AS Terbuka
Andy Roddick Terhenti
Kamis, 02/09/2010 12:12 WIB

Reuters
New York - Kiprah Andy Roddick di AS Terbuka 2010 cuma bisa bertahan hingga babak kedua. Mantan juara yang juga pernah menduduki ranking satu dunia itu tunduk atas non-unggulan, Janko Tipsarevic.
Dalam pertandingan yang berakhir Kamis (2/9/2010) siang WIB, Roddick dipaksa menyerah setelah bermain empat set. Menghadapi petenis Serbia, Janko Tipsarevic, Roddick tunduk dengan kedudukan 3-6, 7-5, 6-3 dan 7-6.
Ditempatkan sebagai unggulan sembilan, Roddick berulang kali dibuat tak berdaya oleh servis-servis keras Tipsarevic. Petenis dengan posisi 44 dunia itu mampu mencetak 16 ace dan bisa menyelamatkan tiga dari lima break poin yang dihadapi.
Kekalahan Roddick juga diwarnai beberapa protes yang dia lancarkan pada ofisial pertandingan saat dia tertinggal 2-5 di set kedua. Juara AS Terbuka tahun 2003 itu dianggap melakukan kesalahan pada kakinya saat melakukan servis.
Roddick juga sempat memprotes dengan keras seorang lineswomen, meski tak sampai menggunakan kata-kata kasar. Selain kejadian di set kedua tersebut, kaki Roddick juga sempat dipermasalahkan di awal set keempat.
"Tak pernah sekalipun sepanjang karir saya kaki kanan saya berada di depan kaki kiri saya. Tidak sekalipun," seru Roddick yang sempat membuat guyonan terhadap wasit. Tayangan ulang televisi menunjukkan kalau Roddick memang kedapatan fault, meski dengan kaki kirinya.
Roddick menjadi petenis kedua dalam daftar unggulan 10 besar yang harus out, dia menyusul Tomas Berdych (unggulan 7) yang kalah di babak pertama. Hasil ini juga melanjutkan performa buruk Roddick yang kalah di babak keempat Wimbledon.
Buat Tipsarevic ini merupakan kali pertama dia lolos ke babak ketiga turnamen Grand Slam. Di babak berikutnya dia akan menghadapi petenis unggul 17, Gael Monfils.
( din / rin )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dalam pertandingan yang berakhir Kamis (2/9/2010) siang WIB, Roddick dipaksa menyerah setelah bermain empat set. Menghadapi petenis Serbia, Janko Tipsarevic, Roddick tunduk dengan kedudukan 3-6, 7-5, 6-3 dan 7-6.
Ditempatkan sebagai unggulan sembilan, Roddick berulang kali dibuat tak berdaya oleh servis-servis keras Tipsarevic. Petenis dengan posisi 44 dunia itu mampu mencetak 16 ace dan bisa menyelamatkan tiga dari lima break poin yang dihadapi.
Kekalahan Roddick juga diwarnai beberapa protes yang dia lancarkan pada ofisial pertandingan saat dia tertinggal 2-5 di set kedua. Juara AS Terbuka tahun 2003 itu dianggap melakukan kesalahan pada kakinya saat melakukan servis.
Roddick juga sempat memprotes dengan keras seorang lineswomen, meski tak sampai menggunakan kata-kata kasar. Selain kejadian di set kedua tersebut, kaki Roddick juga sempat dipermasalahkan di awal set keempat.
"Tak pernah sekalipun sepanjang karir saya kaki kanan saya berada di depan kaki kiri saya. Tidak sekalipun," seru Roddick yang sempat membuat guyonan terhadap wasit. Tayangan ulang televisi menunjukkan kalau Roddick memang kedapatan fault, meski dengan kaki kirinya.
Roddick menjadi petenis kedua dalam daftar unggulan 10 besar yang harus out, dia menyusul Tomas Berdych (unggulan 7) yang kalah di babak pertama. Hasil ini juga melanjutkan performa buruk Roddick yang kalah di babak keempat Wimbledon.
Buat Tipsarevic ini merupakan kali pertama dia lolos ke babak ketiga turnamen Grand Slam. Di babak berikutnya dia akan menghadapi petenis unggul 17, Gael Monfils.
( din / rin )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
-
Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
-
Jumat, 25/05/2012 22:34 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
-
Jumat, 25/05/2012 21:45 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 17:27 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Sabtu, 26/05/2012 06:15 WIB
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
- Sabtu, 26/05/2012 07:17 WIB
Laporan dari Wuhan
Wuhan Promosi ke Dunia Lewat Kompleks Olahraga Megah
- Sabtu, 26/05/2012 08:11 WIB
Tampil di Formula Pilota, Sean Gelael Antusias
- Sabtu, 26/05/2012 07:00 WIB
China Sukses karena Menjadi Keluarga
- Sabtu, 26/05/2012 06:09 WIB
Sulitnya Samai Capaian Guardiola
- Sabtu, 26/05/2012 04:50 WIB
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
- Sabtu, 26/05/2012 02:20 WIB
Thailand Serius Ingin Gelar Balapan F1
- Sabtu, 26/05/2012 02:55 WIB
Milan Tak Punya Uang, Ibra Tetap Setia
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
699 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
495 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
473 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

