Button: Team Order itu Salah
Selasa, 27/07/2010 00:02 WIB

Getty Images
Hockenheim - Hasil GP Jerman akhir pekan lalu mencuatkan lagi persoalan lama soal team order. Di mata Jenson Button, team order kadang tidak terhindarkan, tapi itu tetap salah.
Di Sirkuit Hockenheim, Minggu (25/7/2010), Ferrari menguasai dua podium teratas lewat pencapaian Fernando Alonso dan Felipe Massa. Inilah kemenangan pertama Ferrari tahun ini sejak seri pembuka di Bahrain.
Meski Alonso dan Massa meraihnya dengan sebuah balapan yang luar biasa, Ferrari tetap dicela karena mereka mengatur agar Alonso menyalip Massa. Meski tidak pernah diakui Ferrari, steward GP Jerman tetap menganggap itu adalah team order dan The Prancis Horse didenda 100 ribu dolar AS.
Di mata Button, kelakuan Ferrari jelas keliru. Baginya, dua pembalap dalam satu tim tetap harus diberi kesempatan yang sama untuk mengejar kemenangan.
"Secara pribadi, saya pikir team order di F1 itu salah. Juga di semua kategori motorsport, meski kadang itu tidak terhindarkan," kata Button seperti dilansir SkySports.
"Mereka (tim) harus memberi kesempatan yang sama kepada dua pembalapnya. Ini masih di awal musim. Seberapa dini besok (team order) dilakukan di masa mendatang?" ujar pembalap McLaren Mercedes itu setengah beretorika.
Melihat kasus Ferrari, McLaren telah menegaskan posisinya bahwa mereka akan berlaku adil kepada dua pembalapnya, Button dan Lewis Hamilton. Saat ini, Button dan Hamilton sama-sama bertarung memperebutkan gelar juara dunia.
( arp / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Di Sirkuit Hockenheim, Minggu (25/7/2010), Ferrari menguasai dua podium teratas lewat pencapaian Fernando Alonso dan Felipe Massa. Inilah kemenangan pertama Ferrari tahun ini sejak seri pembuka di Bahrain.
Meski Alonso dan Massa meraihnya dengan sebuah balapan yang luar biasa, Ferrari tetap dicela karena mereka mengatur agar Alonso menyalip Massa. Meski tidak pernah diakui Ferrari, steward GP Jerman tetap menganggap itu adalah team order dan The Prancis Horse didenda 100 ribu dolar AS.
Di mata Button, kelakuan Ferrari jelas keliru. Baginya, dua pembalap dalam satu tim tetap harus diberi kesempatan yang sama untuk mengejar kemenangan.
"Secara pribadi, saya pikir team order di F1 itu salah. Juga di semua kategori motorsport, meski kadang itu tidak terhindarkan," kata Button seperti dilansir SkySports.
"Mereka (tim) harus memberi kesempatan yang sama kepada dua pembalapnya. Ini masih di awal musim. Seberapa dini besok (team order) dilakukan di masa mendatang?" ujar pembalap McLaren Mercedes itu setengah beretorika.
Melihat kasus Ferrari, McLaren telah menegaskan posisinya bahwa mereka akan berlaku adil kepada dua pembalapnya, Button dan Lewis Hamilton. Saat ini, Button dan Hamilton sama-sama bertarung memperebutkan gelar juara dunia.
( arp / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
616 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
261 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
221 Komentar








Sending your message






.gif)

