang dikatakan orang pada kami," kata Lopez seperti dilansir Sky Sports.
Sejak mendapat izin untuk mengikuti F1, US F1 memang tidak meyakinkan. Kesulitan keuangan membuat progres mereka berjalan pelan. Lopez sebenarnya sudah menyadari keganjilan itu dari awal.
"Saat saya tiba di Charlotte (markas US F1) pada Februari, saya menyadari kalau semua yang mereka katakan kepada saya itu tidak benar," cetus pembalap Argentina tersebut.
"Apa yang terjadi pada kami tidak pernah terpikirkan. Dalam 60 tahun sejarah F1, belum pernah ada tim yang menyatakan ikut tapi tidak jadi. Mereka menyembunyikan sesuatu dari saya," katanya.
Setelah US F1 tak juga siap, Lopez sempat nyaris hijrah ke Campos Meta (sekarang Hispania Racing), tapi gagal. Walau kecewa dan sakit hati, pria 26 tahun itu tetap memendam ambisi untuk suatu saat berlomba di F1.
"Saya ingin terus melangkah, bukan menyerah," tandas Lopez.
( arp / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Bulan Januari silam, Lopez diikat oleh US F1 yang saat itu sudah dipastikan akan jadi kontestan F1 tahun 2010. Tak dinyana, kans berlaga Lopez musnah karena US F1 mundur pada awal Maret.
"Sulit untuk mengatakan apa yang salah dengan kami. Saya pikir kami menaruh kepercayaan terlalu besar kepada apa yang dikatakan orang pada kami," kata Lopez seperti dilansir Sky Sports.
Sejak mendapat izin untuk mengikuti F1, US F1 memang tidak meyakinkan. Kesulitan keuangan membuat progres mereka berjalan pelan. Lopez sebenarnya sudah menyadari keganjilan itu dari awal.
"Saat saya tiba di Charlotte (markas US F1) pada Februari, saya menyadari kalau semua yang mereka katakan kepada saya itu tidak benar," cetus pembalap Argentina tersebut.
"Apa yang terjadi pada kami tidak pernah terpikirkan. Dalam 60 tahun sejarah F1, belum pernah ada tim yang menyatakan ikut tapi tidak jadi. Mereka menyembunyikan sesuatu dari saya," katanya.
Setelah US F1 tak juga siap, Lopez sempat nyaris hijrah ke Campos Meta (sekarang Hispania Racing), tapi gagal. Walau kecewa dan sakit hati, pria 26 tahun itu tetap memendam ambisi untuk suatu saat berlomba di F1.
"Saya ingin terus melangkah, bukan menyerah," tandas Lopez.
( arp / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 07:03 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message.jpg)








.gif)

