Kecewa Vettel, Button Khawatirkan Gelarnya
Minggu, 29/08/2010 23:46 WIB

Getty Images
Terkait
Spa - Meski Sebastian Vettel sudah meminta maaf, Jenson Button masih belum menerima kecelakaan yang menimpa dia. Tak dapat poin, sang juara dunia terancam gagal mempertahankan gelarnya.
Button sedang menguntit Lewis Hamilton di posisi dua saat tiba-tiba sisi mobilnya dihantam Vettel saat balapan GP Belgia masuk lap 17. Insiden tersebut langsung memaksa juara dunia tahun lalu itu menuntaskan balapan.
Kecelakaan yang melibatkan Vettel dan Button tersebut mirip dengan yang dialami sang pembalap Red Bull di Turki, saat itu korbannya adalah Mark Webber. Vettel yang mencoba melakukan manuver membalap justru menghantam body mobil rekannya.
"Saya tak tahu apa yang terjadi dengan Sebastian. Yang saya rasakan saat itu adalah dentuman besar di bagian sidepod. Kejadian itu sampai menyebabkan radiatornya rusak dan saya pikir saya tak bisa melanjutkan lagi," sahut Button dalam wawancaranya dengan BBC usai kejadian tersebut.
Sama sekali tak dapat poin membuat Button makin tercecer dalam perebutan gelar juara dunia. Dengan 147 poin didapat, Button kalah empat angka atas Webber, tertinggal 32 dengan Vettel dan butuh 35 poin untuk menyamai perolehan Lewis Hamilton di posisi teratas klasemen.
Fakta tersebutlah yang kemudian membuat mantan pembalap Honda dan Virgin itu sangat kecewa. Dengan hanya ada enam balapan tersisa, sulit buat Button untuk bisa bertarung mempertahankan gelarnya.
"Itu kecelakaan yang aneh. Saya tak tahu apa yang sebenarnya dia (Vettel) lakukan. Itu sebuah pukulan besar - pukulan besar. Itu sangat menyakitkan," lanjut pembalap Inggris itu.
Sebelum kejadian tersebut, Button sesungguhnya sudah mengalami insiden lain yang membuat sayap depannya mengalami masalah. Namun dia tetap mampu melanjutkan balapan dan bahkan menjadi salah satu pembalap yang berada di urutan depan.
"Semuanya terlihat masih sangat baik. Saya menjalani start yang bagus dan bisa bertarung dalam kondisi basah. Saya bisa menemukan grip lebih baik dibanding yang lain dalam kondisi basah," tuntas Button penuh sesal. ( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Button sedang menguntit Lewis Hamilton di posisi dua saat tiba-tiba sisi mobilnya dihantam Vettel saat balapan GP Belgia masuk lap 17. Insiden tersebut langsung memaksa juara dunia tahun lalu itu menuntaskan balapan.
Kecelakaan yang melibatkan Vettel dan Button tersebut mirip dengan yang dialami sang pembalap Red Bull di Turki, saat itu korbannya adalah Mark Webber. Vettel yang mencoba melakukan manuver membalap justru menghantam body mobil rekannya.
"Saya tak tahu apa yang terjadi dengan Sebastian. Yang saya rasakan saat itu adalah dentuman besar di bagian sidepod. Kejadian itu sampai menyebabkan radiatornya rusak dan saya pikir saya tak bisa melanjutkan lagi," sahut Button dalam wawancaranya dengan BBC usai kejadian tersebut.
Sama sekali tak dapat poin membuat Button makin tercecer dalam perebutan gelar juara dunia. Dengan 147 poin didapat, Button kalah empat angka atas Webber, tertinggal 32 dengan Vettel dan butuh 35 poin untuk menyamai perolehan Lewis Hamilton di posisi teratas klasemen.
Fakta tersebutlah yang kemudian membuat mantan pembalap Honda dan Virgin itu sangat kecewa. Dengan hanya ada enam balapan tersisa, sulit buat Button untuk bisa bertarung mempertahankan gelarnya.
"Itu kecelakaan yang aneh. Saya tak tahu apa yang sebenarnya dia (Vettel) lakukan. Itu sebuah pukulan besar - pukulan besar. Itu sangat menyakitkan," lanjut pembalap Inggris itu.
Sebelum kejadian tersebut, Button sesungguhnya sudah mengalami insiden lain yang membuat sayap depannya mengalami masalah. Namun dia tetap mampu melanjutkan balapan dan bahkan menjadi salah satu pembalap yang berada di urutan depan.
"Semuanya terlihat masih sangat baik. Saya menjalani start yang bagus dan bisa bertarung dalam kondisi basah. Saya bisa menemukan grip lebih baik dibanding yang lain dalam kondisi basah," tuntas Button penuh sesal. ( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
618 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
261 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
221 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

