Nadal Belajar dari 'Kecelakaan'
Minggu, 21/03/2010 17:36 WIB

Getty Images
Indian Wells - Rafael Nadal kecewa berat lantaran disingkirkan oleh Ivan Ljubijic di semifinal turnamen Indian Wells. Kekalahan tersebut pun diibaratkannya sebagai sebuah kecelakaan, yang mana tak akan ia ulangi lagi.
Pertandingan yang berjalan selama dua jam 34 menit itu berakhir dalam tiga set dengan skor 3-6, 6-4, dan 7-6 untuk kemenangan Ljubijic. Hasil yang membuat Nadal gagal mempertahankan gelar juara yang ia raih tahun lalu.
Nadal pun kecewa lantaran dirinya merasa sudah bermain dengan baik. Tetapi ia cukup sadar bahwa dirinya kurang agresif sehingga permainan Ljubijic pun gagal ia redam, meski sudah memenangi set pertama.
"Hari ini adalah sebuah kecelakaan. Itulah perasaan saya. Sebab, saya bermain dengan baik dan cukup bagus untuk memenangi turnamen ini," ungkapnya di Reuters.
"Ini adalah kecelakaan yang sangat penting dan saya harus belajar untuk bermain lebih agresif lain kali. Saya akan mencoba untuk memanfaatkan setiap peluang."
"Tetapi sisanya, tak ada lagi yang bisa dikatakan. Saya merasa bahwa saya bermain lebih baik dari siapa pun dalam turnamen ini," tukas pemain asal Spanyol ini.
Ini adalah turnamen pertama Nadal dalam kalender turnamen ATP setelah turnamen Australia Terbuka Januari lalu. Kala itu petenis berusia 23 tahun ini terpaksa mundur dari Australia Terbuka setelah mengalami cedera lutut.
( roz / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pertandingan yang berjalan selama dua jam 34 menit itu berakhir dalam tiga set dengan skor 3-6, 6-4, dan 7-6 untuk kemenangan Ljubijic. Hasil yang membuat Nadal gagal mempertahankan gelar juara yang ia raih tahun lalu.
Nadal pun kecewa lantaran dirinya merasa sudah bermain dengan baik. Tetapi ia cukup sadar bahwa dirinya kurang agresif sehingga permainan Ljubijic pun gagal ia redam, meski sudah memenangi set pertama.
"Hari ini adalah sebuah kecelakaan. Itulah perasaan saya. Sebab, saya bermain dengan baik dan cukup bagus untuk memenangi turnamen ini," ungkapnya di Reuters.
"Ini adalah kecelakaan yang sangat penting dan saya harus belajar untuk bermain lebih agresif lain kali. Saya akan mencoba untuk memanfaatkan setiap peluang."
"Tetapi sisanya, tak ada lagi yang bisa dikatakan. Saya merasa bahwa saya bermain lebih baik dari siapa pun dalam turnamen ini," tukas pemain asal Spanyol ini.
Ini adalah turnamen pertama Nadal dalam kalender turnamen ATP setelah turnamen Australia Terbuka Januari lalu. Kala itu petenis berusia 23 tahun ini terpaksa mundur dari Australia Terbuka setelah mengalami cedera lutut.
( roz / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
-
Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
-
Jumat, 25/05/2012 22:34 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
-
Jumat, 25/05/2012 21:45 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 17:27 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message.jpg)








.gif)

