Webber: Siapa Nomor Satumu, Red Bull?
Senin, 30/08/2010 00:49 WIB

Getty Images
Terkait
Spa - Enam seri tersisa dan Mark Webber sementara unggul 28 poin atas Sebastian Vettel. Dengan persaingan yang semakin mendekati akhir, Webber menyarankan Red Bull punya pembalap nomor satu.
Hingga kini Red Bull memang belum menentukan siapa pembalap yang lebih diprioritaskan. Pasca kecelakaan yang menimpa dua pembalapnya di GP Turki lalu, tim asal Austria itu malah menekankan kalau tak akan memilih siapa yang jadi nomor satu dan siapa menjadi nomor dua.
Namun perkembangan terbaru di persaingan klasemen pembalap mungkin akan mengubah kebijakan tim tersebut. Menyusul balapan di GP Belgia, mereka kembali kehilangan
puncak klasemen pembalap. Kondisi yang harus dicermati dengan baik jika tak mau menyudahi musim dengan kegagalan, demikian pesan yang coba disampaikan Webber.
"Saya pikir terlalu dini untuk memilih (siapa pembalap yang dapat prioritas), tapi mungkin ada strategi yang berbeda dibanding McLaren. Masih terlalu dini saat ini, tapi tak terlalu jauh juga," ucap Webber seperti diberitakan dari Autosport.
Menyusul keberhasilan duduk di posisi dua klasemen, Webber saat ini unggul 28 poin atas Vettel. Pembalap asal Australia itu juga lebih banyak mengumpulkan kemenangan dengan empat gelar juara berbading dua yang dimenangi Vettel.
Saat ini baru Ferrari yang terang-terangan menyatakan siapa pembalap nomor satu dan bahkan mempraktekkan team order di GP Jerman lalu. Sementara McLaren juga belum memutuskan siapa yang akan lebih diprioritaskan, apakah Lewis Hamilton yang kini memuncaki klasemen atau Jenson Button yang tertinggal 35 atas rekannya itu.
Namun ide memiliki pembalap nomor satu tersebut langsung dimentahkan tim principal Red Bull, Christian Horner. Disebutnya, kedua pembalap saat ini masih punya peluang yang sama untuk menjadi juara dunia.
"Perjalanannya masih panjang. Faktanya, itu bukan apa-apa, masih ada 150 poin lagi yang bisa didapat. Lewis (Hamilton) dan Mark (Webber) sedikit lebih unggul dari barisan pembalap yang lain, tapi itu bisa berubah dengan cepat," tegas Horner. ( din / mrp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hingga kini Red Bull memang belum menentukan siapa pembalap yang lebih diprioritaskan. Pasca kecelakaan yang menimpa dua pembalapnya di GP Turki lalu, tim asal Austria itu malah menekankan kalau tak akan memilih siapa yang jadi nomor satu dan siapa menjadi nomor dua.
Namun perkembangan terbaru di persaingan klasemen pembalap mungkin akan mengubah kebijakan tim tersebut. Menyusul balapan di GP Belgia, mereka kembali kehilangan
puncak klasemen pembalap. Kondisi yang harus dicermati dengan baik jika tak mau menyudahi musim dengan kegagalan, demikian pesan yang coba disampaikan Webber.
"Saya pikir terlalu dini untuk memilih (siapa pembalap yang dapat prioritas), tapi mungkin ada strategi yang berbeda dibanding McLaren. Masih terlalu dini saat ini, tapi tak terlalu jauh juga," ucap Webber seperti diberitakan dari Autosport.
Menyusul keberhasilan duduk di posisi dua klasemen, Webber saat ini unggul 28 poin atas Vettel. Pembalap asal Australia itu juga lebih banyak mengumpulkan kemenangan dengan empat gelar juara berbading dua yang dimenangi Vettel.
Saat ini baru Ferrari yang terang-terangan menyatakan siapa pembalap nomor satu dan bahkan mempraktekkan team order di GP Jerman lalu. Sementara McLaren juga belum memutuskan siapa yang akan lebih diprioritaskan, apakah Lewis Hamilton yang kini memuncaki klasemen atau Jenson Button yang tertinggal 35 atas rekannya itu.
Namun ide memiliki pembalap nomor satu tersebut langsung dimentahkan tim principal Red Bull, Christian Horner. Disebutnya, kedua pembalap saat ini masih punya peluang yang sama untuk menjadi juara dunia.
"Perjalanannya masih panjang. Faktanya, itu bukan apa-apa, masih ada 150 poin lagi yang bisa didapat. Lewis (Hamilton) dan Mark (Webber) sedikit lebih unggul dari barisan pembalap yang lain, tapi itu bisa berubah dengan cepat," tegas Horner. ( din / mrp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Taufik: Tim Thomas Tak Kompak
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
618 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
261 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
221 Komentar








Sending your message






.gif)

